Taruhan Membawa Bencana

Taruhan Membawa Bencana
Bab 5


__ADS_3

dua bulan kemudian


aliska sudah bisa melupakan kejadian pemerkosaan nya dua bulan yang lalu, ia mencoba berdamai dengan keadaan, aliska sudah mulai kuliah lagi dari satu bulan setengah yang lalu.


selama dua Minggu dalam masa-masa sulit setelah perkosaan, sekarang aliska sudah memulai harinya seperti sedia kala.


walaupun sepat membuat sahabat-sahabatnya galau ketidak masuk kuliah nya selama dua Minggu.


hari ini seperti biasa aliska bangun tidur langsung ke kamar mandi, tapi aliska tiba-tiba jatuh karena merasa pusing dan mual.


" aduh kenapa pusing dan mual gini" keluh aliska


" oek...oek...oek..., oek....oek...oek..., oek...oek...oek..., oek....oek...oek..." suara aliska muntah-muntah.


aliska mencoba keluar dari kamar mandi dengan tertatih menuju tempat tidur.


**


satu jam kemudian aliska sudah siap ke kampus walau pun masih lemes akibat muntah-muntah.


" pagi pih, pagi mih Abang dan kakak pada kemana" sapa aliska pada orang tuanya dan menanyakan di keberadaan kakak-kakak


" kakak dan Abang mu sudah pada berangkat semua, ini kan sudah siang" jawab sang mamih


" ini kan masih jam tujuh, tadi nya liska mau nebeng" kata liska

__ADS_1


" baru beberapa menit yang lalu mereka berangkat" kata sang mamih


" kalau mau nebeng ikut papih aja kan papih belum berangkat" tawar sang papih


" sama papih ga asik " kata aliska


" kok ga asik" tanya mamih nya aliska


" abis yang di omongin sama papih di mobil pasti tentang pekerjaan" keluh aliska


" loe emang bener kan kalau setelah kuliah pasti kerja" kata sang papih


" udah- udah lagi sarapan ko ribut , liska cepet selesai kan sarapannya nanti papih kesiangan, kan mau nebeng sama papih" kata sang mamih


aliska lebih dulu di antar papih nya ke kampus, setelah papih nya pergi aliska masuk menuju kelasnya tapi sebelum sampai kelas aliska sudah pingsan dikoridor kelas.


Aira, citra dan kirana mendengar sahabat mereka pingsan langsung menuju koridor tempat aliska pingsan ternyata aliska sudah di bawa ke rumah sakit oleh yang menemukan aliska pingsan


dirumah sakit


aliska langsung diperiksa oleh dokter jaga di rumah sakit itu, yang menolong aliska seorang laki-laki dia di luar menunggu, dari kejauhan sahabat aliska datang.


" maaf mas apa aliska ada di dalam" tanya Aira


" iya masih diperiksa dokter" kata lelaki itu

__ADS_1


" makasih mas sudah nolongin teman kami" kata citra mengucapkan terima kasih


" sama-sama, saya kebetulan lewat mau menemui teman" kata lelaki itu


" makasih ya mas, nama mas siapa, namaku Kirana, ini citra dan yang ini Aira dan yang di dalam itu aliska" kata Kirana menanyakan nama lelaki itu dan memperkenalkan diri mereka.


" oh nama saya bahas Saputra, salam kenal ya Kiara, citra dan Aira" kata lelaki itu yang namanya Bagas, dan menjabat tangan mereka. setelah mereka berkenalan Bagas meninggalkan rumah sakit.


dokter yang memeriksa aliska keluar dan menanyakan suami aliska pada hal aliska belum menikah


clek ( bunyi pintu di buka )


"bagai mana keadaan teman" tanya Aira


" teman kalian tidak apa-apa, suaminya kemana ya" tanya dokter


" teman kami belum menikah dok, emangnya kenapa teman kami dok" tanya aira


" mohon maaf saya tidak bisa menjawab kalau bukan keluarga nya, keluarga pasien di mana apa sudah dihubungi" kata dokter sambil menanyakan keluarga aliska


" belum kami belum menghubungi keluarga, saya juga tahu dari teman kampus tadi" jawab citra


" tolong segera hubungi keluarga nya " perintah dokter sambil berlalu


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2