
Mereka duduk berdua di depan salah satu stand penjual Makanan di Mall itu.
"Mau pesan apa kakak?", tanya pelayan yang menghampiri mereka.
"Saya pesan Nasi goreng udang nya aja mba", ucap Alif kepada pelayan setelah melihat daftar menunya.
"Kamu mau makan Apa Ran" tanya Alif kepada Rani.
"Samain aja sama kamu Lif", jawab Rani
"Nasi goreng udangnya 2 mba", ucap Alif kepada pelayan.
"Minumnya kak?" Tanya pelayan.
"Orange jus", Jawab Alif dan Rani bersamaan, kemudian mereka saling menapat dan tersenyum.
Setelah pelayan itu mencatat pesanan mereka dia pun pergi.
"Alif.... Gimana ceritanya tadi kamu bisa kenal aku padahal kita udah lama ngk ketemu", Tanya Rani yang dari tadi penasaran dengan cerita Alif yang bisa mengenalinya.
"Hmmm Sebenarnya dari dulu aku udah nyariin kamu Ran. Sejak lulus SMP, aku udah pindah ke Makassar dan tinggal sama nenekku. Bahkan semenjak aku berada di kota J aku selalu memikirkan kamu karena aku merasa bersalah. Sebelum aku pergi aku belum sempat pamit sama kamu" jelas Alif
Rani hanya mendengarkan penjelasan Alif.
__ADS_1
"Aku bahkan membawa foto masa kecil kita berdua sebagai kenangan, sampai sekarang pun aku masih membawanya", ucap Alif melanjutkan ceritanya sambil mengambil sebuah foto di dompetnya.
"Ran ini foto kita berdua waktu TK, orang tua ku memfoto kita saat itu dan sampai sekarang masih aku simpan", ucap Alif menyerahkan foto pada Rani.
Rani melihat foto yang Alif perlihatkan, memang benar ini foto dirinya dan Alif waktu kecil, memang mirip tapi versi Alif dewasa yang lebih tampan menurut Rani
"Alif... Aku benar benar tidak menyangka kita bisa bertemu setelah sekian lama. Melihat foto ini saja Aku sudah percaya padamu tapi rasanya seperti mimpi", ucap Rani bahagia karena ternyata orang yang dia sayangi sejak kecil telah ada di hadapannya.
"Aku sangat senang Ran bisa ketemu sama kamu, aku kangen banget sama kamu Ran. Meskipun dulu kita masih kecil tapi entah mengapa aku selalu mengingat mu Ran sampai sekarang, apalagi saat melihat tanda lahir di alis kamu, itu sudah membuatku sangat mengenalmu Ran", Ucap Alif dengan bahagia sambil memegang tangannya Rani.
Tidak lama setelah itu pelayan datang dan memberikan pesanan mereka, dan mereka pun makan sebelum berbicara kembali.
Setelah makan mereka kemudian melanjutkan cerita mereka.
"Alif.... Udah sore ini. Aku harus pulang ke kosan karena karena takutnya nnti macet dan jadi kemaleman sampainya", ucap Rani yang sudah ingin pulang
"Ngk usah Lif aku Naik motor dan lumayan jauh juga, aku ngekos di daerah xxx dekat kontrakan tanteku juga sih", ucap Rani yang menolak tawaran Alif untuk mengantarnya.
"Aku temanin kamu aja ya, kan aku naik mobil jadi dan aku juga ada sopir, gimana kalau kita naik motor kamu trus nanti Sopirku yang bawa mobilku ngikutin kita sampai ke kosanmu. Aku pengen banget tau tempat kamu Ran, boleh ya", Ucap Alif yang sangat ingin mengantar Rani.
"Iya udah deh boleh, tapi ngk ngerepotin kan", Ucap Rani.
"Ngk lah, aku seneng lagi bisa lebih lama dekat sama kamu,ya udah ayo kita pulang", ucap Alif yang membuat Rani tersipu Malu.
__ADS_1
Dan baru kali ini semenjak Rani putus dari Doni dia bisa kembali tersipu malu dengan cowok padahal biasanya dia sangat jutek, cuek dan sangat kasar kalau ada cowok yang gombalin dia.
Setelah berada di parkiran mereka menaiki motor dengan Alif yang membonceng Rani.
Motor melaju dengan kecepatan sedang karena saat ini sudah mulai macet.
Sesekali Alif melihat ke kaca spion untuk memperhatikan Rani di belakangnya. Rani yang tak sengaja melihat kaca spionpun menjadi muka nya memerah karena malu di liat trus oleh Alif.
Sesampainya mereka di kosannya Rani, Alif kemudian turun dari motor kemudian berpamitan pada Rani untuk pulang Karena sopirnya juga sudah sampai.
"Ran, Kalau ada waktu kita ketemu lagi bisa kan?" tanya Alif setelah turun dari motor.
"Bisa Lif nnti kalau ada kesempatan kita ketemu lagi" ucap rani.
"oiyah Ran aku minta nomer kamu supaya mudah di hubungi kalau aku kangen atau pengen ketemu", ucap Alif sambil senyum melihat Rani.
Rani yang mendengar ucapan Alif sangat senang sekaligus tersipu lagi. "oiyah ini", ucap Rani sambil menyodorkan hpnya untuk memberikan nomer hp pada Alif.
Setelah mereka bertukar nomer, Alif berpamitan pulang, dan mereka saling melambaikan tangan.
Setelah mobil Alif pergi Rani masuk ke kosannya, beruntung tantenya tidak melihat kalau tidak dia akan di tanyai trus menerus.
...............
__ADS_1
Jangan lupa vote, like dan komen sebagai dukungan kalian
Terima Kasih