Takdir Yang Menentukan

Takdir Yang Menentukan
Season 2 PART 11


__ADS_3

Ziba terkejut menatap takut ke arah Abyan tetapi pandangan rasa takut itu segera ia hapuskan


" kau kenapa pulang sangat cepat masih ada 6 hari lagi kan di sana "ucap Ziba terkejut dan takut


" seharusnya aku yang bertanya seperti itu kenapa jam segini kau baru pulang dari mana saja kau hah dan satu lagi aku pulang besok atau hari ini bukan urusan mu sama sekali paham di mana kunci mansion nya "ucap Abyan dingin


Ziba hanya mampu terdiam seribu bahasa dan langsung menyerah kan kunci mansion nya


klik...


Abyan segera masuk ke dalam mansion nya dan menuju ke arah kamar nya


akhirnya Abyan selesai membersihkan tubuh nya yang lengket dan bergegas keluar kamar karena Abyan sudah sangat lapar sekarang


" saat Abyan sampai di dapur satu kata dalam benak Abyan sepi di mana semua orang "batin Abyan


Abyan menyusuri semua yang ada dalam mansion dan tidak ada orang sama sekali


" Abyan mulai geram apa ziba memecatnya "batin Abyan


Abyan pun segera menaiki tangga dan menuju ke kamar nya Ziba ya memang setelah menikah Ziba membuat sebuah peraturan bahwa ia tidak akan tidur sekamar dengan Ziba dan juga Abyan merasa bahwa anak yang di kandung nya pun bukan anak nya Abyan selalu berpikir seperti itu


Abyan mengetuk pintu kamar Ziba awalnya pelan tetapi karena tidak ada yang menjawab sedari tadi Abyan kembali mengetuk nya sedikit lebih keras


" Ziba buka pintu nya "ucap Abyan berteriak


" ah iya sebentar "ucap Ziba dari dalam kamar


klik....


" ada apa "tanya Ziba santai


" kau tanya ada apa di mana semua para maid "ucap Abyan menatap Ziba tajam


" aku menyuruh mereka semua untuk pulang tidak masalah bukan "ucap Ziba tanpa rasa bersalah


" kau...."ucap Abyan geram


" baiklah kalau begitu sekarang masakan aku makanan aku sangat lapar "ucap Abyan dan berlalu pergi


Ziba segera menutup pintu kamar dan menuju ke dapur


Abyan pun memutuskan untuk ke kamar nya dan segera menghubungi seseorang


" halo Abyan aku sudah memesan tiket mungkin sekitar pukul 11 malam aku akan sampai "ucap Rehan


" kau tidak perlu kemari titipkan saja semua barang ku sama asisten mu dan aku ingin kau melakukan sesuatu untuk ku "ucap Abyan menjelaskan


" kau ini membuat ku kesal sudah capek aku menunggu di bandara dan sekarang kau bilang aku tidak perlu pergi "ucap Rehan kesal


" sudah kau diam saja lakukan ucapan ku dengar ya aku ingin kau memantau setiap aktivitas yang di lakukan Geandra dan laporkan padaku keseharian nya setiap hari dan jangan sampai dia terluka walau setitik pun mengerti dan perlu kau ingat dia saat ini tengah mengandung anak ku dan dia berada di rumah sakit Toronto general hospital kau urus administrasi nya mengerti dan jaga dia baik baik "ucap Rehan menjelaskan secara detail


" apa dia hamil anak mu bagaimana bisa kau berselingkuh dari istri mu "ucap Rehan terkejut


Abyan berdecak kesal


" tidak aku hanya tidak sengaja saat itu sudah lah lakukan perintah ku mengerti "ucap Abyan dan mematikan sambungan telepon nya


tanpa di sadari sejak tadi seorang perempuan tengah mendengar semua percakapan Abyan barusan awalnya dia berniat untuk memanggil Abyan untuk makan dan malah berakhir dia mendengar berita bahwa Gea hamil anak nya abyan membuat wanita itu murka dan mengepalkan kedua tangan nya


" aku akan membuat mu menderita Geandra aku sudah memperingatkan mu karena kau melanggar kau lihat saja apa yang akan terjadi "batin wanita itu dan berlalu pergi menuju ke arah kamar nya


...✿ ✿ ✿ ✿...


seorang gadis ah ralat lebih tepat nya seorang wanita yang masih terlelap dalam tidur nya setelah semalaman menangis dan meratapi nasib nya ia sama sekali tidak terganggu walaupun cahaya matahari telah memasuki celah celah jendela kamar inap


siapa lagi kalau bukan Geandra


di saat suara ketukan pintu lah membuat wanita yang masih asik terlelap dan menikmati alam mimpi nya kini tersadar


Gea mengerjapkan mata nya dan menyesuaikan dengan keadaan sekitar


" masuklah "ucap Gea itu berteriak


klik...


" selamat pagi nona agata ini sarapan anda"ucap perawat itu dan meletakan nampan berisikan semangkuk bubur dan segelas air putih tidak lupa dengan beberapa obat


" pagi juga suster ah terima kasih atas sarapan nya kalau boleh tahu kapan saya bisa keluar "tanya Gea


" siang nanti pukul 10 anda sudah bisa check out dari sini "ucap suster itu memandang Gea


" ah iya kalau misalnya sekarang ini apa bisa soalnya saya masih ada banyak urusan "ucap Gea bernegosiasi dengan suster di hadapan nya


" kalau begitu biar saya tanyakan terlebih dahulu dengan dokter nya saya permisi selama sarapan nyonya "ucap perawat itu dan berlalu pergi


Gea menganggukkan kepala nya dan mengambil nampan di atas nakas dan meletakan di hadapan nya


dapat Gea lihat dari warna nya sudah membuat nya tidak berselera untuk memakan nya


Gea meletakan nya kembali dan berniat membawa nampan itu di atas nakas tetapi Gea ingat lagi kalau saat ini bukan hanya dia sendiri ada kehidupan lain yang sedang tumbuh di rahim nya dan juga semalam Gea ingat tidak makan sama sekali


Gea menarik kembali nampan itu dan memakan bubur yang berada di mangkuk walaupun rasa nya pahit tetapi Gea harus makan demi bayi nya tinggal satu suapan lagi tapi Gea tidak sanggup untuk memakan nya


Gea segera meminum air hingga tandas untuk menghilangkan rasa pahit di lidah nya dan tidak lupa minum vitamin saat Gea selesai meminum vitamin itu sampai habis ponsel nya berdering di lihat nama Haris tertera di sana


Gea berdehem sebentar

__ADS_1


" iya ada apa "tanya Gea


" astaga nona Agata anda kemana saya sangat khawatir dan yang lain juga sejak kemarin anda tidak ada di ruangan anda di mansion pun tidak ada apa anda baik baik saja dan di mana sekarang lokasi anda ponsel anda juga tidak dapat di hubungi "ucap Haris histeris


Gea berdecak kesal


" sudah lah Haris aku baik baik saja aku hanya menginap di hotel karena aku merasa bosan dan butuh refreshing sebentar "ucap Gea bohong


" ah syukurlah kalau anda baik baik saja tetapi kenapa anda tidak menjawab panggilan saya dan yang lain nya nona seharusnya anda memberitahu kami terlebih dahulu agar kami tidak panik"ucap Haris


" kalau masalah itu aku lupa dan juga ponsel ku semalam lowbat dan aku tidak tau kalau kalian akan menelepon ku "ucap Gea menjelaskan


sekarang yang ada di otak nya adalah rencana seperti itu Gea tidak tahu itu masuk akal atau tidak Gea tidak memikirkan nya lagi saat ini seperti buntu otak nya


" baiklah kalau begitu nona Agata sekarang anda berada di hotel mana saya akan menjemput anda sekarang "ucap Haris


Gea gelagapan bingung harus memberitahu bagaimana


" ehh anu Haris kau tidak perlu menjemput ku aku bawa mobil sendiri "ucap Gea cepat


" tapi nona mobil anda saat ini berada di parkiran kantor nona "ucap Haris tanpa rasa bersalah


Gea mengumpat dalam hati


"oh ayolah Gea kenapa kau jadi bodoh seperti ini dalam hal membohongi seseorang "batin Gea kesal


Saat Gea akan berbicara Haris dengan cepat menyela ucapan nya dan itu membuat Gea terdiam


" maaf nona sebelumnya saya tahu anda saat ini berbohong dan anda sedang tidak menginap di hotel manapun dan juga saya sempat melihat anda di bawa tuan Abyan saya merasa anda aman bersama nya dan saya tidak berniat untuk menghentikan nya karena saya tidak ingin terlalu ikut campur dalam urusan kehidupan pribadi anda karena anda sendiri yang mengatakan untuk urusan masalah pribadi tidak boleh ada yang ikut campur tangan karena itu private tetapi kalau ingin menceritakan nya itu tidak apa apa sebab itulah nona agata kalau ingin bercerita saya siap mendengarkan nya kalau begitu saya tutup telepon nya nona saya akan menyuruh metta membatalkan semua jadwal anda terima kasih saya akan menjemput anda 20 menit lagi "ucap Haris menjelaskan dan mematikan sambungan telepon secara sepihak


sedangkan Gea masih tertegun dan terdiam di tempat dan kembali aku tersadar saat pintu di ketuk dan di buka


klik....


" maaf mengganggu nona Agata "ucap perawat tadi


" ah iya silahkan suster "ucap Gea


suster itu masuk dan bersama seorang dokter


" halo cantik "ucap dokter wanita itu


" halo juga bu dokter "ucap Gea


" biar saya periksa dulu ya " ucap dokter itu


" ah iya silahkan dok "ucap Gea


setelah selesai pemeriksaan dokter tersebut memandang Gea


" iya dok boleh "ucap Gea senang


" baiklah kalau gitu sebentar suster tolong ambil kan  transducer nya"ucap dokter perempuan


" baik dokter"ucap perawat itu


saat suster itu keluar ponsel Gea berbunyi


awalnya Gea hanya membiarkan saja mungkin dia akan lelah sendiri tetapi kembali dia menelepon hingga panggilan ke 4 baru Gea mengangkatnya.


" ada apa "ucap Gea kesal tetapi


" maaf mengganggu nona agata tetapi 30 menit lagi akan ada meeting "ucap Liana


" aku tidak percaya ini meeting di saat aku sedang terpuruk seperti ini oh ayolah katanya Haris semua jadwal ku di batalkan "batin Gea


" katanya Haris jadwal ku hari ini di batalkan semua bagaimana kalian ini tidak menepati sesuai ucapan nya aku tidak pernah mengajari kalian dalam bekerja yang nama nya pemberi harapan palsu dan aku ingin semua jadwal ku hari ini di batalkan "ucap Gea kesal dan marah


" tapi nona ini atas kemauan dari klien kita dia mengatakan meminta meeting di hari ini kalau tidak dia akan membatalkan kerja sama nya "ucap Liana takut


" aku tidak perduli walaupun dia batalkan kerja sama nya aku juga tidak akan bangkrut hanya dengan membatalkan kerja sama dengan klien itu masih banyak yang mau bekerja sama dengan perusahaan ku dan siapa klien itu berani sekali dia mengatur ku dia yang mulai mengadakan kerja sama dengan ku dan mau membatalkan nya cih aku tidak perduli "ucap Gea kesal


" baiklah nona Agata akan saya sampaikan kepada klien kita yang bernama Mr.Cardian pemilik PT.M.U.AQ "ucap Liana


" oke baiklah dan seharian ini jangan ada yang mencari ku mengerti aku hanya ingin sendirian sehari ini kalau ada orang yang tidak di kenal tolong kau beritahu saja kalau aku ada perjalanan bisnis ke bandung mengerti "ucap Gea


" baik nona Agata kalau begitu saya tutup dulu telepon nya "ucap Liana


Gea hanya berdehem dan mematikan sambungan telepon ia menghela nafas dan memijat pelipis pelan tidak lama kembali ponsel nya berdering di lihat siapa yang menelpon ternyata Aliza kalau Began atau Haris mungkin Gea akan langsung mencaci maki nya tetapi karena ini bukan Gea berusaha menetralkan suara nya kembali karena serak akibat berteriak dan berceramah sejak tadi


Gea berdehem sebentar dan langsung mengangkat sambungan telepon


" iya halo aliza ada apa menelpon ku pagi sekali "tanya Gea lembut


saat itu Gea mendapat isyarat dari dokter perempuan dan suster di hadapan ku dan aku juga tidak tahu sejak kapan suster itu sudah berada di ruang kamar inap nya


Gea segera berbaring dan dokter itu menyikap pakaian nya sedikit dan mengoleskan semua gel di atas permukaan perut dan itu memberikan kesan dingin atas gel nya di tambah dengan ruangan yang ber-AC dan tidak lama alat di hadapan nya menyala


Gea tidak tahu alat apa itu karena memang ia tidak kuliah di jurusan kebidanan intinya tentang yang berbau obat dan berbagai perlengkapan lain nya melainkan sebuah berkas computer dan map yang lain nya itulah jurusan nya hingga kini ia menjadi seorang yang sukses berkat jurusan perkuliahan dulu ya walaupun Gea pintar dan ber-IQ tinggi dan itu hanya berlaku saat ia berada di lingkungan habitat seperti kantor dan ruangan meeting tetapi kalau sudah menyangkut rumah sakit seketika otak yang pintar langsung lenyap entah kemana


sejak tadi Gea hanya mendapat omelan dari Aliza karena ia tidak membalas pesan nya hanya di lihat saja dan tidak menghubungi nya sama sekali


saat benda itu bergerak di atas perut


Gea segera mematikan sambungan telepon secara sepihak dan biarkan saja Aliza akan kesal akan ia urus nanti tapi sekarang Gea hanya terfokus ke layar di depan nya saat ini


di saat Gea selesai menelpon dokter itu pun mulai menjelaskan padaku

__ADS_1


" nona anda lihat ada 2 titik hitam itu "ucap dokter perempuan itu


Gea menganggukkan kepala dan mata nya tiada henti menatap monitor di depan nya saat ini


";itu adalah sebuah janin "ucap dokter perempuan itu


Gea terperangah dan menatap ke arah dokter itu


" berarti kembar ya dok "tanya Gea tidak percaya


dokter perempuan itu menganggukkan kepala nya


"!iya nona anda mengandung anak kembar saat ini dan anda akan melakukan kontrol lagi di saat 3 minggu sekali "ucap dokter perempuan itu pun segera mencatat sesuatu di buku


" ini nona tolong di simpan dan di saat pertemuan selanjutnya harus di bawa ya dan kalau ada terdapat masalah beritahu saja saat pertemuan nanti tidak perlu sungkan ya nona "ucap dokter perempuan itu


Gea menganggukkan kepala nya dan menerima buku dari nya


" apa saya boleh pulang sekarang dokter "ucap Gea bertanya


" tentu sebentar saya lepaskan dulu infusan nya "ucap dokter perempuan itu


" oh ya boleh tidak jangan panggil dokter sepertinya kita seumuran berapa umur mu "tanya dokter perempuan itu yang masih setia melepas infusan


" ah umur saya 27 tahun dok dan nama saya Geandra panggil gea aja "ucap Gea memperkenalkan diri


" nama yang indah dan usia kita cuman beda 2 tahun saja dan nama dokter Syntia panggil kak Tia aja"ucap dokter Syntia


" baik kak tia "ucap Gea tersenyum senang


" maaf lancang bertanya nih nona agata ini yang punya perusahaan terkenal itu yang nama nya Geandra Cornelia Agata itu ya "tanya perawat itu takut dan malu


" iya emang kenapa ya suster "tanya Gea bingung


" ah benarkah boleh kah saya "ucap perawat itu terhenti sembari mencari sesuatu entahlah


" apa yang kau cari suster Itta "tanya dokter syntia


"aku mencari kertas dan ah dapat "ucap perawat yang bernama Litta itu


" bisakah anda tanda tangan di note ini dan jangan lupa tuliskan nama ku dan anak ku "ucap perawat itu memberikan Gea kertas note dan ballpoint


" siapa nama nya "tanya Gea


" Itta dan Letti "ucap perawat bernama Itta itu


Gea menulisnya dan tidak lupa cap tanda tangan .


" ini sudah selesai"ucap Gea memberikan nya


" terima kasih banyak nona Agata dan dokter Syntia kalau begitu saya pamit dan asalkan anda tahu nona Agata anak saya nge-fans sama anda sampai dia selalu menonton acara tv anda "ucap perawat Itta menjelaskan


" oh ya kalau begitu sampai kan salam ku pada nya dan ah tunggu sebentar "ucap Gea senang sembari mengambil tas di atas nakas


Gea mengeluarkan 2 batang coklat ya memang ia selalu menyimpan banyak batang coklat di tas agar setiap ada yang minta foto dan tanda tangan selalu ia berikan karena memang Gea selalu bekerja sama dengan PT.MIL.K jadi sebab itulah setiap perjumpaan meeting perusahaan mereka selalu memberi kami 3 sampai 4 kardus sebab itulah lebih Gea membagikan nya saja dari pada membuang nya dan juga semua karyawan pun selalu di berikan nya


" eh terima kasih nona agata untuk coklatnya "ucap perawat Itta


" iya sama sama suster "ucap Gea dan dia pun izin keluar


" dan ini "ucap ku memberikan 2 coklat lagi untuk dokter Syntia


" untuk ku "ucap dokter Syntia


Gea menganggukkan kepala nya


" biasa nya kau akan memberikan coklat hanya untuk orang yang meminta foto dan tanda tangan darimu "ucap dokter Syntia


Gea tertegun


" kok dokter syntia tahu "tanya Gea


dia hanya tersenyum


" karena anak ku suka dengan acara tv mu "ucap dokter Syntia


Gea menganggukkan kepala nya


" dan berarti ini untuk anak anak dokter Tia saja "ucap Gea menambahkan nya menjadi 4 coklat


" ini terlalu banyak cukup 2 saja "ucap dokter Tia


Gea menggeleng keras


" ambil saja semua nya "ucap Gea memaksa


" tapi..."ucap dokter Syntia terhenti


Gea bisa membaca raut wajah nya kalau dia merasa tidak enak dan mungkin dia berpikir coklat nya akan habis Gea kembali menggeleng


" coklat nya tidak akan habis dokter Tia soalnya masih ada 2 kotak kardus lagi yang masih bersegel belum di buka dan juga coklat itu tidak akan pernah habis setiap hari nya "ucap Gea menjelaskan


dan dapat Gea lihat kalau dokter syntia menghela napas


" baiklah aku menerima nya terima kasih Gea "ucap dokter Syntia


" sama sama dokter Tia kalau begitu aku pamit dulu ya masih ada urusan"ucap Gea beranjak dari brankar kasur menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya

__ADS_1


__ADS_2