
"kalo menurut saya nyonya misalnya hari tidak ada asupan makanan yang masuk selain himpusan nutrisi terpaksa den Arya harus dirawat di rumah sakit lagi karena den Arya selama seminggu ini sudah tidak ada makanan yang masuk ke tubuhnya, selain dari himpusan nutrisi yang diberikan, terkecuali bisa dirawat di rumah selain dirawat perawatan harus dikontrol satu jam sekali oleh dokter" kata perawatan panjang lebar
*******
setelah mendengar penjelasan perawatan sang mamih menyuruh perawat itu sarapan dulu.
" sus, terima kasih penjelasan nya nanti akan saya bicara kan dengan suami saya, tapi sekarang tolong tinggalkan kami sebenar ya ada yang saya mau bicara kan dengan Arya, kamu sarapan aja dulu minta sama bibi ada dibelakang" kata sang nyonya.
perawat itu hanya mengangguk sambil pergi dari kamar arya, setelah perawatan itu pergi sang mamih menanyakan kecurangan putrinya terhadap Arya.
" kak mamih mau kakak jujur ke mamih" kata sang mamih tegas
" soal apa mih" jawab Arya
" apa kakak pernah berhubungan badan dengan Viona" sang mamih
deg....
deg....
__ADS_1
hati Arya gelisah "apa kah wanita itu hamil"
" kak mamih tanya sama kakak kok kakak malah bengong" kata sang mamih menyadarkan
" maaf mih tadi nanya apa, kakak sedang melamun hubungan kakak sama Viona" kata Arya bertanya ulang pada sang mamih
" jadi yang ditanyakan mamih tadi kakak tidak dengarkan, mamih tanya apa kakak pernah hubungan badan dengan Viona" kata sang mamih mengulang pertanyaan.
" belum pernah mih, selama lima tahun kami pacaran kakak tak pernah menyentuh Viona, walaupun Viona selalu menggoda, tapi kakak tak pernah tergoda, karena nasehat mamih untuk menjaga wanita yang kita sayangi jangan dirusak sebelum di halalkan." kata Arya tegas
walaupun didalam hati ragu, karena bukan Viona yang Arya tiduri tapi wanita lain.
" ya udah mamih percaya dengan ucapan kakak, mamih keluar dulu kakak istirahat saja" kata sang mamih sambil pergi.
*******
di kampus
" kangen sama aliska" kata Aira
__ADS_1
" sama gue juga kangen kali" kata citra dan Kirana
" oh iya gue masih penasaran dengan laki-laki yang kita buat bahan taruhan, apa dia sudah putus atau gimana dengan pacarnya" tanya Kirana
" ga tahu kok kalian penasaran sih" tanya Aira
" kan waktu itu si laki-laki langsung di gampar dan di tinggal di caffe dengan muka merah nahan malu" kata citra
" kita kan belum ngasih hadiah taruhan kita pada aliska" kata Aira
" iya kan waktu itu dia sakit selama satu Minggu" kata Kiara
" dan kita lupa ngasih hadiah nya" kata citra
" oh iya kita akan ngasih hadiah itu kalo aliska sudah kembali lagi ke Indonesia, kita kan belum membeli hadiah nya, seperti mobil sport dari aku tiket kebali sama tiket ke candi Borobudur, bagi mana kalo kita kumpulkan duitnya dulu setelah terkumpul kita buka caffe atas nama aliska, dan ke untungnya kita buat rekening atas nama aliska. kita hanya mengelolanya saja kepemilikan tetap atas nama aliska bagai mana setuju" kata Aira
" kita mah setuju aja" kata citra dan Kirana
" ok kalo sudah setuju kita besok cari ruko yang akan kita jadikan tempat membuat cafe" kata Aira
__ADS_1
" lebih bagus ruko nya dua lantai saja, kan lantai satu buat cafe nya lantai dua kita buat ruangan kantor kita kita buat ruangan, ruangan satu untuk owner yaitu aliska dan yang satu untuk ruangan kita" kata citra memberi usulan.
Bersambung