
"Selamat ya Putraku. Pedang buatanmu ini adalah sesuatu yang telah melampaui teknologi konfederasi Manusaia Super Esper." Camilla tersenyum bangga.
"Ibu Aku hanya beruntung saja untuk membuatnya."Ucap Riota dia menggaruk pipinya yang memerah karenaterlalu malu.
tetapi Camilla tersenyum dan mengelengkan kepalanya dengan kasih sayang dan tersenym Camilla mengerakan tangan kanannya lalu mengelus kepala Riota.
"Enggak gitu Putraku kamu sangat pintar dan luar biasa dan keberuntungan hanya mitos saja fufufu untuk melakukan sesuatu seperti ini. Layak menjadi Putra tertampanku!" >>Ucap Camilla penuh kebahagiaan dan rasa sukur
Riota terlalu malu dan tidak tahu bagaimana menjawabnya pada sang Ibu yang dia cintai.
Camilla, di sisi lain, tersenyum licik. "Kurasa sebagai ibumu aku tidak bisa ketinggalan, ya. Untungnya, Ibu juga menyelesaikan proyek terobosan hari ini. Sesuatu yang akan melindungi dan membantumu kelak nanti, ibu sebagai bioengineer terbaik sepanjang masa! Apakah kamu siap Hadiah dari ibu Putraku?"
Riota mengangguk sambil tersenyum.
Camilla kemudian membawa Riota ke dalam laboratoriumnya. Ketika mereka berada di dalam, Camilla menunjuk seorang gadis yang duduk di kursi dan tersenyum.
Ilkustrasi si Valkiry angep saja Gitu [ Raiden Shogun Lokasi kota Inazuma : Game Genshin Inpact ]
"Putraku Riota-kun ayo temui dan sapa si cantik Reginleif, [Heritage of the Gods], Valkyrie terakhir, dan pasanganmu mulai hari ini dan seterusnya dia akan selalu bersama dan melindungi dirimu!" >> Ucap Camilla tersenyum bahagia,...
Riota terbengong melihat sang Valkiry itu maklumlah Riota dia anak yang baik hati nan polos.
Rambut platinum panjang, mata emas, dan kulit sangat halus seperti sutra dan body nya sperti Gitar spanyol. Keindahan sangat cantik seperti Dewi di khayangan sangat menakjubkan. Kecantikan seperti miliknya bisa disebut sangat sempurna.
Tubuhnya yang tampak halus tampak sangat lemah, dan pada saat yang sama begitu kuat. Wajahnya benar-benar tanpa ekspresi, tetapi matanya dipenuhi dengan kebingungan. Gaun putih sederhana menutupi tubuhnya, dan kaki telanjangnya bertumpu lembut di tanah.
Riota yakin bahwa dia adalah wanita tercantik yang pernah dia temui. Satu-satunya alasan dia tidak langsung jatuh cinta padanya adalah karena dia sudah memiliki seseorang di dalam hatinya.
"...Valkiry wanita tapi dia Gadis muda yang sanggat cantik dan sepurna aku sangat menyukainya ibu!" Ucap Riota dan bertanya sangking kagetnya.
Camilla terkikik. "Bagaimana menurutmu? Dia cantik, kan?"
"B-Tapi ..ibu dia. Seorang gadis? Bagaimana?" aku menykainya , sejujurnya aku sangat menyukainya dan bahagia bu!" Ucap Riota ter bata bata
"Putraku ter cinta Ibu sudah memberitahumu.loh Fufufu~" Camilla menjawab dengan wajah penuh kebanggaan. "Dia adalah proyek terakhirku, ciptaan terbaik ibu ini loh, Valkyrie terbaik yang pernah ada!"
"Valkyrie?" Riota terkejut. "Sebuah AI?"
Camilla menggelengkan kepalanya.
"Tidak persis. Meskipun dia adalah seorang Valkyrie, dia berbeda dari Valkyrie sebelumnya. Sebenarnya, dia adalah bagian manusia, bagian AI. fufufu~ Putraku kamu dapat mengatakan bahwa ibu menanamkan AI ke dalam tubuh manusia, dan memberinya emosi dan perasaan manusia. Dia bahkan memiliki kemampuan ESPER sendiri. Sayangnya, dia membutuhkan waktu lama untuk mendefinisikan kepribadiannya. Itu akan menjadi tugasmu." >> Ucap Camilla
"I-Ibu apakah kamu memberikanya ke padaku?" Riota bertanya dengan terkejut.
Camilla mengangguk sambil tersenyum. "Tentu saja, ibu memberikanya kepadamu dan itu sudah jadi milikmu. Reginleif akan menjadi pasangan, pengawal, teman, dan pelayan mu Putraku. Ibu mendesainnya untuk menemanimu sayangku. Dia benar-benar setia padamu, dan segala sesuatu tentang dia adalah milikmu."
__ADS_1
Ekspresi Riota berubah menjadi rumit. Di satu sisi, dia senang Camilla bekerja sangat keras untuk memberinya hadiah seperti itu, tetapi di sisi lain, dia frustrasi karena Camilla memberinya seorang wanita.
Memiliki wanita yang engkau cintai dan Wanita itu memberimu seorang wanita lain ... Ini adalah perasaan yang sangat sulit untuk dijelaskan
Sayangnya, Camilla gagal total untuk melihat ini.
"Ayo, mari kita lihat dia." Camilla menarik tangan Riota ke dalam dan menemu si Valkiry cantik.
Riota mengikuti sang ibu dengan enggan.
Camilla berjalan menuju Reginleif dan mendorong Riota ke arahnya.
"Reginleif, dia adalah Riota Putraku mulai sekarang Putraku ini adalah pasanganmu." >> Ucap Camilla
Reginleif memandang Riota dengan bingung.
"Saya mengerti Master..? Jadi dia adalah pasangan ku"... Ucap Reginleif dengan angukanya.
Camilla memandang Riota dan menyikutnya.
"Tunggu apalagi Putraku salami dia fufufu~" ,.. Ucap Camilla
Riota tersenyum canggung. "Halo, Reginleif' aku Akagami Riota salam kenal ya ."
"Halo, tuan Muda." Reginlei berdiri dan membungkuk hormat.
Riota tersenyum pahit. "Tolong, hentikan itu. Cukup panggil aku Riota saja. dan mulai sekarang Aku akan memanggilmu Regina."
Ekspresi Riota cemberut.
"Sudah kubilang,Regina panggil aku Riota." >> Ucap Riota radak kesal
"Saya mengerti, tuan Muda." >> UCap regina
"... Regina-san?" >> Ucap Riota
"saya mengerti Tuan Muda?" >> UCap Regina
Riota menatap wajah polos gadis itu dan menghela nafas. "Terserah kau saja deh. Kurasa aku harus terbiasa."
Camilla memandang mereka berdua dan terkikik. "Oke, sekarang Putraku setelah kalian saling memperkenalkan, saatnya aku menjelaskanmu fungsi Regina. Sebenarnya, kamu hanya perlu tahu bahwa dia adalah AI yang sangat canggih dan memiliki kekuatan Esper Grade-SS, tetapi ibu sudah membatasi kekuatannya pada level kamu. Dia hanya bisa melepaskan seluruh kekuatannya saat kamu berada dalam bahaya hidup dan mati."
"whats? Mengapa ibu memberitahu seperti itu?" Riota memiringkan kepalanya dengan bingung.
"Ini untuk kebaikanmu sendiri Putraku." Camilla menjelaskan kepada Riota. "Putraku perlu kamu mengetahuinya terus menggunakan kemampuan ESPER Mu untuk meningkatkannya, dan bertarung adalah salah satu cara tercepat untuk meningkatkan kemampuan ESPER kamu. Jika Regina terlalu kuat, Putraku kamu akan terlalu bergantung padanya dan dengan demikian, Kamu tidak akan dapat mengeluarkan potensi maksimal Kamu."
Riota mengangguk mengakui. Fakta bahwa kemampuan ESPER nya meningkat lebih cepat melalui pertempuran adalah pengetahuan umum di federasi. Alasannya tidak sepenuhnya diketahui, tetapi sebagian besar mengira itu karena jiwa melepaskan potensi maksimumnya ketika kelangsungan hidupnya dalam bahaya.
"Tapi ibu, kurasa aku tidak membutuhkan seorang Pasangan." Riota mengerutkan kening. "Sudah cukup dengan robot di pesawat ruang angkasa saja."
__ADS_1
Camilla tersenyum pahit.
"wahai Putraku Jika kamu tidak menginginkan seorang Pasangan [Regina], apa pendapatmu tentang seorang teman? Kamu tidak punya teman, kan Putraku Fufufu~. Memiliki seseorang yang dapat menghabiskan waktu bersamamu akan baik-baik saja,." >>> Ucap Camilla
Riota hanya bisa mengangguk dengan enggan.
Camilla memperhatikannya dan menghela nafas. Dia kemudian membelai pipi Riota dengan lembut. "Putraku, jaga Regina. Ibu berharap Kamu bisa mengajarinya dan mengajari Regina menjadi manusia."
Riota menatap mata sang Ibu [ Camilla ] dan akhirnya mengangguk. "Jangan khawatir, ibu. Aku akan memperlakukannya sebagai saudara perempuanku."
Camilla tersenyum. "Itu bagus Putraku. Sekarang kembali ke laboratorium kamu. Ibu perlu membuat beberapa penyesuaian terakhir pada Regina."
Riota mengangguk lagi dan pergi dengan patuh.
Ketika Riota pergi, Camilla menutup matanya dengan ekspresi sedih. Dia kemudian berjalan menuju Regina dan memeluknya.
"Ibu?" Regina memiringkan kepalanya dengan bingung.
"... Ya, kamu adalah putriku ... Maaf, Lina, maaf... maaf ..." Ucap Camilla dengan wajah sedihnya.
Melihat Air mata Camilla dan wajahnya pucat, Regina mengangkat tangannya dan menyekanya.
"Ibu Apakah kamu sakit,? aku Pemindi ibu dan merasakan organ di dalam tubuh Ibu sedang terluka parah. Ibu kamu perlu perawatan segera." >> Ucap regina.
Camilla bergidik. Dia tahu itu. Gadis di pelukannya bukanlah Lina, dia adalah Reginleif. Lina meninggal empat ratus tahun yang lalu, jiwanya hancur total.
Namun meski begitu, dia juga ibu Regina.
Karena dia menciptakannya, menggunakan tubuh putri satu-satunya.
"Jangan khawatir tentang itu, Putriku [ Regina ] ... Juga, jangan sebutkan situasi dan kondisi Ibu mu kepada Saudara Laki-laki mu [ Riota ]" Ucap Camilla
"... Baiklah Aku mengerti ibu." Ucap Regina,..
"... Tolong, jaga Adik Mu Si Riota. dan kamu dapat menggunakan seluruh kekuatanmu bila jika Adikmu dalam bahaya saja, tetapi cobalah untuk tidak menghambat pertumbuhan Adikmu [ Riota ]. Bantu dia untuk tumbuh menjadi pria sejati dan kuat serta Perkasa dan lebih penting kamu harus selalu di sisinya." >> UCap Camilla.dengan tegas dan percaya diri,..
"Jangan khawatir, ibu, aku akan melindungi dan menjaga Adik Laki-Lakiku [Riota ] dan selalu di sisinya dengan seluruh kekuatan dan keberadaanku." Ucap regina
Camilla tersenyum.
"... Maafkan Ibu, Lina... Dan Ibu sangant Menyayangi dan mencintaimu,wahai putriku." >> Ucap Camilla
Regina menundukkan kepalanya dengan bingung.
Regina tidak bisa mengerti. Dia bukan Lina. Dia tidak mengenal Lina. Nama itu tidak ada dalam database-nya.
Dan dia tidak bisa mengerti arti cinta.
...
__ADS_1
>>>> Bersambung : Episode Selanjutnya : Kebahagiaan dan Rasa Cinta