Taruhan Membawa Bencana

Taruhan Membawa Bencana
Bab 13


__ADS_3

Aira yang dibentak keluar menyusul orang tua nya kekantin rumah sakit dan mendengar kabar yang mengejutkan bahwa orang tuanya sudah tahu kakak nya sudah menghamili seseorang tapi sampai sekarang tidak tahu siapa yang di hamili sang anak, karena sudah melakukan pencarian selama lima bulan tapi masih nihil belum tahu siapa yang di hamili oleh Arya, seperti ada yang melindungi identitas gadis itu.


*********


sesampainya di kantin rumah sakit.


" pih gimana apa kah papih sudah menemukan wanita yang di hamili anak kita" tanya sang istri


" belum mih, sangat sulit menemukan wanita itu, seperti mencari jarum ditumpu kan jerami, anak buah papih sudah mencarinya selama lima bulan ini" kata sang papih


" jangan-jangan wanita itu mau melahirkan, makanya Arya sakit perut" kata sang mamih


" iya mih, papih rasa juga gitu cucu kita akan lahir" kata sang suami.


mereka tidak sadar pembicaraan nya di dengar oleh Aira yang kebetulan sudah masuk kedalam kantin rumah sakit.


" apa pih mi, cucu mamih sama papih, apa anak dari ka Arya" tanya Aira


" eh ara, kok kakak nya di tinggal" sang papih mengalihkan pembicaraan


" Ara akan jawab pertanyaan papih, tapi jawab dulu pertanyaan ara tadi" kata Aira tegas. ( Ara panggilan pada Aira )


" baiklah, benar yang kamu dengar tadi anak Arya dari wanita yang entah siapa dan dimana ia berada, sudah lima bulan anak buah papih mencari inspirasi tentang wanita itu sampai sekarang belum ketemu" jelas sang papi

__ADS_1


" jadi benar dugaan Ara kalo ka Arya menang sakit nya ada hubungannya dengan wanita itu jangan- jangan wanita itu mau melahirkan" kata Ara


" itu juga yang mamih dan papih bicara kan tadi" kata sang mamih.


" itu juga yang membuat Ara pergi dari UGD " kata Aira menjawab pertanyaan sang papih


**********


di negara Singapura


lima bulan kemudian


aliska yang dilarikan kerumah sakit karena sudah mengalami kontraksi, aliska di bawa keruang UGD pas diperiksa ternyata sudah pembukaan sembilan, dan langsung dibawa keruang persalinan.


" jangan-jangan aliska mau lahiran pih" kata sang mamih


" bukan nya Minggu depan ya mih" kata sang papih


" udah sana papih siapkan mobil, kita bawa aliska sekarang kerumah sakit" titah mamih ke papih nya aliska


setelah jam kemudian mereka sampai kerumah sakit terdekat dengan rumah mereka, sekarang keluarga aliska sudah membeli rumah.


" sus dok tolong anak saya mau melahirkan" teriak mamih aliska

__ADS_1


setelah diperiksa langsung masuk ruangan persalinan, mereka menunggu setelah menunggu beberapa menit terdengar suara bayi pertama dan sepuluh menit kemudian lahir bayi kedua.


oek....oek....oek....oek...oek ( suara bayi pertama aliska


" pih cucu pertama kita sudah lahir" kata mamih senang pada sang papih


" iya mih cucu kita sudah lahir" kata sang papih.


beberapa menit kemudian


oek...oek...oek...oek...oek...( suara bayi kedua lahir)


sang papih menelpon Casandra, Candra dan Adnan supaya mereka ke Singapura bahwa adik mereka sudah lahiran.


" can adik kalian sudah lahiran" kata sang papih


" yang benar pih" tanya Candra dan Casandra


"iya baru saja papih dan mamih juga belum melihat adik mu dan anaknya, dokternya belum keluar dari ruang bersalin" kata sang papih


" iya pih kami langsung ke rumah sakit, karena kebutuhan kami sudah sampai ke Singapura, ini lagi naik taksi" kata candra


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2