Takdir Yang Menentukan

Takdir Yang Menentukan
Season 2 PART 26


__ADS_3

Gea mengeluarkan isakan nya karena Abyan baru saja membentaknya


" Kau hiks jahat hiks bentak aku”ucap Geandra terisak dan berlalu pergi


" Bukan gitu Gea dengarkan dulu aku gea “ucap Abyan memanggil Geandra saat Gea sudah mulai melangkah jauh


" Argh “Abyan mengacak rambutnya


" Hais sudahlah nanti dia berhenti sendiri “ucap William


" Kenapa kau tidak mencegahnya “tanya Abyan


" Biarkan saja nanti suasana hatinya membaik sendiri aku tidak ingin menganggu nya “ucap William berlalu pergi


" Hei kamu mau kemana hah sini dulu kita belum selesai masalah nya “ucap Abyan berteriak memanggil william yang melangkah menjauh


" Sudahlah biarkan saja paling dia datangin gea kita saja yang bahas masalahnya “ucap Lee menepuk pundak Abyan


" rezi sebentar lagi kemari dia baru saja mengirimkan ku pesan” ucap Leo


" Baiklah sambil tunggu Rezi kita bahas yang lain saja “ucap Reyhan


" Gea “panggil William


" Apa kenapa kemari “ucap Gea ketus


" Jangan marah gitu betul apa kata abyan gea ini juga demi kebaikan kamu sendiri apa lagi kamu hamil gak baik ibu hamil naik pesawat “ucap William menasehati Gea


" Tapi kan ini masalah ku juga kak willy jadi aku harus tahu juga dong “ucap Gea masih kekeh


" Oke kalau gitu kamu boleh ikut tapi sampai di sana jangan pergi kemana mana kalau kau ingin jalan beritahu aku atau yang lain nya dan kau juga tidak boleh ikut untuk investigasi di sana ya “ucap William


" Hais kenapa harus begitu kak willy percuma aku ikut kalian ke london kalau harus di hotel seharian “ucap Geandra tidak terima


" Huh “William menghembuskan nafas gusar


" Kau tahu Gea kami takut kalau kau sampai dalam bahaya nanti kau tahu sendiri bukan bagaimana keluarga Lucifer itu apalagi kau sedang hamil Gea ingat posisi mu saat ini ada 2 nyawa dalam dirimu Gea “ucap William sudah kehabisan akal


Gea hanya mampu tertunduk


" Baiklah “ucap Geandra beranjak dari duduknya


" Maaf Gea ini demi kebaikan mu juga “ungkap William


" Aku tahu kak kalian berniat untuk menjaga dan melindungi ku tapi aku nya yang tidak tahu diri akan hal itu “ucap Gea dan berlalu pergi


William hanya menatap kepergian Gea saja tanpa berniat menghentikan nya


...✿ ✿ ✿ ✿...


William melangkah kan kaki nya ke ruang tengah dari jauh william sudah bisa melihat Abyan Leo Lee Reyhan dan satu pria yang tidak william kenal mereka tengah membahas sesuatu yang serius


" Bagaimana “tanya Abyan yang sadar akan kehadiran William


"Lihat saja nanti “ucap William


" Kami sudah sepakat nanti malam akan pergi ke london “ucap Leo


" Oke baguslah kalau gitu “ucap William


" Baiklah kalau gitu kalau tidak ada lagi aku pergi ada urusan yang belum selesai “ucap William


" Pergilah “ucap Abyan


" Hati hati bro “ucap Leo pada William


" Gampang “ucap William


" Kayak mau ke medan perang aja “ucap Lee celetuk


"Terserah aku lah “ucap Leo


William hanya menggelengkan kepala saja melihat kelakuan Leo dan Lee


" Kasih tahu gea aku pamit ya “ucap William


" Hmm“ucap Abyan datar menatap kepergian


William mendengus kesal karena jawaban nya hanya di jawab deheman saja


Sedangkan rezi sejak tadi hanya memandang ke arah William sejak awal pertemuan mereka ia merasa pernah melihat tapi entah di mana


Leo yang di samping nya pun menepuk pundak Rezi


" Kau kenapa kawan liatin william terus “tanya Leo


" Gak apa apa “ucap Rezi datar


" Apa jangan jangan kamu”ucap Leo menatap Rezi lekat dan sedikit memundurkan tubuhnya menjaga jarak sedikit dari Rezi


" Sembarangan “ucap Rezi kesal dan tahu kemana arah pembicaraan leo saat ini dan memukul kepala leo dengan dokumen di tangan nya


" Siapa tahu kan menyimpang gitu “celetuk Lee asal


" Kurang ajar masih normal aku ya “ucap Rezi kesal


" Sudahlah bisa gak sih kalian bertiga gak usah ribut “ucap Abyan kesal


" Apa kau mengenal nya Rez”tanya Reyhan yang memang sejak tadi ia selalu memperhatikan Rezi yang menatap William seperti mencoba mengingat sesuatu


" Aku tidak tahu tapi kayaknya aku pernah liat dia muka nya terlalu familiar bagiku tapi aku lupa di mana “ucap Rezi jujur


" Oh ya bagus kalau kau tahu sejujur nya aku curiga sama william dari awal bertemu dengan nya seperti ada yang di sembunyikan “ucap Abyan


" Kau ingat ingat kawan kapan dan dimana kau melihat atau bertemu dengan nya “ucap Reyhan


Rezi menganggukkan kepala nya

__ADS_1


...✿ ✿ ✿ ✿...


BRAK....


Suara pintu di tutup dengan keras


Siapa lagi pelaku nya kalau bukan Geandra dia begitu kesal dia hanya ingin sedikit membantu apa salahnya


" Huh “Gea menghembuskan nafas gusar


Ia menjatuhkan tubuhnya di atas kasur dan memandang ke arah langit langit kamar nya ah ralat lebih tepat nya kamar Abyan


10 menit Gea bertahan dalam posisi nya sembari memikirkan sesuatu


Dan ia bangkit dari posisinya dan mengambil ponsel nya ia mengirimkan sesuatu kepada kedua asisten nya


Di lirik nya jam sudah menunjukan pukul 3 sore


" Sudah sore aja “gumam Geandra


Ia beranjak dari kasur dan membuka almari ia akan berkemas untuk pergi ke london apa kabar dengan pakaian Abyan ia tidak peduli ia akan mengemas punya nya sendiri


Karena Gea masih kesal sama Abyan sudah berteriak keras ke dirinya


20 menit berlalu


Hanya memakan waktu sedikit saja tidak sampai 1 jam karena memang Gea hanya membawa beberapa helai pakaian dress dan 3 piyama saja


Buat apa toh banyak bawa nya kalau di sana cuman di suruh berdiam di dalam kamar hotel


Saat gea menggeret kopernya keluar dari walk in closet tidak lama pintu kamar pun terbuka menampilkan sesosok pria siapa lagi kalau Abyan


" Apa itu pakaian kita “tanya Abyan santai berjalan ke arah nya tanpa ada rasa bersalah sama sekali setelah ia membentak Gea tadi


" Tidak ini pakaian ku kau siapkan saja sendiri “ucap Gea ketus


" Hei sayang jangan gitu dong iya aku ngaku salah sudah bentak kamu maafin ya sayang “ucap Abyan memelas


Gea hanya menatap datar tanpa berniat menyahuti sama sekali dan memilih pergi


" Hei kok ngambek sih “ucap Abyan yang hendak memeluk Gea


Gea yang melihat tangan Abyan yang hendak memeluknya dengan cepat ia menangkis tangan Abyan


" Jangan memeluk aku benci sama kamu aku sudah muak dengan kelakuan mu yang pura pura baik di hadapan ku mulai hari ini aku pergi dari mansion brengsek mu bajingan“ucap Gea berteriak di hadapan abyan dan ia pun mengatur deru nafas nya


Abyan yang merasa sudah muak dengan sikap Gea sejak tadi di tambah dengan kata kata yang Gea lontarkan padanya tanpa sadar abyan meluapkan semua emosi nya kepada Gea


" Oke itu yang kamu mau bukan dari dulu kamu membenci ku kalau begitu silahkan kamu keluar dari mansion ini aku tidak akan perduli dan kasihan dengan mu sama sekali dan sekali pun kau harus bersujud di bawah kaki ku aku tidak sudi “ucap Abyan tak kalah lantang nya


Mereka sudah di terselimuti api membara saat ini


" Dengan cepat Gea menarik kopernya keluar dari kamar dan kebetulan semua orang sudah pada pulang karena memang jam sudah menunjukan pukul 15:30 mereka pasti sedang berkemas kemas untuk ke london


" Gea berjalan keluar dari mansion Abyan dan beruntungnya mobilnya masih setia di depan halaman mansion abyan tanpa menunggu lagi Gea pun segera melajukan mobilnya keluar dari pekarangan mansion Abyan


Selama ini baru kali ini Gea melihat Abyan semarah itu dan membentak nya dengan keras di tambah dengan tatapan tajam nya seolah ingin menghancurkan dirinya dari permukaan bumi ini


Gea segera menghapus setetes air mata dari pipinya tanpa sadar ia menangis dan memang ini semua kerena ulahnya sendiri yang mengakibatkan Abyan jadi semarah itu tapi ia memang sangat benci dengan Abyan karena ia merasa terus di bohongi olehnya hingga sekarang ia masih belum bisa percaya dengan ucapan abyan sekalipun


Sebab itulah tanpa sadar bibirnya malah mengeluarkan kata kata yang selalu muncul dalam benaknya


Gea terus melajukan mobilnya tanpa sadar dia sudah tiba di salah satu hotel miliknya


Ia memarkirkan mobilnya dan membawa koper serta tas nya


" Selamat datang nona agata “ucap resepsionis sopan


" Bawalah “ucap Gea berlalu pergi menuju ke lantai paling atas


Wanita muda itu membawa koper dan juga tas milik gea ke kamar bos nya yang memang sudah di siapkan sejak dulu


...✿ ✿ ✿ ✿...


" Arghhhh “Abyan mengacak rambutnya


" Bodoh bodoh bodoh bodoh “umpat nya pada dirinya sendiri


Bagaimana bisa dia membiarkan Gea pergi gitu aja apalagi dalam keadaan hamil begini sendirian


" Kenapa kau bodoh banget sih “umpat Abyan pada dirinya sendiri


Kini semua barang di kamarnya sudah tidak terbentuk lagi semuanya hancur dalam sekejap


Hanya karena ego nya yang terlalu menguasai dirinya hingga gea pergi karena ucapan nya itu yang membuat abyan begitu menyesal telah mengucapkan kata itu andai waktu bisa di putar abyan tidak ingin hal ini sampai terjadi


***Tok ...


tok...


tok***...


" Tuan teman teman tuan sudah menunggu di bawah tuan “ucap bibi Marty dari balik pintu kamar Abyan


Abyan tersadar dari pikiran nya saat pintu di ketuk oleh bibi Marty


" Iya bi Abyan segera menyusul “ucap Abyan


" Baik tuan kalau begitu saya permisi “ucap bibi Marty


Abyan mengusap wajah nya kasar ia sebaiknya mandi untuk menghilangkan beban di pikiran nya sementara


Mungkin dengan mandi sedikit meredakan pikiran nya


10 menit Abyan sudah siap dengan pakaian santainya dan tidak lupa ia juga menyiapkan pakaian nya untuk di bawa ke London nanti


Abyan menuruni anak tangga dari kejauhan abyan sudah bisa melihat teman teman nya yang tengah menunggu kehadiran nya saat ini

__ADS_1


" Ayo “ucap Abyan


" Kau lama banget kayak cewek aja “ucap Leo kesal


" Sudah lah aku tidak ingin bertengkar dengan mu hari ini “ucap Abyan muak


" Hei ada apa dengan mu kawan tidak biasanya “tanya Reyhan


William yang merasa ada yang kurang lengkap dan mengingat sesuatu Geandra satu nama dalam benaknya


William melihat ke sekeliling


" Di mana Gea bocah ingusan “tanya William sadar akan kalau Gea tidak ada saat ini


Mereka semua mengalihkan perhatian nya ke arah Abyan


" Pergi “ucap Abyan datar


" Apa maksud mu apa kau mengusirnya HAH “ucap William berteriak di akhir katanya


" Tidak dia sendiri yang mau pergi “ucap Abyan santai”l


" BRENGSEK”ucap Lee menonjok wajah Abyan


BUGH....


"ARGH...KENAPA KAU MEMUKUL WAJAH KU HAH “ucap Abyan emosi


" Kau tanya kenapa apa kau bodoh hah kau biarkan gea pergi dari mansion mu seorang diri hah bisa saja gea di culik sama istri dajjal mu itu apa kau mau melihat wanita tercinta mu di bunuh istri dajjal mu itu “ucap Lee emosi


Abyan hanya diam saja ia sadar sangat sadar dengan ucapan yang Lee lontarkan padanya


" Apa kau mau hidup di atas penyesalan lagi hah “ucap Lee kembali menonjok wajah Abyan dan Abyan hanya pasrah ia menerima hukuman dari teman nya karena memang ini semua salahnya”


Sedangkan William,Rezi dan Reyhan mereka sibuk mencoba menghubungi Gea dan beberapa teman dekat nya atau karyawan kantor nya karena ponselnya Gea saat di telepon tidak bisa di hubungi sama sekali


"Sudah hentikan lee apa kau mau buat anak orang mati hah “ucap Leo mencoba menarik lengan Lee memisahkan mereka berdua


" Hah hah hah “suara deru nafas Lee


" Lepas “ucap Lee memberontak


" Aku belum puas “ucap Lee kembali melangkah ke arah Abyan yang sudah tergeletak di atas lantai pasrah satu kata yang ada dalam benaknya


" Sudah hentikan Lee sadarlah sampai kapan kau akan menghajarnya terus bisa bisa dia mati karena ulah mu sudahlah dia pasti sadar dengan kelakukan bejatnya saat ini “ ucap Leo mencoba menenangkan lee yang masih tersulut emosi


" Apa kau tidak lihat dia sudah babak belur begitu “ucap Leo lagi


Lee menatap leo tajam dan menghempaskan tubuh leo tanpa aba aba


Leo yang tidak siap pun langsung jatuh ke lantai


" Aduh “umpat Leo merasakan sakit di punggung belakang nya


Tidak lama Reyhan menghampiri Leo Lee dan Abyan


" Huh dengar “ucap Reyhan ngos-ngosan


" Ada apa kenapa kau harus sampai berlari “tanya Lee yang sudah mulai tenang


Reyhan mengatur nafasnya sebentar


" Kita harus cari Gea sekarang ponsel nya tidak aktif saat di hubungi dan juga teman teman nya tidak tahu sama sekali di mana Gea saat ini “ucap Reyhan


" Apa kau bilang “ucap Lee mulai emosi lee memandang ke arah abyan yang masih setia tergeletak di atas lantai marmer dingin


Leo yang merasa keadaan kembali menegang langsung menahan tubuh lee dan mencoba memenangkan emosi nya yang kembali akan meledak


" Lee kendalikan emosi aku sudah bilang padamu tadi bukan dia sudah mengakui penyesalan nya sudah kita fokus saja ke gea saat ini “ucap Leo


" Apa kau sudah menghubungi anggota GLASS “tanya Leo


" Sudah aku sudah menghubungi mereka saat ini mereka sedang melakukan pencarian gabungan di luar daerah “ucap Reyhan menjelaskan


" Lalu di bagian dalam daerah dan kota siapa “tanya Lee


" Anggota adik ku “ucap William datang dari arah belakang


" Apa kau tidak berbohong “kini bukan Lee yang mengatakan melainkan abyan menarik kerah kemeja William


" Kau tidak perlu khawatir aku sudah menghubungi adik ku tadi “ucap William


" Dan kenapa dengan wajah mu “tanya Reyhan yang sadar dengan wajah abyan yang babak belur memar di sana sini


" Kau tidak perlu tahu “ucap Lee yang menjawab


" Apa perlu penambahan anggota ku juga “tanya Lee


"Tentu saja kita butuh banyak anggota saat ini tapi pencarian nya tidak di lakukan di sini semua “ucap William


" Lalu di mana “tanya Reyhan


" Australia “ucap william


" Kenapa kau bisa seperti itu dan apa berarti gea melarikan diri ke ke Australia “ucap Lee


" Tentu aku yakin itu aku tahu bagaimana sifat Gea ia tidak akan bisa berdiam diri saat masalah sedang menghampirinya dan gea akan rela turun tangan sendiri dalam masalahnya dia gak mau ada orang sampai ikut terlibat dalam masalahnya sedikit pun “ucap William menjelaskan


" Kalau begitu tunggu apa lagi ayo segera ke london “ucap Abyan


" Hei bro apa kau tidak mau di obati dulu luka di wajah mu “tanya Leo yang meringis melihat wajah Abyan babak belur


"Tidak perlu ini tidak sakit “ucap Abyan


"Kita naik pesawat pribadi ku saja “ucap Rezi yang baru saja datang


"Oke ayo kita pergi “ucap Reyhan

__ADS_1


__ADS_2