Takdir Cinta Rani

Takdir Cinta Rani
Lamaran


__ADS_3

"Nak jadi kapan kamu mau ketemu orang tuanya Rani", ucap Papa nya Alif sambil menatap Alif dan Rani bergantian


"Iya nak secepatnya kalau bisa supaya kalian bisa menikah dan memberi kami cucu", ucapan Mamanya Alif membuat muka keduannya memerah


"Kalau Alif sih maunya secepatnya kalau perlu besok kita ke kampungnya Rani karena kan sekarang sudah mulai libur bagaimana Ran", ucap Alif melihat Rani.


"Iya boleh karena aku juga mau pulang besok nanti", jawab Rani


Setelah mendengar itu mereka sudah sepakat akan pergi ke kampungnya Rani besok untuk bertemu Keluarga Rani.


Malam ini setelah pulang dari rumahnya Alif, Rani langsung mempersiapkan barangnya untuk pulang. Tak lupa dia berpamitan kepada tantenya dan juga sudah menelpon Mamanya untuk memberitau bahwa dia akan pulang.


Rani juga sudah menceritakan kepada orang tuanya tentang Alif bahkan orang tua mereka sudah bicara melalui video call jadi mereka akan melakukan lamaran Resmi dengan secara langsung.


Orang tua Rani pun sudah setuju dan menyerahkan semua keputusan kepada Rani setelah Alif mengatakan bahwa dia akan menjamin semua biaya kuliah Rani dan tidak akan melarang Rani untuk bekerja.


Rani memang mengatakan kepada Alif bahwa dia ingin bekerja nantinya karena dia masih harus membiayai sekolah adiknya dan keluarganya. Meskipun Alif bilang akan menanggung itu semua tapi Rani tetap bersikeras untuk bekerja.


Bukan hanya keluarga Alif yang akan ke kampung tapi juga tantenya Rani juga ikut. Mereka akan pergi dengan menggunakan 2 mobil milik keluarga Alif. 1 mobil untuk orang tua Alif beserta barang barang sebagai oleh oleh dan juga serahan ketika lamaran nanti dan 1 mobil lagi untuk keluarga Rani di tambah Rani dan Alif karena Alif akan menyupiri Mobil itu sedangkan mobil yang satunya mereka pakai supir pribadi Alif.


Keesokan harinya


mereka semua sudah siap dengan Alif menjemput Rani dan keluarganya sedangkan Orangtuanya Alif hanya menunggu di luar komplek kosannya Rani.


Di perjalanan beberapa kali mereka singgah hanya untuk shalat atau makan kemudian mereka melanjutkan perjalanan hingga beberapa jam mereka pun sampai.


Karena di kampung ini rumah Alif yang dulu sudah di jual akhirnya mereka menyewa rumah untuk di tempati beberapa hari karena tidak mungkin dia tinggal di rumah nya Rani.


Rumah yang sudah Alif sewa sebelum datang ke sini dengan bantuan orang suruhannya tidak jauh dari Rumahnya Rani, hanya berjarak sekitar 1 kilo meter.


Alif mengantar Rani dan keluarganya ke rumahnya Rani dulu lalu kembali ke rumah sewanya.


"Kamu ngk mau mampir dulu Lif, sekalian ketemu mama", ucap Rani setelah turun dari mobil karena mereka sudah sampai.

__ADS_1


"Besok aja deh sekalian sama orang tua aku kan besok aku bakalan lamar kamu kalau perlu sekalian bawa seserahannya", ucap Alif berbisik karena orang tua Rani sudah keluar dan menghampiri mereka.


"Ini nak Alif kan?" tanya mamanya Rani


"Iya tante" ucap Alif sambil menyalami mamanya Rani.


"Ngk masuk dulu nak, sekalian minum", ucap Mamanya Rani mengajak Alif masuk.


"Besok saya balik lagi ke sini tante kan bsk juga sekalian acara lamarannya jadi saya langsung pulang aja tante" ucap Alif dengan sopan


"Oiya udah salamin aja ya sama orang tuanya, tante tunggu besok sekalian sama orang tuanya", ucap mamanya Rani


Alif pun pulang ke rumah yang dia sewa selama berada di sini, setelah pamitan kepada seluruh keluarga Rani bahkan nenek dan kakeknya Rani juga ada di sana.


Sebenarnya itu bukan rumah tempat tinggal Rani itu hanya rumah nenenya tapi di sanalah nantinya acara di langsungkan karna rumah neneknya Rani lebih luas dari rumahnya Rani yang juga tidak jauh dari rumah neneknya juga.


Keluarga Rani sangat senang karena sebentar lagi Rani sebagai cucu tertua, anak tertua, dan keponakan tertua daripihak ayah dan ibunya akan menikah.


Keluarga Rani dari pihak Ayah dan ibunya bahkan berkumpul di rumah neneknya Rani dari pihak ibu. Mereka mempersiapkan acara lamaran besok.


Keesokan harinya


Di pagi hari semua orang di rumah neneknya Rani sedang sibuk mempersiapkan jamuan untuk acara lamaran nanti. Rani bahkan sudah siap di depan cermin dengan periasnya yang siap merias Rani untuk acara ini.


Beberapa jam kemudian Alif dan orang tuanya sudah datang tapi bukan hanya mereka teman teman Rani pun datang dan beberapa orang yang ternyata adalah keluarga Alif di kampung ini juga datang


Tadi malam Teman teman Rani memang datang dan tinggal di rumah sewa Alif termasuk Marda dia tidak langsung pulang ke rumahnya yang berada di kampung sebelah.


Sementara keluarga Alif yang sebelumnya memang sudah di beri tau akan datang dan melamar di kampung ini sangat senang jadinya mereka pun ikut dalam rombongan keluarga pria.


Setelah rombongan keluarga calon mempelai pria di persilahkan masuk dan duduk kemudian Mamanya Rani menyuruh Nani dan Nina yang anak dari sepupunya itu untuk menjemput Rani di kamarnya.


Nani dan Nina si kembar juga sahabat Rani mereka sudah menikah. Nina yang menikah 2 tahun yang lalu kini sudah memiliki bayi berumur 4 bulan sedangkan Nani yang baru menikah setahun yang lalu kini sedang mengandung 7 bulan.

__ADS_1


Mereka baru datang tadi malam karena mereka yang sudah tinggal di rumah suami mereka masing masing di luar daerah.


"Ran ayo keluar, keluarga Alif sudah datang", ucap Nina


"Kamu makin canti aja Ran", ucap Nani melihat Rina yang memakai gaun yang tidak terlalu ketat dengan jilbab yang menjuntai panjang.


Rani memang selalu memakai jilbab sejak kuliah.


"Makasih Ni, ya ampun si bumil, hai dedek yang sehat yah di dalam sana nanti kalau lahir jadi anak yang pinter dan baik ya" ucap Rani sambil mengelus perut Nani yang besar.


Setelah itu mereka pun keluar, Melihat Rani keluar semuanya terpesona melihat kecantikan Rani apalagi Alif sampai tak berkedip melihatnya.


Setelah Rani duduk di kursi berhadapan dengan Alif, sementara Nina dan Nani duduk dan bergabung dengan sahabatnya Mardha dan juga temannya Rani yaitu Nesya dan Arin tak lupa mereka berkenalan.


Anak Nina sedang di gendong oleh papanya sementara suami Nani duduk di dekat suami Nina.


Acara lamaran dimulia, segala prosesi di lakukan dengan lancar dan mereka juga sudah menentukan hari pernikahan yang 2 minggu lagi.


Mereka mempercepatnya karena Rani Waktu libur Rani dan Alif hanya satu bulan jadinya mereka menikah dalam waktu 2 minggu lagi.


Undangannya hanya untuk para keluarga dan tetangga karena waktu yang sedikit jadi tidak sempat membuat undangan. Mereka sepakat akan melakukan resepsi pernikahan besar besaran di kampung dan di kota M dan kota S setelah mereka lulus.


Setelah Acara lamaran itu keluarga pihak laki laki berpamitan untuk pulang. Alif yang merasa tidak rela untuk pulang karena masih mau melihat wajah sang calon istrinya yang cantik itu, tetapi dia harus sabar karena sebentar lagi mereka akan menikah dan selalu ketemu.


Nesya, Arin dan Mardha berpamitan juga untuk pulang setelah bercerita dengan Rani dan Nani Nina dan juga setelah membantu membereskan sisa acara tadi. Mereka akan tinggal di rumah Mardha di kampung sebelah karena mereka tidak enak jika harus tinggal di rumah Rani ataupun Alif.


Sementara Si kembar sahabatnya Rani kembali ke rumahnya juga setelah semuanya selesai.


Rani pun kembali beristirahat di kamarnya setelah membersihkan diri.


..........


Jangan lupa vote, like dan komen

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2