Takdir Yang Menentukan

Takdir Yang Menentukan
EXTRA PART 1


__ADS_3

5 TAHUN KEMUDIAN


" UWAAA ..... MOMMY MOMMY UWAAA..... " teriak seorang anak kecil dengan suara cempreng nya berlari menuju ke arah sang mommy nya berada dengan air mata yang masih setia menemani nya 


" astaga Geo ada apa dengan mu sayang " tanya Gea kaget melihat anak nya sudah tidak seperti dirinya lagi tadi pagi dengan baju compang camping dan seluruh tubuhnya terkena lumpur


" Geo main di mana sayang ? astaga bibi Merry baru saja membersihkan lantai ini " ucap Gea menatap ke arah lantai yang terkena pijakan lumpur cap kaki anaknya


" hiks mommy Geo gak suka bau " rengek anak itu menghentakkan kaki nya geli dan jijik


" iya iya sekarang jawab mommy dulu yang jujur baru pergi mandi " ucap Gea berkacak pinggang 


waktu berlalu begitu cepat sudah 5tahun berlalu sejak seiring berjalan nya waktu semua tampak berubah tidak seperti dulu lagi.walaupun begitu mereka semua tetap berkomunikasi dengan baik sesekali mengadakan acara untuk melepas rindu berbagi pengalaman 


" gak mau Geo mau mandi nya sekarang " ucap Geo bertambah keras menangis


" huff... kalau Geo gak mau kasih tahu mommy ya udah Geo mandi sendiri aja gak usah minta bantu mommy bibi Merry juga gak usah bantu Geo mandi " ucap Gea berpura-pura marah 


Gea tidak bisa marah kepada putra semata wayang nya ini yang begitu imut dan lucu jangan lupakan wajah tampan nya yang menurun ke Abyan


" hiks.... hiks.... tadi Geo main sama Hetty sama Herry tapi mereka kabur terus Geo kejar terus mereka lompat lewati lobang panjang Geo ikutin gak bisa jadi masuk ke dalam terus baju Geo kotor" ucap Geo menjelaskan kronologinya


sedangkan Gea tidak bisa menahan ketawa nya melihat wajah sang anak nya dengan serius nya menceritakan nya 


" hahahahaha " akhirnya tawa Gea pecah


bertepatan dengan Abyan yang baru saja memasuki mansion


" mommy itu kok kotor banget lantai depan peliharaan siapa lagi yang lepas" tanya Abyan seraya memasuki ruang tengah dan belum menyadari kehadiran sang anak 


"DADDY " teriak Geo menatap sang daddy memelas


" loh baby boy ada apa dengan mu hah kau habis mandi di mana " ucap Abyan kaget menghampiri sang anak 


Geo merentangkan tangan nya meminta di gendong Abyan pun langsung membawa sang putra ke dekapan nya sedangkan Gea masih menormalkan ekspresinya


Abyan dan Gea sudah sepakat akan memanggil mommy dan daddy saat bersama sang anak 


" ini kenapa mom wajah anak ku ? " tanya Abyan 


" mommy akan ceritakan nanti sekarang Geo mandi dulu sama mommy daddy juga mandi dulu mommy sudah masak untuk makan malam nanti " ucap Gea mengambil alih gendongan Geo


" BIBI MERRY TOLONG BERSIHKAN RUANG TENGAH " teriak Abyan 


" SIAP TUAN" teriak Bibi Merry 


...✿ ✿ ✿ ✿...


DI KAMAR


setelah makan malam dan menidurkan sang putra Gea dan Abyan sekarang duduk di atas kasur Abyan sejak tadi meminta penjelasan kepada istri nya itu kenapa anaknya sampai masuk ke dalam selokan parit rumah tetangga mereka 


akhirnya Gea menceritakan nya yang sebenarnya dan Abyan tertawa sama halnya dengan Gea yang mendengar tadi


" hahahaha astaga kok bisa masuk ke dalam selokan rumah tetangga terus gimana Herry sama Hetty nya " tanya Abyan


" tadi aku suruh satpam cari untung ketemu mana mahal lagi anjing nya habis di bersihkan langsung ku suruh Frans bawa ke rumah mommy sama papa aja biar anak mu gak main sama mereka terus " ucap Gea kesal


" hei jangan gitu dong ku pikir tadi ada hewan peliharaan tetangga lagi yang masuk ke rumah " ucap Abyan


karena memang semenjak pindah dari mansion lama ke mansion baru yang di penuhi dengan para tetangga -tetangga kerap sering  sekali hewan peliharaan masuk ke mansion hampir setiap hari terkadang 1 minggu sekali.


kadang Gea muak menatap mansion nya tidak pernah bersih sampai-sampai Gea pernah pergi dari mansion bersama Geo ke mansion lama nya tentu saja Abyan tidak setuju dan langsung mencegahnya dan beruntung nya para tetangga nya pada mengerti setelah Abyan memberitahu nya.


...✿ ✿ ✿ ✿...


" oh iya sayang besok kan hari libur gimana kita pergi liburan ke pantai Leo tadi menelepon ku katanya kita kumpul-kumpul saja udah lama gak ketemu juga  " ucap Abyan


" aku setuju sudah lama juga kita gak liburan semenjak Geo masuk sekolah kamu sibuk kerja kita juga lama gak ketemuan sama yang lain nya " ucap Gea


" tapi kamu gak sibuk apa besok aku gak mau ya sampai kamu harus tunda-tunda kerjaan mu demi turutin kita " ucap Gea lagi


" gak lah sayang tenang ada Frans kok yang bakal gantikan aku besok atau bisa juga suruh Began dan Haris " ucap Abyan gelagapan


" gak gak aku gak mau mereka sudah tanggung jawab perusahaan milik ku bukan punya mu jangan sekali-kali kau memerintahkan mereka untuk urusan mu " ucap Gea menatap tajam 


" sekarang mending kita tidur sayang" ucap Abyan mengalihkan pembicaraan


PAGI HARI


08:00 


" Geo astaga sayang jangan lari-lari lantai nya habis di pell bibi Rica loh " teriak Gea dari arah dapur melihat sang anak berlari lari dengan mainan nya 


" wuhu.... ini seru mom Geo suka " ucap Geo senang tanpa pedulikan tatapan sang ibu ratu


" sudahlah sayang biarkan saja dia bermain sepuas nya " ucap Abyan mendekat ke arah Gea


" tapi Abyan nanti kalau dia jatuh gimana itu bakal jadi urusan aku lagi kamu tahu kan gimana manja nya anak kamu kalau sakit " ucap Gea meneruskan acara masaknya

__ADS_1


" dia juga anak kamu loh sayang " ucap Abyan 


" hais bagaimana bisa dia punya sifat sama seperti mu pecicilan nya itu " ucap Gea tidak habis pikir 


" ya mau gimana lagi sayang sudah takdir " ucap Abyan apa ada nya


" mending kamu siap-siap sana sebentar lagi bakal pergi nih 20 menit lagi " ucap Abyan mengambil spatula di tangan Gea


" loh aku belum selesai lagi nih masaknya " ucap Gea


" biar bibi merry aja yang lanjutin kamu siap-siap aja biar Geo aku yang urusin " ucap Abyan mendorong pelan istrinya keluar dari dapur 


Gea mendengus kesal 


" boy sekarang berhenti main nya oke " ucap Abyan mendekat 


" kenapa dad Geo masih mau main " ucap Geo 


" no no sekarang Geo harus siap-siap karena Geo mau ketemu sama uncle Leo dan uncle Lee" ucap Abyan menggendong sang putra


" serius dad Geo bakal ketemu sama mereka " ucap Geo antusias


" iya emang dad pernah bohong sama kamu  " tanya Abyan


Geo menggelengkan kepalanya pelan 


" kalau gitu ayo dad kita siap-siap sekarang Geo gak sabar ketemu uncle Lee dan Uncle Leo " ucap Geo 


" kamu yakin ini tempatnya " tanya Gea melihat ke sekeliling nya


saat ini mereka sudah tiba di daerah pantai


Abyan mengalihkan tatapan nya ke arah lain saat Gea menatap nya


" jangan bilang kamu___" ucap Gea memicingkan mata nya


" UNCLE LEO " teriak Geo saat melihat kehadiran Leo mendekat ke arahnya


" hai boy " ucap Leo langsung menggendong Geo


" kalian lama banget kita tunggu " ucap Leo


" ini nih biang kerok nya di sebelah ku " ucap Abyan melirik ke arah sebelahnya di ikuti arah pandang Leo


" oh jadi ini cuman salah aku aja gitu iya " ucap Gea berkacak pinggang


" eh bukan gitu aku tadi " ucap Abyan gelagapan


" eh ayo kesana yang lain udah tunggu loh " ucap Leo mengalihkan pembicaraan mereka


mereka pun mendekat ke arah yang lain nya yang tengah duduk-duduk santai di kursi


" akhirnya sampai juga kalian " ucap Reyhan menatap kedatangan Abyan dan Gea


" gimana udah jadi belum makanan nya " tanya Leo


" kan baru aja di masak gimana sih " ucap Rezi kesal sembari memasang panggangan


" eh kalian juga ada di sini " ucap Gea kaget melihat kehadiran Rezi dan Ziba


" iya kita di undang datang sama Reyhan " ucap Ziba


" bagus dong gitu " ucap Gea mendekat ke arah Ziba


" astaga kamu hamil " tanya Gea kaget melihat ke perut Ziba yang mulai terlihat membesar


" iya Gea ku bersyukur ku kira aku gak bakal bisa hamil lagi " ucap Ziba mengelus perutnya


" gak boleh gitu setiap perempuan pasti bisa hamil contohnya seperti kamu " ucap Gea


" kau benar aku sempat berpikir untuk bercerai dengan Rezi agar dia bisa dapat perempuan yang lebih sempurna dan layak di banding aku " ucap Ziba


" hei kamu gak boleh gitu dong kamu harus kuat jangan mudah menyerah untung aja si Rezi gak turutin omongan mu " ucap Gea tidak terima


Ziba hanya terkekeh pelan


...✿ ✿ ✿ ✿...


setelah 3 bulan pernikahan Abyan dan Gea tidak lama setelah itu Rezi dan Ziba mengumumkan pernikahan mereka tapi sebelum pernikahan mereka terdapat insiden yang membuat Rezi dan Ziba sedih karena mereka harus kehilangan calon anak nya karena kondisi kandungan Ziba tidak kuat sehingga keguguran pun terjadi akibat Ziba terjatuh saat melakukan beberapa aktivitas di rumah nya tapi beruntung nya Rezi tidak meninggalkan Ziba seorang diri walaupun dalam keadaan terpuruk seperti itu dan tuhan sekarang sudah mempercayakan mereka berdua untuk menitipkan buah hatinya


apa kabar dengan Reyhan,Lee,Leo dan William mereka masih sama jomblo tidak ada status yang mampu merubah mereka sampai saat ini.


" ihh gemas banget sih anak siapa sih kamu hah " ucap William gemas mencubit pipi cubby Geo


" sakit loh uncle Will "ucap Geo mengusap pipinya


" heh jangan kau cubit anak ku keras-kerah heh " ucap Abyan melihat William sedari tadi tidak berhenti mencubit anaknya


" terserah ku dong" ucap William cuek

__ADS_1


" makanya nikah sana biar bisa produksi kayak gini " ucap Rezi menimpali


" iya tuh dari pada mengagumi anak orang terus mending nikah aja " ucap Leo


" heh sadar diri aja ya kau kalau bicara " ucap William tidak terima


" heh kamu kira aku gak punya pasangan apa " ucap Leo kesal melempar undangan di atas meja


" serius ini Le kau mau nikah " ucap Reyhan tidak percaya


" iya lah serius di kira main-main apa " ucap Leo


" perempuan mana yang mau nikah sama modelan kayak mau Le " ucap William


" tentu lah ada kan aku ganteng kaya pintar gak kayak kamu makanya gak laku-laku " ucap Leo


" bangsat kamu Le " umpat william kesal


" kalian ngapain sih ribut banget dari tadi " ucap Gea menghampiri yang lain nya bersama Ziba di sampingnya


" ini loh Gea Leo mau nikah " ucap Lee


" hah seriusan sama siapa ih gak nyangka kau kau mau nikah " ucap Gea kaget


" ya dikira aku mau jomblo seumur hidup apa aku juga mau nikah punya anak dong biar anak kita bisa saingan " ucap Leo


" heh aku tidak akan membiarkan anak ku berteman dengan anak mu nanti " ucap Abyan memeluk anaknya


" emang kenapa apa salahnya berteman dengan anak ku nanti pasti anak ku lebih ganteng dari anak mu nanti " ucap Leo kesal


" aku tidak ingin anak ku nanti tercemar dengan sifat anak mu ya " ucap Abyan


" lah emang kenapa ada yang salah dengan sifat anak ku hah nanti " ucap Leo


" tentu aja salah karena sifat mu saja sudah membuat anak ku tercemar apa lagi anak mu nanti " ucap Abyan


" HEH SEMBARANGAN KAMU YA KALAU BICARA " teriak Leo kesal


" sudahlah kalian ini kayak anak kecil aja loh sudah sudah sekarang makan siang aja pasti Ziba sudah lapar " ucap Gea


mereka pun makan siang bersama sembari berbincang sedikit


17:30


" hah gak lama matahari terbenam " ucap Leo menatap ke arah langit


" sudah lama aku gak pernah lihat sunset " ucap Gea menatap matahari yang sebentar lagi akan terbenam


" ehem mending sekarang kita bernyanyi sambil menikmati sunset " ucap Reyhan memegang gitar nya


" baiklah siapa yang mau request sebuah lagu " tanya William


" em aku " ucap Ziba


" silahkan nyonya " ucap William


Ziba pun mulai menyanyikan bagian depan lagunya di ikuti iringan musik gitar dari Reyhan dan mereka menikmati sunset bersama seperti anak muda pada umumnya dan juga untuk mengenang momen langka ini untuk suatu hari nanti saat mereka sudah punya anak dan sudah mulai menua karena umur tidak ada yang tahu kecuali tuhan 


...-...


...-...


...-...


...-...


...-...


...-...


...-...


...-...


...-...


...-...


...-...


...-...


GIMANA MENURUT KALIAN BAGUS APA NGGAK INI UPDATE TERAKHIR YA GAK ADA EXTRA PART LAGI ❤️😙


TERIMAKASIH YANG SUDAH SETIA MEMBACA KARYA AUTHOR SALAM DARI KALTIM SEMUANYA (◍•ᴗ•◍)❤


JANGAN LUPA BACA KARYA BARU AUTHOR YA TEMAN-TEMAN 😘😁🥰


TERIMAKASIH SEMUANYA

__ADS_1



__ADS_2