Teknologi Sains Dan Sihir

Teknologi Sains Dan Sihir
EPS 24 ; Sumpah ku


__ADS_3


.................. '',. Beberpa hari kemudian di tempat Riota dan Regina  menjadi damai dan tenang,..


Suatu hari sudah berlalu , di siang hari yang cerah


... Regina mengetuk pintu kamar Riota..


Tok


Tok


Tok


'Adik apa kamu tidak sibuk Kakak membawakan kamu Makanan dan Minuman tolong di buka!',.., Ucap Regina


 memasang ekspresi khawatir. Sudah satu minggu sejak kematian Ibunda[   Camilla ], dan si Adik laki-laki [ Riota ] berdiam diri di kamarnya sejak saat itu.


Termasuk hari-hari saat sang Ibunda [ Camilla ] tidak sadarkan diri hinga meningal dunia,  Riota  tidak makan apa pun hinga hampir dua minggu.


"adik-ku, tolong buka pintunya ..." Ucap Regina sangking khawatirnya


"..."


Tiba-tiba, sebuah suara datang dari dalam ruangan.


Kreeeak...


Beberapa detik kemudian, pintu terbuka, dan seorang pemuda tampan muncul.


Namun bertentangan dengan wajahnya yang tampan, penampilannya berantakan. Rambutnya acak-acakan, dan matanya merah. Dia menjadi jauh lebih kurus, dan matanya telah kehilangan cahaya harapanya yang biasa di lihat Regina,.


"Adik -ku kenapa kamu jadi seperti inii..."  Ucap Regina yang sangking khawatirnya dan rasa sakit di jantungnya  menjadi kesakitan.


Riota mengela nafasnya dan memaksakan tersenyum dan berkata,. "Kakak Regina.maafkan Aku, aku  membuatmu sangat khawatir,. . tolong Jangan khawatirkan, aku,  Aku baik-baik saja."


"Mm... apa betul kamu sudah baik-baik saja Dik, 'Ucap Regina."


Riota tersenyum dan memnganguk pelan dan berkata',... "Kakak Regina Tolong siapkan Bak Mandi Air Manas di kamar mandi, aku ingin mandi air hangat. setelah itu ayo kita makan bersama-sama,. "


"baiklah kakak mengerti." Ucap Regina mengangguk adan   terburu-buru  buru-buru  dan pergi menyiapkan apa yang di inginkan oleh sang adik.


Begitu kakak Regina pergi,, dan Riota sendirian dia mendongak dan menghela nafas.


Seminggu telah berlalu, dan sudah waktunya untuk bergerak maju.

__ADS_1


Meski masih menyakitkan, Riota memikirkan kematian Ibunda dan sahabatnya si Tito,. Riota  selalu  teringat kata-kata ibunya. Dia memiliki harapan besar padanya, tentang hal-hal yang bisa dia lakukan. Dan Riota tidak ingin mengecewakan wasiat terakhir dari sang Ibunda,..


Setelah Riota mandi dan mengganti pakaiannya yang senderhana tapi  bersih,.,Riota  pergi ke ruang makan dan menunggu sarapan yang diat kakak tercintanya,..


Ketika Riota  mengamati ruang makan, hatinya terasa berat. Belum lama ini, ruang makan ini adalah tempat bersama Ibunda  [ Camilla ] dan Riota Teringat saat dia  mengobrol bersama Ibunda tentang banyak hal dan hari demi hari selalu menyenangkan dan penuh warna, si  Tito melayang diam-diam dan mendengar percakapan mereka berdua,..


Tapi sekarang, Ibunda ku sudah meningal dunia dan sahabat ku si Tito meningal Juga,..


Itu adalah hari-hari paling bahagia Riota, tapi sekarang, mereka sudah tidak ada lagi.


"Adik,, ini sarapanya." Ucap Regina membawa dua porsi makanan ke meja. Biasanya, bau makanan akan cukup untuk membuat Riota bahagia, tetapi sekarang, Riota  harus memaksa dirinya untuk makan.


Meskipun Regina telah memasak makanan secara pribadi, dan sejujurnya itu enak, Riota tidak bisa makan lebih dari beberapa suap.


"oi adik ku!,.. Ucap regina,..


." Regina menatapnya dengan prihatin. " Adik - ku Apakah makanannya tidak sesuai dengan seleramu?"


" Begini kak tidak sperti itu." Ucap Riota  menggelengkan kepalanya dengan tergesa-gesa. dan berkata lagi "Maaf, Kak makananmu luar biasa uweenak, tapi aku sama sekali tidak lapar."


Regina terdiam dan menurunkan pandangannya.


"... Adik-ku  maafkan kakak, lain kali kakak akan melakukan yang lebih baik lagi membuatmu makanan dan membuatmu bahagia." Ucap Regina,..


Ketika mereka selesai makan, Regina mencuci piring secara pribadi.


Regina tidak pernah meninggalkan pekerjaan apa pun yang berhubungan dengan Riota. Dia menganggap hal itu untuk membahagiakan Riota dan tidak ingin mengabaikanya. Baginya, segala sesuatu yang berhubungan dengan Riota  harus dilakukan untuknya secara pribadi.


Faktanya, sejak hari di mana Ibunda [ Camilla ]  meninggal, tidak ada robot yang diaktifkan sekali pun.


Mungkin karena itu, pesawat ruang angkasa itu terasa lebih seipi...


Ketika Regina selesai mencuci piring,., Regina  duduk di samping Riota dan mengajukan pertanyaan kepada Riota,..


"Adik - ku, apa rencanamu sekarang?"  Ucap Regina,..


Riota terdiam. Dia berpikir sejenak sebelum membuka mulutnya dan Berkata." Kakak Perempuan Aku  berencana untuk meninggalkan tanah pengasingan ini,.."


"waduh? emangnya Kemana kita akan pergi Dik?"  Ucap regina,..


',.Riota tersenyum kecut. "Entahlah kak aku tidak tahu."


"Haahh?",.... Ucap Regina yang melongo


"Tapi aku sedang memikirkannya kak." Ucap Riota,.

__ADS_1


Regina memandang si Adik nya Riota dan mengangguk pelan dan berkata, . "baiklah Dik,. Kakak mengerti. Kapan kita akan pergi?"


Riota menyentuh dagunya dan berpikir di dalam hatinya."... Aku butuh sedikit waktu. Satu tahun atau lebih untuk mempersiapkan beberapa hal. Juga, Aku ingin menjadi ESPer C-Grade sebelum pergi. Itu akan membuat segalanya lebih mudah di dunia luar."


Riota kemudian menarik napas dalam-dalam dan memasang ekspresi serius dan berkata. ''Kakak Regina, aku yang telah  memarisi  warisan ibu,., warisan peradabannya... Jadi, Aku telah memutuskannya,..Aku ingin melihat warisannya berkembang dan di kenal di seluruh dunia!"


Regina kaget.


"Adik, apakah kamu akan memperkenalkan teknologi dan pengetahuan Sains ke dunia ini?"  Ucap Regina,.


Riota mengangguk. "Kakak Aku tahu ini sulit, dan kita akan menghadapi banyak masalah. Tapi, aku pasti akan melakukannya. Kemudian, aku akan berkeliling dunia dan belajar tentang semua yang ditawarkan dunia ini. Akhirnya, aku akan meninggalkan dunia ini dan mencari tahu tentang  luasnya dunia dan takdirku,."


'..kakak mengerti Dik, Ucap Regina


"Faktanya, itu akan jauh lebih sulit daripada kedengarannya. Kita harus cukup kuat kak dan mendapat dukungan dari penguasa yang memahami keajaiban teknologi ... Mungkin, seluruh dunia akan mengejar kita karena tujuanku, tapi aku ingin melakukannya!" Ucap Riota yang serius,..


Regina memandang Riota dan ekspresinya berubah tegas.


''..Riota  tersenyum. dan berdiri di kusrsinya dan  berkata, ''"Jadi, Kak Regina, aku ingin bertanya padamu."


,Maukah kakak Regina mengikutiku mulai sekarang dan seterusnya? Untuk membantuku mengejar impianku dan membuat ibu kuta bangga?"


Regina terkejut. Dia menatap Riota dengan ekspresi yang tak terlukiskan. Kemudian, dia j berdiri.


lalu Berjalan menuju Riota, Regina mengangkat wajahnya dan tersenyum padanya.


beberapa detik kemudian, Regina memeluk Riota dan berkata dengan seriusnya'',."Aku kakak perempuanmu [, Reginleif Norman ], bersumpah kepadamu Dik Aku akan selalu bersamamu dan di sisimu. Seluruh hidupku adalah milik kamu dik, dan dalam hidup dan mati, kakak akan mengikuti kamu dik. Ketika adik ingin bertarung, kakak akan menjadi pedangmu. Jika Adik dalam bahaya, kakak akan menjadi tamengmu. Ketika Adik membutuhkan bantuan, Kakak akan menjadi sayapmu Dik, dan ketika dunia mengutuk Adik, Kakak akan menjadi pasangan kamu. Hidup dan mati, tidak ada yang akan memisahkan kakak darimu Adik-ku yang aku sayangi dan cintai.!" .


Riota menatap kakak perempuanya [ Regina ]  dengan heran.karna di peluk dengan eratnya  Untuk sesaat, perasaan yang tak terlukiskan melonjak di dalam dirinya.


Akhirnya, Riota tersenyum.


',..Terima kasih Kak, diriku akan memastikan, tidak ada yang akan memisahkan kita." Ucap Riota


Petualangan baru Riota dan Regina akan segera di mulai nantikan kisahnya....


>>>>> Bersambung.. Episode selanjutnya :  Peristiwa Kisah  Kejatuhan Umat Manusia


Adegan Episode selanjutnya :   ,'''Pada tahun 2356. The Devourers pertama kali muncul.


Sebuah tim ilmiah sedang menyelidiki tata surya yang baru ditemukan. Di salah satu planet, mereka menemukan sekelompok organisme yang sangat agresif. Semua organisme berbagi fitur yang sama, kulit hitam, kekuatan hidup yang sangat tangguh, melahap berbagai bentuk energi, dan sangat agresif terhadap makhluk hidup lainnya.


Setengah dari tim ilmiah mati karena spesies baru ini. Konfederasi Manusia mengklasifikasikan planet ini dengan tingkat bahaya 'S' dan melarang akses ke sana.


Itu adalah awal dari mimpi buruk umat manus

__ADS_1


__ADS_2