Takdir Yang Menentukan

Takdir Yang Menentukan
Episode 5


__ADS_3

Hari ini adalah hari dimana akan diadakan bimbingan untuk olimpiade.


Aysha yang sejak terlihat tidak bersemangat keluar dari kelas dengan wajah yang murung, bukan dia tidak mau mengikuti olimpiade itu, tapi memang penyakit ny aysha ini adalah gak pede, trus tidak percaya optimis jadi selalu pesimis, bahkan dia sudah berniat untuk kabur, tapi ya dia g berani.


Farhan yang melihat Aysha dengan wajah seperti itu datang menghampiri kemudian mengajaknya duduk di bawah pohon dekat kantin.


" sya, km knpa? koq wajahnya g semangat gitu? tanya Farhan.


" ngga pa² Han, aku biasa aja" jawab Aysha sambil pura-pura tersenyum.


" jangan bohong,aku perhatiin dari tadi kamu g semangat gitu , padahal kita mau bimbingan buat olimpiade loh" ucap Farhan.


"nah itu dia, apa aku mundur aja ya han, koq aku g pede ya" balas Aysha.


"kenapa? kamu itu pinter, makanya sekolah milih kamu, tapi ko kamunya gitu sih" balas Farhan meyakinkan.


" aku pesimis han, aku takut mengecewakan" ucap Aysha sambil menundukkan kepalanya.


" sya..." panggil Farhan sambil memegang bahu Aysha.


" aku yakin kamu bisa, kamu harus optimis"


" aku g percaya optimis han, karena setiap aku optimis pasti kecewa" jawab Aysha yang masih menundukkan kepalanya.


"huff....." Farhan menarik nafasnya kasar.


" kamu belum apa-apa sudah menyerah, sekolah memilih kamu itu g sembarangan, melalui seleksi, sekolah menjatuhkan pilihannya kepada kita, karena mereka yakin kita mampu, jadi stop jangan berpikiran kamu akan mengecewakan" terang Farhan dan itu berhasil membuat Aysha tersenyum kecil.


"ingat sya All izz well" ucap Farhan,dan kata All izz well itu adalah kata yang sering di ucapkan Farhan untuk memberi semangat pada Aysha, dan kata itu pula yang berhasil membuat Aysha tersenyum dan semangat lagi.

__ADS_1


"terima kasih Han" ucap aysha sambil tersenyum, dan tak lupa Farhan juga ikut tersenyum.


(melihat senyuman mu itu membuatku bahagia sya, jangan menyerah aku akan menjadi penyemangat mu ketika kamu pesimis lagi ) gumam Farhan dalam hati.


Ya, Farhan dari sejak awal bertemu memang sudah tertarik pada Aysha, tapi dia menyembunyikan itu semua, bahkan Farhan juga tau kalau sahabatnya Angga menyukai Aysha, tapi dia yakin jika dia memang berjodoh dengan Aysha, suatu saat nanti akan ada saatnya dia akan bersama dengan Aysha. biarlah takdir yang menentukan semuanya.


1 jam kemudian kelas bimbingan olimpiade di mulai, Aysha bergabung bersama Angga dan gilang di bimbingan kelas olimpiade matematika. Angga duduk di sebelah Aysha, dan gilang di Belakang Angga.


"sya, kamu udah makan?" tanya Angga.


" udah ngga,, tadi sebelum kesini makan seblak sama cireng...hehe" jawab Aysha.


" hah....itumah bukan makan dodol" ucap Angga.


"trus klo bukan makan apa dong,,kan sama-sama mengenyangkan...hehe" balas Aysha.


"pulang bimbingan kita makan ya" ajak angga.


" g ada bantahan" ucap Angga dengan tegas.


"iya deh" jawab Aysha dengan terpaksa.


ya ,Angga sngat tau kebiasaan Aysha yang suka lupa makan kalau sudah makan seblak, makanya dia sengaja mengajak Aysha untuk makan sehabis bimbingan olimpiade ini.


tak terasa 2 jam berlalu, akhirnya bimbingan untuk olimpiade selsai tepat pukul 14.30 wib.


"akhirnya selesai juga" ucap Aysha sambil meregangkan otot-otot nya yang kaku karena selama 2 jam dia duduk.


"ayo sya ke kantin" ajak Angga.

__ADS_1


" eh... iya seben...." belum juga Aysha selsai dengan ucapannya Angga sudah menarik tangannya.


" Angga.... lepasin dong tangan ku sakit" ucap aysha sambil merintih.


" eh maaf sya,, g sengaja...abis kamu ngelamain" balas Angga sambil cengengesan.


" apa sih kamu ny aja yang g sabaran" balas Aysha.


" hehehe..." Angga nyengir menunjukkan Gigi rapihnya.


dari belakang mereka terdengar ada yang manggil.


" angga.... Aysha"


Angga dan Aysha sama-sama menoleh.


"mau kemana sih buru buru" ucap gilang sambil ngos-ngosan.


" ke kantin" jawab Angga ketus.


" napa sih lu ngga, jutek banget" balas gilang


" elu gangguin" jawab Angga.


"apa sih ngga, gilang gangguin apa? " ucap Aysha dengan polosnya.


" eh... itu" ucap Angga sambil menggaruk-garuk lehernya yang tidak gatal.


"udah ah ayo" ajak Angga untuk mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


tanpa mereka sadari, sedari tadi ada yang memperhatikan mereka dengan wajah yang kesal, ya dia adalah Icha yang memang menyukai Angga.


ngga,,, apa kamu menyukai Aysha? gumam Aysha dalam hatinya.


__ADS_2