Takdir Yang Menentukan

Takdir Yang Menentukan
Season 2 PART 6


__ADS_3

setelah selesai makan Gea berniat ingin membersihkan meja makan dan piring kotor terhenti kala Haris dan Began mencegahnya.


" eh tidak perlu nona biar saya dan began yang membersihkan nya "ucap Haris cepat dan merebut piring kotor di tangan Gea


" baiklah "ucap Gea lalu pergi dari sana dan menuju kamar nya


entah kenapa di malam ini Gea ingin pergi ke CLUBING FYP di Australia ini katanya CLUB FYP itu sangatlah populer dan terkenal di kalangan Australia.


terkenal dengan ciri khas uniknya minuman alkoholnya dan juga tentu harga nya yang sangat terjangkau mahal dan CLUB FYP itu hanya para orang kaya saja yang bisa ke sana .


terkadang Gea bingung baru kali ini ada CLUB seperti itu dan sangatlah fantastis.


Karena Gea belum mandi sejak tadi ia pun mengambil handuk dan langsung menuju kamar mandi 1 jam lamanya Gea merendamkan tubuhnya segera ia mengganti pakaian nya dengan menggunakan hot pans ten top hitam di padukan dengan cardigan rajut tidak lupa menggerai rambut nya dan memakai make up yang sangat tipis tidak lama ponsel nya berbunyi saat Gea ambil di nakas ternyata aliza menelpon


" halo Aliza ada apa "tanya Gea


" maaf mengganggu waktu istirahat mu Gea bisakah kau bantu aku untuk membawa pakaian ku dari hotel waktu itu sekarang supir ku sedang dalam perjalanan menuju hotel "ucap Aliza di seberang sana


" suruh sopir mu jangan pergi ke sana aku sudah log out dari hotel itu dan aku akan mengirimkan alamatnya "Ucap Gea


" ah baiklah kalau begitu terima kasih Gea 15 menit lagi sopir ku akan datang dan kau tinggal dimana sekarang "ucap Aliza penasaran


" aku sebenarnya membangun mansion baru di Australia tapi karena kalian pulang semalam dan Padahal aku ingin memberikan kalian kejutan tapi ya sudahlah lain kali saja "ucap Gea


" apa yang benar saja hais seharusnya kau memberi tahu lebih awal jadi aku bisa menolak ajakan suami ku apa putra sudah tau" tanya Aliza senang


" tidak aku belum memberitahu nya kau jangan jadi durhaka sama laki mu itu " ucap Gea


" loh bukan nya Putra juga masih berlibur dengan mu " tanya Aliza


" dia tidak memberitahu mu kah semalam " tanya Gea


"tidak dia belum ada menelpon ku sama sekali ada apa dengan nya seperti nya aku ketinggalan berita ini " ucap Aliza


" hais sebenarnya sehabis kau pergi itu gak lama Putra juga pergi perusahaan lagi di ambang tanduk " ucap Gea


" astaga memang anak satu itu bagaimana dia mengelola perusahaan padahal baru di tinggalkan 1 hari saja sudah kacau begitu " ucap Aliza


" entahlah aku juga bingung eh gimana kabar ponakan ku " ucap Gea yang baru ingat akan kehadiran Diandra si anak gembul itu


" dia baik saat ini dia sedang tidur sama papa nya dari tadi gak mau lepas di gendong "ucap Aliza


" wajarlah kan Dian udah lama banget gak ketemu sama papa nya jadi kangen berat "ucap Gea


" ya udah kau kirimkan alamatnya ke hp ku ya aku mau siapkan makan siang dulu " ucap Aliza


" baiklah sampai nanti lagi za " ucap Gea


" bye juga Gea " ucap Aliza


di lirik jam di nakas pukul 11:00 Gea beranjak dari duduknya menuju keluar kamar


dari jauh Gea lihat Began menghampiri dirinya


" nona ada seorang pria yang ingin bertemu dengan anda "ucap Began


" Wow cepat sekali " batin Gea


" baiklah Began tolong kau ambil koper berwarna merah di ruang kerja ku sekarang dan temui aku di depan "ucap Gea lalu pergi melewati Began yang menunduk hormat


" baik nona saya permisi "ucap Began dan berlalu pergi


Gea menuruni anak tangga dan sesekali melihat arloji nya dan tersenyum puas


Gea melangkah pasti ke arah depan pintu mansion nya


" nona"ucap Haris menyapa


" apa bapak dari tadi di sini "tanya Gea sopan


" tidak nona saya baru saja sampai saya di suruh Bu Aliza untuk mengambil koper Bu Aliza dan Pak putra bersama nona Geandra "Ucap pak sopir itu takut


" bapak gak perlu takut sama saya saya juga manusia bapak duduk dulu ya " ucap Gea menuntun sang sopir yang sudah setengah abad itu untuk duduk di sofa


" ah terimakasih nona anda sangatlah baik "ucap Pak sopir


Gea menanggapi nya dengan senyuman saja


" Haris ambil koper di ruang kerja ku warna putih dan sekalian bawa koper milik Aliza warna merah sejak tadi Began belum saja datang "ucap Gea


" baik nona "ucap Haris dan berlalu pergi


5 menit berlalu.


" maaf nona saya telat saya belum tahu ruang kerja nona di mana "ucap Began menunduk salah


Gea hanya berdehem saja dan mengambil kedua koper milik sahabat nya.


" ini pak kopernya hati hati di jalan ya pak "ucap Gea dan menyerah kan kedua koper itu


" eh baik non Geandra saya pamit pulang permisi "ucap pak sopir itu menunduk hormat dan berlalu pergi


sebelum pak sopir itu betul betul menjauh dari pintu mansion Gea menyuruh haris dan began untuk membantu pak sopir itu yang sedikit kesusahan dalam membawa kedua koper itu karena memang depan pintu mansion ada tangga yang lumayan tinggi di tambah sangatlah lumayan jauh dari teras mansion untuk sampai ke halaman depan dan terutama koper mereka berdua entah kenapa sangatlah berat Gea jadi penasaran apa yang mereka bawa dari Indonesia ke Australia tetapi kalau Aliza Gea tidak heran kalau kopernya berat karena dia membawa dua pakaian wanita yang berbeda usia di tambah mainan Diandra yang pasti dia bawa dan yang Gea heran kan koper Putra dia cowok biasanya cowok kopernya tidak seberat punya wanita .


Gea menggelengkan kepala kalau mengingat tentang koper tadi.


Gea tersadar kala jam dinding ku berbunyi sangatlah keras Gea langsung melihat ke arah jam ternyata pukul sudah 12:00 siang Gea langsung keluar dari mansion nya dan melihat kalau began dan haris menuju ke arah Gea lebih tepatnya untuk masuk ke dalam mansion.


" nona akan pergi kemana di siang hari ini "tanya Haris


" aku ada urusan sebentar kau tunggu saja di mansion jangan mencari ku aku bukan anak kecil lagi mengerti kalau ada laporan proposal dari Metta kau simpan saja "ucap Gea dan berlalu pergi


Gea sengaja mengatakan Seperti itu karena ia hari ini berniat bersenang-senang tanpa ada yang ganggu dan kalau mengatakan yang sebenarnya tentu Gea di larang dengan paksa walau bagaimana pun Gea lah bosnya tetap Gea tidak di perbolehkan .


Gea berencana untuk pergi ke panti asuhan hari ini menghabiskan waktu di sana dan mungkin malam nya ia langsung ke Clubbing dan menginap di hotel


20 menit kemudian Gea sudah tiba di panti asuhan dan ia di sambut dengan hangat di sana


waktu berlalu dengan cepat sekarang sudah pukul 20:00 Gea pun berpamitan dan mengatakan ada urusan masalah di perusahaan nya sehingga tidak ada yang curiga


setelah peluk-pelukan haru Gea langsung tancap gas menuju ke Clubbing FYP


"berbohong demi kebaikan tidak apa apa bukan " batin Gea


setelah sampai Gea langsung masuk ke dalam dan bau alkohol langsung tercium di hidung nya .


" aku pesan wine "ucap Gea


" baik nona "ucap orang itu


"ini nona "ucap nya dan memberikan ku dua botol wine"


Gea pun menuangkan nya di gelas dan meminum nya hingga tandas tanpa tersisa 1 jam kemudian Gea sudah menghabiskan nya 2 botol wine entahlah Gea sangat bersemangat untuk nya setiap kali mengingat Abyan kemarin malam di tambah tadi pagi istrinya datang menemui nya dan itu membuat Gea tidak bisa berpikir jernih sekarang.


Gea menggeram tertahan.

__ADS_1


dan memanggil pelayan .


" berikan aku 2 botol lagi "ucap Gea setengah mabuk ralat sepenuhnya mabuk


" tapi nona anda sudah sangat mabuk sekarang saya takut untuk memberikan nya lagi "ucap pelayan itu


' ikuti saja ucapan ku aku pelanggan di sini "ucap Gea setengah berteriak karena dentuman musik yang sangat keras


" tapi__"ucap pelayan itu tertahan


" tidak kau bisa pergi pelayan "ucap seseorang sembari melangkah mendekat


Gea langsung menolehkan kepala ku ke sumber suara itu.


" kau buat apa kau kemari pergi brengsek kau menghancurkan hidupku dan istri mu kenapa dia menuduh ku selingkuh dengan bajingan seperti dirimu aku tidak sudi untuk selingkuh bekas orang dan aku muak melihat wajah mu pergi kau brengsek bajingan jangan ganggu hidup ku lagi "ucap Gea mendorong Abyan agar menjauh


tapi Abyan masih mempertahankan dirinya agar tidak beranjak dari sana.


" ku bilang pergi "ucap Gea lagi sebelum kesadaran nya terenggut saat itu juga


Abyan menatap Gea dan menghembuskan nafas gusar.


" maaf "ucap Abyan untuk kesekian kalinya


POV ABYAN SYARIF ALASKA


Abyan menginjak kan kaki nya di tanah yang asing ini seorang diri karena di sini aku ada urusan pekerjaan dan tentunya hanya seorang diri istri ku ralat maksudnya wanita itu aku tidak membawa nya bersama ku entahlah setiap kali bersama wanita itu Abyan merasa risih dan selalu terbesit di ingatan nya tentang Geandra.


Abyan menghembuskan nafas gusar dan berjalan menuju taxi untuk menginap di hotel selama beberapa hari.


semenjak pernikahan nya di batalkan dengan Geandra dan harus menikah dengan wanita itu membuat ku harus terima pernikahan yang tidak di sengaja ini atas kesalahan ku


" already arrived sir "ucap pak sopir


" ah sorry "ucap Abyan


Abyan keluar dari mobil taxi dan memberikan beberapa lembar uang lalu menjauh dari sana menuju ke kawasan hotel.


Dari ekor mata nya tidak sengaja aku melihat Geandra dan langsung memalingkan wajah ny ke arah lirik kan ekor mataku tetapi tidak ada .


Abyan menghembuskan nafas gusar mungkin hanya perasaan ku yang selalu memikirkan dia.


Abyan melangkah kan kaki ku ke dalam hotel itu.


Pukul 15:00 Abyan sudah selesai dengan segala urusan kantor nya awalnya ia berniat untuk istirahat di hotel saja teringat Abyan yang sangat lelah semalam aku juga harus begadang untuk menyelesaikan proyek kerja sama ku.


Saat Abyan hampir terlelap pintu hotel dan terdengar suara.


Abyan langsung beranjak dari kasur ku menuju ke arah pintu dengan malas saat aku membuka nya betapa terkejutnya Abyan .


" Kenapa kamu kemari "tanya Abyan terkejut


" Aku hanya ingin menyusul mu saja dan baby juga merindukan mu semalam aku tidak bisa tidur tanpa kamu di samping ku "ucap Ziba


Abyan memijat pelipis nya antara kesal dan marah bercampur aduk menjadi satu.


" Masuklah "ucap Abyan mempersilahkan istri ku ralat tepatnya istri yang tidak ku cintai


Ziba tersenyum dan segera masuk.


"Kau tahu dari mana tempat hotel ku "tanya Abyan


"Dari asisten pribadi mu aku menelpon nya agar dia memberitahu di mana kamu dan kenapa kamu tidak memberitahu ku kalau akan ke Australia "ucap Ziba lagi


"Oh ayolah apa dia percaya dengan ucapan ku ini "batin Abyan


Ziba tersenyum dan menganggukkan kepala saja menerima ucapan nya


Demi apa


Ziba percaya dengan ucapan nya syukurlah


Saat abyan akan merebahkan diri nya di atas kasur dia bersuara kembali.


" Apa bisa kau temani aku ke pantai aku sangat ingin ke pantai entahlah kenapa "ucap Ziba lagi menatap ku dalam lalu tertunduk


" Aku langsung terbangun dari rebahan ku dan berdiri aku mengacak rambut ku frustasi oh ayolah aku butuh istirahat sebentar saja sekarang tapi ini juga demi anak ku dan aku tidak ingin anak ku sampai ileran gara gara diriku tidak menuruti ucapan ziba "batin Abyan


Aku langsung berlalu ke arah kamar mandi dan mengganti pakaian ku karena aku tidak mengganti pakaian ku saat kembali dari kantor antar kerja sama tadi.


10 menit Abyan keluar dari kamar mandi dengan keadaan segar dan pakaian dan sedikit lebih santai.


" Ayo "ucap ku singkat dan memasukan kedua tangan ku di saku celana ku dan mendahuluinya yang masih terpaku di sana


MOBIL


hanya keheningan yang menjadi saksi di antara ku dan ziba  aku hanya memandang ke arah luar jendela sejak tadi.


" abyan kita ke pantai bagaimana "ucap Ziba


Abyan berdehem sebagai jawaban entahlah ia merasa malas untuk menjawab ucapan nya.


Ziba tersenyum karena Abyan bisa melihat wajah nya dari pantulan kaca.


" pak ke pantai "ucap Ziba


" siap ibu ratu "ucap Frans


" entahlah aku begitu mual mendengar kata lebay dari para pekerja ku bila dia menyebutkan kata ibu ratu dan juga aku berpikir kenapa tidak di panggil nona atau nyonya saja lebih simple "batin Abyan bergidik geli


1 jam akhirnya kami sampai awalnya Abyan tidak ingin keluar dari mobil karena Abyan merasa lelah tetapi karena paksaan dari Ziba dan juga keinginan anak nya membuat ia terpaksa dan Abyan juga tidak ingin permintaan anak nya tidak di turuti


Abyan melangkah pasti dengan gontai dan duduk di kursi pantai sembari melihat Ziba yang sibuk bermain air bersama beberapa bodyguard yang Abyan perintah untuk menjaga Ziba di dekat bibir pantai awalnya Ziba mengajak ku tapi Abyan menolak karena lelah dan ingin duduk saja sembari memperhatikan nya dan beruntung dia menyanggupi ucapan Abyan


40 menit lama nya Abyan duduk di kursi pantai di temani dengan air kelapa di tangan nya dan sesekali memperhatikan Ziba dan melihat sekeliling tidak sengaja mataku melihat seseorang tidak jauh dari tempat ku berdiri dan dapat ku tebak dia sepertinya memperhatikan ku sebab saat Abyan tidak sengaja melihatnya dengan terburu buru dia mengalihkan pandangan nya aku menegang di tempat


" dia di sini "batin Abyan


Abyan masih setia memperhatikan gerak gerik Gendra dan sejenak aku melupakan kehadiran Ziba dan betapa terkejutnya aku saat memperhatikan Geandra yaitu pakaian nya begitu seksi ada rasa marah di dalam hatiku melihat pakaian nya yang begitu seksi terutama di bagian punggung belakangnya dan itu membuat para kaum hawa tanpa henti memperhatikannya .


Abyan akan beranjak dari duduk nya saat Abyan akan melangkah menuju ke tempat Geandra seseorang memanggil nama nya otomatis Abyan mengalihkan pandangan nya ke arah seseorang yang memanggil nya


betapa kagetnya Abyan melihat Ziba terjatuh di atas pasir pantai Abyan langsung berlari ke arah nya 


" kau baik baik saja "tanya Abyan khawatir seraya menggendong tubuhnya


" aku baik baik saja kenapa kau melamun sejak tadi aku memanggil nama mu dan kau melihat ke arah siapa tadi "tanya Ziba


" aku hanya memikirkan pekerjaan ku saja tidak lah lebih dan tadi aku melihat seorang anak kecil bermain dengan orang tuanya aku langsung memikirkan tentang anak ku nanti "ucap Abyan bohong


Ziba hanya menganggukkan kepala percaya


Abyan bernapas lega saat dia percaya ucapan Abyan


" apa ada yang sakit "tanya Abyan mengalihkan pembicaraan saat dia akan menanyakan tentang hal yang tadi

__ADS_1


"tidak aku baik baik saja aku hanya merasa lelah "ucap Ziba


" baiklah kalau begitu kita kembali ke hotel dan nanti malam aku akan membeli tiket untuk kau pulang ke indonesia "ucap Abyan mantap


dan dia langsung menghadap ke arah ku tidak percaya saat dia akan protes tentang ucapan ku aku langsung menyanggahnya


" tidak ada bantahan aku masih lama di sini  dan tiket pesawat akan sekitar pukul 11 malam penerbangan dan kau akan sempat untuk beristirahat"ucap Abyan lagi


dan langsung menuntun nya untuk pergi ke arah mobil tanpa mengganti pakaian nya dan juga pakaian nya juga tidak terlalu basah hanya di bagian celana saja dan itu hanya ujungnya saja.


" ke hotel Frans "ucap Abyan


" baik tuan "ucap Frans


saat sampai di hotel ponsel ku berdering aku pun langsung mengangkatnya .


" ada apa "ucap Abyan to the point


" ................. ......"


"baiklah siapkan semuanya "ucap Abyan dan langsung mematikan secara sepihak"


" aku harus pergi ada urusan mendadak di kantor beristirahat lah di sini kalau kau lapar pesan saja makanan dan tagihan nya beri tahu aku "ucap Abyan dan berlalu pergi tanpa memperdulikan ucapan nya


saat sampai di perusahaan aku langsung segera mengadakan meeting dan tidak terasa sudah 3 jam berlalu dan akhir nya selesai


" baiklah rapat kali ini sudah selesai dan besok saya akan memberikan tiket pesawat buat kalian semua untuk kembali ke indonesia dan sebagian ada yang masih berada di sini orang yang saya hubungi dia yang akan pulang ke indonesia mengerti "ucap Abyan menjelaskan ke para karyawan


" baik bos "ucap mereka


" oke "ucap ku dan berlalu dari perusahaan


" kembali ke hotel "ucap Abyan


ku lihat jam di nakas pukul 22:30 setengah jam lagi penerbangan nya 


" aku penasaran apa dia sudah selesai bersiap atau belum " batin Abyan


setelah sampai Abyan langsung bergegas menuju ke kamar hotel ku.


setelah ku bukan dengan pin kartu milik ku lihat Ziba sudah siap dengan pakaian yang menurut nya terlalu terbuka dan satu koper di tangan nya dan jangan lupakan tas nya untuk meletakan handphone dan isi yang lain


" ayo ke bandara "ucap Abyan tanpa basa basi dan langsung mengambil koper di tangan nya


saat sampai di bandara dan 15 menit menunggu penerbangan dari Australia ke indonesia ternyata di percepat dan 20 detik lagi akan lepas landas dan saat ini Ziba sudah berada di dalam pesawatnya.


" maaf aku tidak ikut dengan mu pulang jangan marah ya kau tahu aku banyak sekali pekerjaan di sini dan ini juga demi baby dan dirimu "ucap Abyan mengelus pipi nya


Ziba hanya menganggukkan kepala saja


Abyan hanya memberikan senyuman tulus nya


" berhati hatilah mungkin aku akan 1 minggu di sini lalu pulang ke indonesia tinggallah dengan mama ku aku sudah menghubungi nya tadi "ucap Abyan


" aku keluar dulu sebentar lagi lepas landas istirahat di pesawat jangan sampai kau kelelahan "ucap Abyan dan keluar dari pesawat


setelah pesawat itu lepas landas Abyan langsung berlalu keluar dari bandara


" club GYP "ucap Abyan setelah duduk di kursi di mobil


Abyan segera memasuki club yang menurut nya sangatlah haram dari jauh dapat ku lihat teman teman ku tengah berkumpul .


" kau telat bro "ucap seseorang


" aku habis mengantar Ziba ke bandara "ucap Abyan


"istri mu sampai ke Australia temuin kamu doang demi apa "ucap Rehan


" aku gak nyangka istri mu nekat temuin kamu di Australia "ucap Brian


" sudah sekarang kita pesan minum dulu "ucap Ayan


" eh tau gak waktu itu aku habis meeting terus ternyata klien ku itu Geandra "ucap Rehan


" Geandra siapa "tanya Boy


" ckk... Geandra Cornelia Agatha pemilik PT.CORNELIA G.T yang memasuki tingkatan paling atas dalam ke suksesan "ucap Rehan


" demi apa mantan calon istri Abyan kamu ketemu dia di Australia "ucap Ayan


" tentu aku juga kaget pas meeting waktu itu padahal meeting nya cuman via online doang tapi sama asisten dan sekretaris nya sih "ucap rehan cengengesan


" kirain beneran ketemu langsung anjing " umpat Boy kesal


" ku dengar dia masih sendiri Abyan bisa kamu dekati lagi nih "ucap Brian


"ingat istri sama calon anak di rumah mentang mentang sendiri aja di negeri orang mau tebar tebar ****** sesuka hati ingat karma berlaku bro "ucap Ayan


" iya karma datang tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu mau itu nanti di masa depan atau masa sekarang gak ada yang tahu "ucap Boy menyahut


" bisa terpengaruh nanti buat anak kita juga atas kelakuan kita nanti di masa depan "ucap Brian lagi


" itu sudah tahu kenapa malah menyarankan buat Abyan selingkuh"tanya Boy


" aku kan suruh nya buat deketin aja bukan suruh dia having *** anjing pikiran kalian aja yang terlalu ngeres "ucap Brian emosi


sedangkan Abyan hanya diam sembari menikmati minuman yang di pesan tadi dan memperhatikan tingkah konyol sahabat nya


1 jam lama nya aku di sini dan entah lah sudah berapa botol ku habiskan minum hari ini sebagian dari sahabat ku sudah ada yang pulang ada yang masih mabuk enggan pulang ada yang tidak mabuk sama sekali.


" aku pulang dulu "ucap Abyan beranjak dari duduk


kepala Abyan sempat pusing sesaat saat hendak berdiri


" kau baik baik saja abyan "tanya Rehan


Abyan menganggukkan kepala dan berjalan keluar dari club


saat di pertengahan jalan Abyan merasakan panas di sekujur tubuh nya


" ada apa ini "batin Abyan


" sshh panas sekali "batin Abyan lagi


****..


damn


" sialan siapa yang memberikan ku obat perangsang di minuman ku "umpat Abyan saat menyadari ada yang salah dari tubuhnya


Abyan melihat ke arah arloji pukul 00:00 malam kalau kembali ke hotel akan memakan waktu 1 jam dan Abyan tidak tahan lagi untuk menunggu


ya menyetir sendiri saat ini Abyan menyuruh Frans untuk kembali pulang ia tidak ingin melihat tuan nya mabuk-mabukan malam ini


kebetulan di daerah sini terdapat club FYP Abyan langsung melajukan mobil ke club itu

__ADS_1


__ADS_2