Takdir Yang Menentukan

Takdir Yang Menentukan
Season 2 PART 12


__ADS_3

setelah selesai bersiap Gea segera keluar


" Permisi mbak"ucap Gea


" Ada yang bisa dibantu nona "ucap wanita resepsionis tersebut


" Aku ingin membayar tagihan semalam atas nama Geandra Cornelia Agatha"ucap Gea menjelaskan secara detail


" Tunggu sebentar ya mbak"ucap wanita resepsionis


" Maaf nona atas nama Geandra Cornelia Agatha sudah membayar tagihannya"ucap mbak resepsionis tersebut"


" siapa yang membayar tagihan ku "batin Gea


" Em mbak kalau boleh tahu siapa yang membayarnya " tanya Gea


" Maaf nona tapi orangnya tidak ingin menunjukkan identitas sama sekali jadi saya tidak tahu namanya"ucap Mbak resepsionis


" apa Mbak masih ingat dengan ciri-ciri orang itu "tanya Gea


tampak di lihat wajah Mbak resepsionis itu seperti sedang berpikir mungkin dia sedang mengingat-ingat identitas orang tersebut


" Dia memakai pakaian kantor dasi berwarna hitam tidak lupa dengan kacamata dan mungkin tingginya sekitar 170 cm "ucap Mbak resepsionis menjelaskan


" Gea tanpa berpikir ciri-ciri itu bukanlah ciri-ciri began ataupun Harris tapi siapa" batin Gea


" Baiklah Mbak terima kasih atas infonya saya permisi "ucap Gea berlalu pergi


" Iya sama-sama nona "ucap Mbak resepsionis"


Gea segera keluar dari gedung rumah sakit dan segera membuka ponsel nya akan memesan sebuah taksi


Tidak mungkin kan ia menelepon sopir ataupun orang di mansion mereka akan tahu keberadaan nya saat ini sebab itulah aku lebih memilih memesan taksi saja


10 menit menunggu akhirnya taksi nya tiba


" Non Agata "ucapan sopir itu


" Ya pak saya memesan taksi tadi"ucap Gea


" baiklah non silakan masuk "ucapan sopir tersebut mempersilahkan Gea duduk di bangku belakang


" Kita akan kemana non Agata"tanya Pak sopir


" ke alamat ini ya pak " ucap Gea menunjuk kan Ponselnya


" Baik non Agatha "ucap pak sopir taxi


15 menit akhirnya sampai


" Ini pak uangnya terima kasih"ucap Gea


" Iya sama-sama non Agata saya permisi dulu"ucap pak sopir taxi dan berlalu pergi


Gea memasuki kawasan mansion


Gea melangkahkan kaki nya masuk kedalam dari jauh dapat di lihat semua lampu mati kecuali yang lampu dapur yang menyala di sana Gea melihat Haris Metta Began duduk di kursi makan dengan ponsel mereka masing-masing mereka tidak menyadari kehadiran sang bos saat ini


Gea berdehem untuk menyadarkan mereka bertiga


Mereka mengalihkan pandangannya menatap ke arahku dengan terkejut mereka langsung menghampiriku dengan senang seolah-olah mereka mendapat sebuah balon dan permen oleh ibunya


mereka semua hendak memeluk Gea tetapi saat Gea mengatakan sesuatu yang membuat mereka menghentikan pergerakan nya


" potong gaji "ucap Gea dengan cepat


Began Harris dan Metta pun langsung terdiam di tempat dan berdehem untuk mencair kan suasana,


" nona kemana saja kenapa tidak ada kabar sejak kemarin kami semua khawatir mencari anda "ucap Began


" iya nona saya sampai datang ke London untuk mencari nona secara langsung" ucap Metta


" aku sudah tahu "ucap Gea santai


" sekarang aku lelah ingin istirahat "ucap ku dan berlalu begitu saja menuju ke kamar


dapat di pastikan Began Haris Metta menatap nya cengo dan bingung saat ini


Gea merebahkan tubuh nya di atas kasur


" ahh sangat melelahkan padahal hari ini aku tidak mengangkat beban apapun" gumam Gea


Gea memejamkan mata nya sejenak berniat untuk menghilangkan rasa lelah entah kenapa itu malah membuat nya mengantuk ia pun langsung tertidur tanpa mengganti pakaian dan membuka sepatu


Gea terbangun kala alarm jam berbunyi ....


Gea mengerjapkan mata ku dan duduk di atas kasur melihat ke arah jam pukul 12 siang ternyata


dan saat akan berdiri


semua tampak menjadi 2 sekarang Gea memijat kepala yang teramat pusing

__ADS_1


" huh sama seperti kemarin "batin Gea


Gea merebah kan tubuh nya di atas kasur dan kembali memejamkan mata nya


" ini tidak bisa di biarkan "batin Gea


jangan sampai ada yang mengetahui tentang kehamilan ku ini dan hanya satu cara yang bisa Gea lakukan saat ini


Gea mengambil ponsel ku dan memesan 3 tiket untuk kembali ke indonesia Gea berniat untuk pulangkan Haris Began dan Metta jadi hanya Gea saja lah sendiri di London dan ia akan mengurus pekerjaan semua nya lewat email saja dan Gea akan menetap di London untuk selama nya Gea sudah memikirkan sejak semalam saat di rumah sakit Gea tidak ingin bertemu lagi dengan Abyan dan juga tidak ingin ada yang tahu tentang kehamilan nya terutama para sahabat nya biarkan lah ini menjadi rahasia


Gea akan memberitahu mereka semua nanti di saat yang tepat di saat aku sudah siap untuk menceritakan nya ya walaupun sebaik apapun rahasia di tutupi pasti akan tercium juga hanya perumpamaan saja


Gea segera bangkit dari atas kasur dan segera membersihkan tubuhku yang lengket


20 menit lama nya Gea sudah wangi sekarang dengan daster bermotif bunga mawar


Gea menuruni anak tangga dapat ku hirup dari hidungku kalau saat ini yang memasak di dapur Gea segera menuruni anak tangga dengan cepat dan langsung menuju ke arah dapur dan benar saja Metta Began dan Haris mereka bertiga sedang memasak di dapur aku pun perlahan mendekat dan duduk di kursi makan dengan sangat pelan agar tidak menghentikan aktivitas mereka


agar tidak terlalu canggung memang benar di saat kami tengah berkumpul bersama pasti suasana akan canggung apalagi bila ada Gea tetapi kalau Gea tidak ada mereka seperti seorang bar-bar yang memiliki kepribadian ganda Gea heran padahal Gea tidak memakan manusia tapi kenapa mereka takut pada nya


20 menit lama nya akhirnya hidangan mereka selesai


mereka berbalik betapa terkejutnya mereka bahwa aku sudah duduk manis di kursi makan dan menatap mereka sembari tersenyum tipis


" hey kenapa melamun letakkan di meja makan aku sudah lapar sejak tadi "ucap Gea menyadarkan alam bawah sadar mereka bertiga


" eh iya nona sebentar "ucap Metta dan meletakan semangkuk sayuran dan beberapa lauk pauk lainnya


semua sudah terhidang di meja makan tanpa basa basi kami pun langsung memakan nya dalam diam


setelah selesai Gea pun berniat untuk membersihkan nya tetapi di langsung di hentikan oleh Metta dan Began


" eh biar saya saja nona ,nona pasti lelah "ucap Metta dan merebut beberapa piring kotor di tangan nya


" baiklah " ucap Gea santai


dan berlalu pergi dari dapur tetapi sebelum itu kembali aku berbalik karena memang saat turun dari kamar Gea berniat ingin menyampaikan sesuatu dan malah berujung dengan makan siang untung saja aku masih mengingatnya


" ehh tunggu kalian "ucap Gea menghentikan aktivitas mereka bertiga


" ada apa nona apa nona butuh sesuatu "tanya Haris


" selesai nanti kalian temui saya di taman belakang "ucap Gea dan langsung berlalu pergi


" baik nona"ucap mereka bertiga


Gea mendudukkan diri nya di kursi taman dan menghela napas gusar


karena Gea berpikir tidak semua perempuan seberuntung seperti diri nya yang bisa mengandung karena banyak di luar sana perempuan seperti yang sudah menikah menginginkan seorang anak tetapi mereka belum di karunia sama sekali ada juga yang tidak bisa hamil terpaksa harus melakukan pemeriksaan di rumah sakit sebab itulah Gea tidak ada niatan sama sekali untuk menggugurkan nya dan bagiku ini adalah anugerah dari tuhan


yang tuhan berikan pada nya untuk kedepannya dan Gea sebagai umatnya hanya bisa mengikuti jejaknya saja dan tetap lah berdoa agar di beri kemudahan dalam menghadapi segala cobaan


sedang asik mengelus perut nya suara seseorang menyadarkan nya


" kemari lah "ucap Gea memanggil mereka dari jauh


" apa yang ingin anda katakan nona "tanya Began


" aku memesan 3 tiket untuk kalian kembali ke indonesia dan nanti sore pukul 3 sudah harus di bandara urus semua keperluan yang ada di perusahaan kalau hal yang mendesak seperti meeting dan urusan kontrak lain nya kirim via email pada ku dan jangan sampai ada yang tahu kalau aku tidak kembali ke indonesia bersama kalian terutama para karyawan di perusahaan bila karyawan bertanya tentang ku katakan aku ada di dalam ruangan kalau mereka mengantarkan proposal atau berkas Metta yang akan mengambilnya dan berikan alasan yang masuk akal l dan satu hal yang kalian harus tahu aku akan menetap di London entah sampai kapan "ucap Gea


" baik nona "ucap mereka bertiga


" baiklah kalian bisa pergi"ucap Gea


" kami permisi dulu nona"ucap mereka bertiga dan berlalu pergi


setelah mereka pergi Gea melanjutkan mengelus perut entah kenapa Gea sangat suka mengelus perut nya mungkin ini akan menjadi hobi mulai sekarang


Gea kembali masuk ke dalam mansion dan di rasa ingin tidur saja sepanjang hari ini saat Gea membuka knop pintu Metta tiba tiba berlari ke arah nya


" ada apa "tanya Gea


" nona ada masalah di perusahaan "ucap Metta menyerah kan ipad


Gea segera mengambilnya dan melihatnya


" baiklah beritahu semua karyawan rapat di adakan 10 menit lagi "ucap Gea dan segera memasuki kamar


Gea dengan cepat mengganti pakaian atasnya dengan pakaian formal


Gea yang awalnya ingin berlari dengan cepat tetapi segera di urungkan dan ingat dia sedang mengandung sebab itulah Gea hanya berlari kecil saja dan jangan lupakan kalau ia memakai high hells yang lumayan tinggi saat ini


di lihat sudah ada mobil di depan dengan cepat Gea segera masuk mobil pun melesat keluar dari pekarangan mansion


setelah sampai Gea menaiki lift khusus CEO tidak lama saat aku masuk semua nya sudah berada di sana meeting pun di mulai


hampir memakan waktu 2 jam meeting tadi sehingga saat ini kaki nya mulai bengkak akibat kelamaan berdiri


di lihat nya sudah pukul 14:00 tepat


Gea berdehem menyadarkan Began Haris dan Metta

__ADS_1


" ada apa nona agata "tanya Began


" sudah pukul 14:00 pergilah ke bandara sekarang biar aku dan beberapa karyawan yang akan mencari berkas nya "ucap Gea menjelaskan


" em tapi nona agata___ "ucap Metta terhenti


" tidak ada tapi tapian pergilah sekarang sebelum gaji kalian ku potong "ucap Gea tegas menatap mereka tajam


" baiklah nona agata kami permisi dulu "ucap Began kalut dan mereka pun undur diri


Gea menganggukkan kepala nya tanda setuju.


Gea melanjutkan memeriksa beberapa berkas yang belum di lihat


" ahh selesai "ucap Gea merenggangkan semua otot tubuh ku yang mulai kebas


di lihat jam di dinding menunjukkan pukul 17:00 tepat sudah ada 3 jam aku duduk ternyata sebab itu lah rasanya tubuh ku remuk semua sekarang


Gea beranjak dari duduk ku mengambil ponsel dan tas dan keluar dari ruangan lewat pintu rahasia


Gea segera melajukan mobil nya melesat keluar dari pekarangan kantor ku dan entah kenapa sekarang Gea ingin sekali makan rujak yang ada di pinggir jalan


tetapi Gea berpikir lagi apa ada orang yang jual rujak di London apa lagi di pinggir jalan dan ini adalah sebuah kota yang menurut nya asing karena memang Gea sangat jarang pergi ke london secara kalau ada permasalahan saja baru Gea akan langsung kemari dan Gea paling sering pergi ke australia dari pada london dan beberapa negara yang menjadi cabang perusahaan nya


Gea tidak ingin menyerah akhirnya ia pun kembali melajukan mobil nya berkeliling mencari rujak kalau ada


Gea mendesah pelan memperhatikan setiap pertokoan sudah 1 jam lama nya ia berkeliling dan saat Gea melihat ke arah samping kanan tidak sengaja matanya menangkap sulit toko yang tertuliskan makanan indonesia


Gea memutar mobil nya kembali menuju ke arah pertokoan tadi


Gea menginjak kan kaki nya ke dalam wangi semerbak makanan khas Indonesia langsung menyeruak ke dalam indra penciuman nya


Gea pun segera duduk di kursi pelanggan dan seorang pelayan menghampiri nya


pelayan itu memberikan buku menu di lihat ternyata menu nya lumayan menarik dan Gea ingin mencoba semuanya saat ini ia begitu rindu masakan Indonesia


" mba saya pesan semua nya dan untuk minum nya lemon tee saja "ucap Gea menjelaskan


" baiklah kalau begitu nona tunggu sebentar "ucap pelayan itu


10 menit akhirnya makanan yang di pesan kini sudah tertata rapi di atas meja Gea langsung memakan nya...


" ahh sangat lezat "batin Gea senang


tidak butuh waktu lama Gea sudah menghabiskan semua nya sampai tandas tidak ada yang tersisa sedikit pun


Gea beranjak dari duduknya menuju ke arah kasir dan setelah membayar nya


tanpa Gea sadari sejak tadi ada seseorang yang memperhatikan gerak gerik nya dengan intens tampak seperti orang misterius dengan memakai hoodie hitam polos di padukan dengan celana jeans hitam polos dan jangan lupa kan topi hitam serta masker yang menutupi wajah nya sejak pagi mendatang orang itu selalu memperhatikan gerak gerik Geandra


siapakah dia .......?????


Gea memarkirkan mobil di garasi dan segera masuk dan menyalakan semua lampu di mansion untung saja Began menyuruh orang untuk memasang semua tombol lampu di lantai 1 dekat pintu dan itu memudahkan Gea untuk menyalakan nya tidak perlu untuk kesana kemari


Gea segera membersihkan tubuh nya yang lengket dan bersenandung kecil


setelah selesai membersihkan diri Gea merebahkan tubuh lelah nya di atas kasur dan memejamkan mata sejenak hari ini Gea begitu lelah tidak biasa nya ia seperti ini


... ✿ ✿ ✿ ✿...


di tempat lain seseorang memberitahu sebuah informasi yang ia temukan hari ini


" bagaimana "tanya orang tersebut


" dari jam 01:00 - 17:00 di kantor lalu pergi ke toko restoran indonesia hingga 17:30 selepas itu ia pulang "ucap si penelpon di seberang sana


" kau pantau dia terus mengerti "ucap pria itu dan mematikan sambungan telepon nya


"baiklah " ucap si penelepon


...✿ ✿ ✿ ✿...


Gea terbangun kala bunyi ponsel nya berdering


" ada apa "ucap Gea serak khas bangun tidur


" apa sudah makan "ucap seorang pria di seberang sana


saat mendengar suara nya Gea terkejut dan langsung membuka mata nya lebar lebar di lihat nama yang tertera di sana tetapi tidak ada


" bagaimana bisa kau mendapatkan nomor ku hah "ucap Gea kesal


" kau tidak perlu tahu kenapa kau blokir nomor ku aku tidak suka itu "ucap pria di seberang sana


" terserah ku itu hak ku bukan urusan mu dan jangan pernah kau hubungi aku lagi mengerti "ucap Gea dan langsung mematikan sambungan telepon


langsung Gea hapus saja nomor nya dari ponsel dan di lempar ponsel nya beruntung nya jatuh nya di atas sofa


kalau pun jatuhnya ke lantai pun juga tidak apa apa ponsel nya masih banyak


Gea merebahkan dirinya dan melanjutkan tidur dan mimpi yang belum selesai tetapi sebelum itu Gea melirik ke arah jam ternyata pukul 22:30

__ADS_1


__ADS_2