Takdir Yang Menentukan

Takdir Yang Menentukan
Episode 1


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang sangat dinantikan oleh Aysha, pasalnya hari ini dia akan mengikuti tes masuk jalur prestasi ke SMA yang sangat dia dambakan, karena saking optimis nya ia sampai teledor memeriksa dokumen nya kembali. Ia berpamitan kepada orang tuanya, sebenarnya ibunya tidak mendukung ia masuk ke sekolah SMA , karena ibunya ingin ia masuk ke sekolah kejuruan,,biar bisa langsung kerja. "Bu, Aysha berangkat dulu ya " pamit Aysha sambil mencium tangan ibunya. "iya" jawab singkat ibunya. Aysha tersenyum sambil berlalu pergi di antarkan ayahnya naik motor. kurang dari 30 menit Aysha sampai di sekolah yang menjadi favoritnya.


SMA negeri 1


"sya" panggil dewi yang sama sama mendaftar di sekolah itu. "hey wi" Aysha membalas sapaan sahabatnya itu. " kamu udah siap sya?" tanya Dewi. " udah dong" jawab Aysha bersemangat.


setelah itu mereka pergi ke ruangan dimana tes diselenggarakan, kebetulan Aysha dan Dewi satu kelas.


1 jam kemudian

__ADS_1


mereka telah selesai mereka keluar dan berjalan berkeliling kompleks sekolah. " Wi, ko aku ngerasa aku g bakal di terima disini ya wi " ucap Aysha yang dengan wajah yang sedih. " kenapa sya?" tanya Dewi. "perasaanku mengatakan klo aku bakal gagal" ucap Aysha yang tiba tiba mempunyai perasaan seperti itu. " ah itu cuma perasaan kamu aja sya,kamu kan pinter, juara umum lagi, udah santai aja,, bnyak berdoa aja insyaallah kamu lulus" Dewi berusaha menenangkan perasaan Aysha. " aku pulang duluan ya Wi ayahku sudah jemput" pamit Aysha kepada Dewi. " iya sha, hati hati ya"


mereka pulang ke rumah ny masing-masing, hasil tes akan keluar dua hari lagi.


sesampainya di rumah Aysha langsung masuk ke rumah dan tak lupa ia mengucapkan salam.


" waalaikumsalam" jawab ibu Aysha.


" Bu aku langsung ke kamar ya mau bersih bersih dulu" pamit Aysha. " iya sha".

__ADS_1


Aysha masuk ke kamarnya mengambil handuk dan kemudian menuju kamar mandi untuk bersih bersih dan mengambil wudhu karena sudah masuk waktu sholat dhuhur.


Setelah selesai bersih bersih dan sholat Aysha keluar kamar untuk membantu ibunya mengerjakan pekerjaan rumah. Selain pintar Aysha juga anak yang rajin,setiap hari ia membantu pekerjaan ibunya. Tidak ada pembicaraan mengenai tes Aysha tdi karena ibunya memang tidak setuju Aysha masuk ke SMA, namun ayahnya selalu mendukung nya.


waktu sudah menunjukkan pukul 18.00 Aysha pergi ke kamarnya dan bersiap untuk sholat magrib. Sehabis sholat dia berdoa " ya Alloh kupasrahkan semua padamu,ku ikuti takdir ku, aku tau tidak setiap yang aku inginkan baik untukku, dan mungkin yang sebenarnya tidak aku inginkan itu yang terbaik untuk ku" lirih Aysha dalam Doa nya. Sebenarnya dari tadi ia merasakan ada perasaan yang tidak enak mengenai tes tadi, makanya ia tidak begitu berharap akan hasilnya. yang penting dia sudah berusaha pikirny.


waktu terus berjalan hingga tak terasa waktu sholat isya pun tiba, Aysha langsung menunaikan sholat isya tanpa berwudhu dulu karena dia menunggu waktu isya datang sambil mengaji,jadi dia masih punya wudhu. Setelah selesai sholat isya dan makan malam ia kembali ke kamarnya untuk beristirahat,tak lupa dia membaca doa sebelum tidur dan berdzikir sampai dia terlelap.


hai... mohon dukungan ny ya ini novel pertama ku.. semoga kalian suka..

__ADS_1


__ADS_2