
keluarga besar aliska begitu kawatir karena dari siang aliska tidak turun-turun, sehingga Daddy dan para abangnya membuka pintu kamar aliska dengan kunci cadangan.
setelah terbuka mereka menemukan aliska tetidur sambil menggigil
Daddy aliska memeriksa keadaan aliska ternyata badan aliska panas terkena demam akibat kecapean dan banyak pikirin.
Daddy aliska langsung memangku aliska dan membawa nya kerumah sakit, sampai mereka dirumah sakit ayah aliska teriak-teriak bagai kesetanan.
" suster, dokter,suster dokter, tolong anak saya" teriak-teriak ayah aliska
mendengarkan teriakan ayah aliska membuat dokter dan suster yang sedang berada di UGD keluar semua.
aliska langsung dimasukan ke ruang UGD, langsung ditangani oleh dokter yang jaga di sana, setelah selesai di periksa dokter itu menemui keluarga aliska di depan pintu UGD.
" keluarga pasien" tanya dokter
" kami dok" kata ayah dan abang aliska
" gini pak mas, nona aliska hanya demam biasa, setelah Turun panasnya bisa dibawa pulang" kata dokter menjelaskan
" terima kasih dok" kata mereka
dokter berlalu, ayah dan abang aliska masuk ke UGD untuk menemani aliska.
aliska baru sadar dan bingung dia ada di mana.
__ADS_1
" aku di mana ini " tanya aliska
" kamu di rumah sakit sayang " kata ayah aliska
" kenapa aku dibawa kesini pih" tanya aliska
" abisnya kami kawatir badan kamu panas nya tinggi banget" jawab sang kakak nya
" sampai mamih dan kakak kamu di tinggal sama papih dan Abang mu" kata sang mamih
" maaf mih , kata sang papih meminta maaf pada sang istri
" papih mah suka gitu kalo menyangkut anak-anak mamih pasti di lupain" kata sang mamih merajuk
" mamih dan papih udah deh jg ribut terus kasian aliska harus istirahat, kalo mamih papih ribut terus kapan aliska istirahat nya" kata si Abang dan si kakak
" ayo mih kita pulang kita lajutin di rumah aja ributnya" ajak si papih sama si mamih, sambil merangkul sang mamih pergi dari ruangan UGD
" pih kami tidak mau punya adik lagi " teriak si Abang
setelah kepergian orang tuanya empat bersaudara itu terus bercanda saling meledek satu sama lain
************
di kediaman keluarga kill
__ADS_1
mereka semua berkumpul di meja makan untuk makan malam, dan membicarakan pernikahan anak pertama mereka.
" Ar, kapan kamu akan mempersiapkan acara pernikahan kamu, waktunya sudah mepet loe" tanya sang ibu
yang ditanya hanya diam dan tidak menanggapi pernyataan ibunya.
" Ar ibu kamu bertanya kenapa kamu hanya diam saja " tanya sang ayah
" rencana pernikahan Ar terancam batal" jawab Arya
" kenapa batal Ar " tanya sang ibu
" Ar, Di putuskan sama tunangan Ar mah gara-gara wanita sialan" kata Arya marah berapi-api.
Aira hanya diam saja tidak menanggapi perdebatan ibu dan kakak, di dalam hati dia sangat bersyukur kalo pernikahan kakaknya batal.
ibunya yang merasa Aira aneh hanya diam saja mendengar kakaknya hampir gagal menikah dengan Viona, sang ibu pun menegurnya
" Aira mamah perhatian kamu tidak komen seperti biasanya kalo kami membahas pernikahan kakak kamu" tanya sang ibu
" aku males komen pasti ujung-ujungnya bertengkar dengan kakak" kata Aira malas,
memang benar kalo sudah membicarakan Viona Arya dan Aira selalu bertengkar karena Aira tidak setuju kakak nya menikah dengan Viona
Bersambung
__ADS_1