Teman Dan Cinta

Teman Dan Cinta
berjanji


__ADS_3

Keesokan harinya.


"Oke Arga setelah ini aku yang dulu akan menelfon mu dan mengajakmu bersama.


"Iya..


" Kau tetap menjalankan seperti biasanya.


"Oh oke..


Suara ponsel ku berdering.


"oh lidya ternyata benar.


"arga kau angkat saja..


"Iya hallo Lidya.


"Iya Arga..


"em....Arga apa kau hari ini kau senggang"


" Iya hari ini aku tidak berkerja.


Mendengar itu Lidya sangat senang.


" em.. iya Arga..


" Arga...


"Em.. iya apa.?


" Hari ini apa kau mau berkencan dengan ku lagi..


"Eh.. apa yang kau katakan.


Setelah mengatakan itu suara Lidya terdengar sangat pelan.


" aku bilang.. aku ingin berkencan denganmu hari ini..


" apa boleh...


Lidya mengatakan itu dengan imutnya.


Aku menelan ludah ku.


"em.. iya aku mau..


("Gawat hati ku berdetak kencang lagi.)


"Ah.. iya kalau begitu 1 jam lagi kita bertemu di taman..


"Iya oke..


Setelah itu aku mematikan telpon dari Lidya.


"Jadi bagaimana.?


" Jadi kau mengajakku kencan yah..


Lidya tersipu malu.


"Iya begitu lah. Entah kenapa tiba-tiba aku ingin berkencan dengan mu lagi.


"Kenapa kau memasang wajah seperti itu.


"Ehh..


"Lihat wajahmu merah setelah mengatakan itu.


" Ta..tapi wajah mu juga memerah.


"Tentu saja wajah ku memerah


Karena kau mengajakku kencan..


"Eh.. begitu.. ehehe..


Lidya memalingkan wajahnya.


"Iya..


"Kalau begitu lebih baik kau bersiap cepat.


"Iya.. kau benar.. Lebih aku bersikap cepat pasti dirimu sedang menunggu ku.


"Iya.. aku akan mengawasi mu dari jauh.


"Eh.. apa maksudmu mengawasi ku dari jauh.?


" Aku akan mengikuti mu dari belakang.


"Eh.. jadi begitu.?


Setelah aku pun pergi menemui Lidya di taman.


"Em.. apa kau yakin dengan ini.?


Lidya yang sedang menyamar mengikuti ku dari belakang.


"tentu saja..


"terserah kau saja..


Aku menyapa Lidya


"maaf menunggu lama lidya..


"ah.. arga tidak apa apa kok aku baru saja datang.


" apa begitu.?


"iya..


"yah sudah lah kalau begitu ayo..


"iya ayo..


" lidya kita pergi ke mana.?


" menurut buku ini.


"apa kau membawa buku petunjuk.


"iya tentu saja buku ini wajib ku pakai.


"begitu yah.?


" menurut buku ini kita harus pergi ke bioskop.


"bioskop yah.


"iya.. benar bioskop..


"kalau begitu ayo..


Aku memegang tangan Lidya.


"Ah..


Aku melihat Lidya tersipu malu wajah nya sedikit memerah.


"lidya film apa yang ingin kita nonton.?


" entah lah aku juga tidak tahu.


"hah.. kalau kau tidak tahu kenapa kau mengajakku ke sini.?


"tapi yang di tulis buku ini bioskop tempat yang bagus untuk berkencan.

__ADS_1


" begitu kalau begitu yang penting ayo kita masuk dulu.


"iya..


Kami berdua memasuki bioskop dan mengantri untuk membeli tiket.


Kami pun sampai kasir.


"kak pesan 2 tiketnya kak..


"ah iya kak.. kakak ingin menonton film yang mana.?


Aku melihat sekitar dan aku melihat film horor.


"Ah.. kak aku ingin menonton film yang itu.


"Oh yang itu yang kak.. mohon tunggu sebentar.


"kak ini tiketnya..


"ah iya terima kasih.


Aku pun memberikan uangku.


"iya kak terima kasih kembali.


Kami berdua pun memasuki ruangan bioskop dan duduk di kursi.


"arga film apa yang kita tonton.?


"kita menonton film horor.


"eh.. film horor!?


"Iya..


"kenapa kau memilih film horor.?


"lidya apa kau takut nonton film horor?


"ah.. tentu saja tidak aku tidak takut sama sekali kok.


("lidya tangan bergetar ketakutan tuh.)


"begitu kalau begitu sebaiknya kau jangan lari.


aku melihat lidya dari masa depan sedang menyamar di belakang kursi bioskop.


Dan film pun di mulai.


Saat di pertengahan film sesosok hantu muncul di hadapan karakter utamanya.


" Ah.. hihihi...


"Tidak menjauh lah dari ku tidak.


Hantu itu menterkam karakter utamanya.


Lidya berteriak ketakutan dan memegangi tangan ku sangat kencang.


"wah.. ahh... tidak..


"lidya tenang lah..


"aduh.. kau menekan tangan ku dengan keras.!!


"arga aku tidak sanggup lagi ayo kita pulang.


Lidya mengatakan itu sambil wajah nya mengeluarkan air mata


"ahahaha...


aku melihat Lidya dari masa depan sedang ketakutan


"ah.. jadi dia sudah dewasa pun masih sama takut dengan ini tidak ada bedanya dengan yang sekarang ini.


"jadi lidya kita pergi ke mana lagi?


"bagaimana mana kita pergi ke tempat itu lagi.


"tempat itu lagi maksudmu?


"iya tempat yang pernah kita kunjungi sebelumnya..


"oh.. tempat itu.


"iya ayo kesana...


Kami berdua pergi ke taman itu lagi


" wah aku sudah pernah melihatnya tapi memang ini sangat indah dan sejuk.


"Benar yah..


Angin berhembus kencang menerpa rambut Lidya. Lidya memegangi rambut nya yang terhembus angin.


"angin nya sangat kencang.


"ah.. indah nya..


"em.. apa tadi yang kau katakan arga.


"eh.. tidak.


"em.. bohong kau tadi mengatakan sesuatu kan.


"tidak aku tidak mengatakan apa-apa.


"tapi wajah mu memerah tuh..


" hehe.. dasar arga aneh..


lidya tidak sengaja tersandung lidya pun mulai terjatuh.


"ah...


"ah lidya awas.


Aku memegang tangan nya lidya dan menarik nya dan tubuh kami menjadi sangat dekat sekali.


"ehh..


"ehh..


"arga..


"lidya...


" arga terima kasih sudah menolong ku.


"tapi arga ini kau dekat sekali...


Lidya mengatakan itu dengan panik dan memalingkan wajahnya kesamping


Wajahnya memerah merona


Mendengar itu aku langsung terkejut.


"eh.. ahh.!! maaf...aku tidak sengaja lidya..


" maaf...aku tidak sengaja


"Em.. tidak apa-apa terima kasih sudah menolong ku.


"Iya tapi tadi itu..!!


"ah.. wa.. sudah lah jangan mengatakan itu lagi.


"itu memalukan bukan..

__ADS_1


"ah iya benar...


Suasananya menjadi sangat Canggung


Banyak orang melihat kita berdua tadi


Seorang ibu-ibu dari kejauhan berkata


"Wah.. anak muda sekarang sangat


berani-berani yah.


"iya mereka melakukan hal memalukan itu di depan umum.


"lidya aku akan membelikan air minum dulu yah aku haus.


"ah iya aku juga haus aku ingin jus jeruk saja yah..


"iya..


Aku pun pergi membeli minuman di warung setelah itu aku bertemu dengan Lidya dari masa depan lagi.


"oh.. lidya.


"apa kau tau tentang hal tadi.?


"tentu saja aku tau itu.


"itu memang sangat memalukan mau bagaimana mana lagi.


"jadi gimana.?


" gimana apa nya?


"arga kejadian itu di mulai besok loh.


"terus..


"apa kau sudah tahu bahwa cara menhidari itu.


"em.. entah lah aku juga bingung bagaimana cara nya?


"jadi kita tetap menggunakan cara dari ku.?


"mungkin seperti itu.


"Tentu saja tidak semudah itu sepertinya aku tidak punya pilihan lain


aku harus mengunakan itu.


" apa maksudmu menggunakan itu?


Aku tersenyum dan mengatakan


"nanti kau akan tahu sendiri aku sudah lama tidak mengunakan nya.


"apa yang kau bicarakan Arga.?


"yosh.. kita menggunakan rencana dari mu itu.


"oke.?


"Tapi apa dengan kau mengunakan itu kau akan selamat.?


"mungkin..


"mungkin bagaimana!!..


Aku memegang kepala Lidya dan mengelusnya.


"tenang saja kali ini kita akan berhasil.


"Em.. iya..


"ini dia minuman mu.


"Eh..?


"tadi aku membelinya tiga.


"iya terima kasih..


"kalau begitu jangan sedih lagi aku pamit dulu untuk menemui mu yang sekarang.


"Iya...


"arga kau masih saja seperti arga yang ku kenal dulu..


"kau egois tapi kau sangat baik sekali...


"huh.. aku harus bergegas pasti lidya sedang menunggu ku..


Aku melihat lidya sedang duduk di kursi taman.


"maaf menuggu lama lidya tadi di warung sangat rame..


"iya tidak apa-apa..


" ini jus jeruk pesanan mu..


"ah iya terima kasih..


"hey.. arga..


"pemandangan ini indah sekali bukan.?


"iya.. betul..


"apa kita akan terus melihat pemandangan ini untuk kedepannya.?


"eh.. apa maksudmu lidya..


"maksudku apa kita berdua akan bisa selalu bersama seperti ini selamanya.


(" Apa kah dia sudah tau mengenai itu..?)


"apa yang kau katakan Lidya..


" anu.. yah arga tadi malam aku bermimpi kau tertabrak oleh truk dan aku ada disana.?


"eh..


("Bagaimana cara dia tau dengan itu.)


Wajah nya lidya menjadi sedih.


Aku memegang pundak lidya


"apa yang kau katakan lidya kita berdua akan selalu bersama..


"eh.. apa maksudmu.?


"Kita berdua tidak akan berpisah oke..


"karena aku... Aku.. (apa ini waktu yang tepat untuk mengukapkanya.)


"kau kenapa?


"ti...tidak jadi hehehe.


"Apa.. apa maksudmu itu tadi..


"Yang penting kita berdua tidak akan berpisah oke..


"aku berjanji akan selalu bersama dengan mu Lidya..


Lidya tersenyum dan meneteskan air mata.


"iya.. terima kasih Arga...

__ADS_1


__ADS_2