
"emi... kau ini mengajakku kemana?
"katamu kau mau bersama dengan ku..
"iya.. tapi mau ke mana..
"aku tidak tau.. aku hanya mau berduaan bersama denganmu saja..
Emi memegang tanganku dan mengandengnya
"hey... emi... lepaskan tanganku banyak orang disini..
"hehehe. aku tidak mau..
"Emi... tingkahmu hari ini seperti anak kecil..
"kalau.. denganmu dimas aku tidak masalah..
"masalah ada di aku.. lihat itu..
semua laki-laki di sekolah ku melihatku dengan tatapan mematikan
"jadi itu anak pindahan kemarin itu.. dia berani sekali mengandeng Emi... Emi adalah bidadari sekolah kita tau...
"tuh.. apa kau mendengar, orang-orang itu mengatakan ingin membunuhku..
"mereka tidak akan bisa mengalahkanmu dimas... karena kau kuat...
"tapi...
"akanku tandahi wajah orang itu.!!
Aku menarik tangan Emi dan berlari
"kalau begitu ayo..
"ah... dimas jangan lari pelan-pelan saja..
("sepertinya besok aku akan di benci oleh para laki-laki di sekolah ini padahal aku baru pindah kemarin..
"bagaimana kita ke taman saja?
"iya..aku mau..
aku dan emi pergi ke taman
"aku sudah lama tidak melihat taman ini..
"apa benar begitu?
"iya dulu aku selalu datang kesini bersama arga dan diah..
"dan aku bertemu dengan teman perempuan ku dulu di tempat ini.
("sepertinya orang yang di maksud itu aku..
Tidak memalukan sekali..
"dimas.. aku ingin bertanya tentang anak itu boleh?
"eh.. iya boleh..
"bagaimana padanganmu tentang gadis itu..
"bagaimana yah.. pertama anak itu cengeng dan pemalu dan anak itu selalu ingin dekat
Dengan ku..
"Guuf... (Dimas ternyata kau melihat ku seperti itu..
"kalau begitu apa kau membencinya..
"tidak aku tidak bisa membencinya..
"kenapa?
"ini agak memalukan sih..
"sebenarnya aku dulu.. aku menyukainya..
"eh...ha.... ("tidak itu pasti bohong dimas tadi bilang menyukaiku.. aku tidak menyangka dimas menyukaiku dulu..
itu artinya dulu aku dan dimas saling suka..
Em.. bagaimana mana ini aku terlalu senang mendengar itu..
"Emi.. ada apa wajahmu merah loh..
"eh.. ti..ti..tidak ada apa-apa kok beneran..
"yah sudah..
"Jika kamu bertemu lagi dengan nya kau mau apa.?
"sepertinya jika dia kembali dia sudah melupakanku dan benci kepada ku..
"eh.. itu tidak benar kok..
"maksudmu?
"aku tidak pernah membencimu..
"aku... apa maksudmu aku.?
"hah... gawat.!! tidak maksudku orang itu tidak mungkin membencimu padamu..
__ADS_1
"tidak.. tadi aku mendengar kau mengatakan aku tidak pernah membencimu?
"Emi... apa kau jangan jangan..?
"kalau ku pikir pikir lagi namamu juga sama dengannya dan kau juga berasal dari Jepang sama dengannya..
("heh... apa dia sudah sadar jika itu aku.. aku tidak pernah menyangka dia akan tau bahwa orang itu adalah aku...
"jika aku memang dia kau mau apa?
("tunggu kenapa Emi.. selalu bersikap manja kepada ku padahal kita baru saja ketemu?
"yah.. seperti benar itu anak itu benaran kau bukan Emi?
"hiks....iya.. kenapa kau baru sadar sekarang dasar bodoh..
"hiks...hiks...
"ah.. ternyata itu benar kau.. begitu yah.. hah..
("tadi aku bilang aku suka padanya yah...
"karena kau baru sadar sekarang aku akan memberimu hukuman..
"apa.. hukuman kenapa?
"sudah lah.. ikuti hukuman ku ini..
"ka.....kalau begitu di..Dimas
"aku me...men....mencintaimu..
apa kau mau menjadi pacarku
aku mendengar Emi mengatakan itu dan wajah nya memerah merona
Aku sangat terkejut
"tidak-tidak.. kita baru saja ketemu dan memang kau benar anak itu tapi..
"pacaran itu terlalu cepat...
"su....sudah lah.. ini adalah perintah dan hukuman mu karena kau baru ingat tentang ku..!!
"kenapa kau yang marah..
"jadi bagaimana jawabanmu?
(aku memang sih aku menyukainya dulu dan sekarang juga aku masih mempunyai perasaan dengannya tapi.. aku tidak ingin dia terlibat dengan masalah ku..
aku memalingkan wajahku karena Emi mengatakan hal itu
Emi menarik baju ku dengan wajah imutnya
"bagaimana Dimas... apa kau tidak mau..
"iya... Baiklah aku akan mengatakannya..
("dan seharusnya juga aku yang mengatakan itu dulu..
"Emi...
"i.. iya
("wajah nya terlihat sangat serius..
"aku sebenarnya...
"sebenarnya?
"me..me..Men.. mencintaimu mau kah kamu menjadi pacarku..
("wah... Aku mengatakannya..!! Bagaimana mana ini hati ku berdetak sangat kencang..
Dek..dek..dek
"...hiks...hiks.. iya aku mau menjadi pacarnya Dimas...
("tidak tidak mungkin aku di terima.. aku berhasil di terima..
Dan di taman dengan langit senja aku dan emi menjadi pacar dan saling bertatapan
"Dimas...
"apa...Emi?
"cium..aku..
"hah disini..
"iya disini apa kamu tidak mau.?
"iya.. baiklah aku mau..
"kalau begitu.. gelk...
Aku mendekatkan wajahku dan mencium bibir Emi
"cuu..
"huup..
"ah... Hehehe. aku sudah berciuman dengan mu..
"i..iya..
__ADS_1
Emi lalu memelukku
"Dimas.. hari ini aku sangat senang sekali..
akhirnya aku berpacaran denganmu..
"iya...
"dimas...dimas..dimas..
"hey...Emi sudah lah ini memalukan..
"tidak apa-apa.. aku ingin seperti ini sama dimas..
"kan sudah ku bilang jangan mengatakan hal seperti itu..
"apa.. kau tidak suka aku bilang begitu..
"bukan berarti aku tidak suka...
"dimas muka mu jadi merah tuh.. imutnya..
("yang imut itu kamu..
"ka.. kalau begitu aku pulang dulu..
"eh.. tapi aku ingin menghabiskan waktu dengan Dimas..
"kan besok bisa ketemu lagi..
"iya juga yah..
"kalau Aku pulang yah..
"iya hati hati..
"oke..
Dari kejauhan di balik dinding dinding
Aku bersama Lidya mengikuti Dimas sejak di sekolah
"wah... aku tidak menyangka dimas dan emi.. sekarang pacaran..
"iya.. kau betul aku kira Dimas tidak peka sama kaya orang yang aku kenal..
"apa maksudmu tadi.?
"tidak apa-apa..
"Emi... kau sudah berhasil yah selamat...
"aku tidak menyangka dimas menyukai Emi...
"aku kira Dimas tidak menyukai orang..
"kenapa kau bilang begitu.?
"karena Dimas saat kelas 4 sd sebelum ibunya meninggal.. dimas pernah di tembak oleh gadis..
"apa benar begitu?
"iya.. tapi dia menolaknya.. dan gadis itu menagis..
"saat itu juga aku juga di tembak sih..
"eh... apa maksudmu tadi Arga..
"maksudku aku dan Dimas pernah di tembak oleh gadis di saat yang bersamaan..
"Kenapa bisa waktu yang bersamaan?
"saat aku Dimas dan Diah berjalan di sekolah 2 gadis mendekati kami dan mengajak kami di belakang sekolah dan kami berdua menolaknya..
"be.. begitu begitu yah syukurlah..
"em... lidya kenapa kau senang?
"eh.. tidak bukan berarti aku senang karena kau menolak orang itu jangan salah paham dulu yah..
"eh...
Kesisi Dimas
saat ini aku ada didalam rumah ku
Dan tiduran di kasur
"Em... yahu... akhirnya aku mempunyai pacar dan pacar ku itu orang pertama yang aku suka.. jika aku kembali ke lampung akan ku tunjukkan ke teman teman ku bahwa aku juga bisa mempunyai pacar..
Seseorang tetangga marah padaku
"berisik..!!! Ada orang sakit.!!!
"eh.. haha.. maaf..
Aku tiduran di kasur ku
"em...emi...emi..emi aku tidak menyangka aku berpacaran dengan Emi...
"aku mencintaimu loh.. emi... wah.. tidak aku terlalu senang..
"berisik.!!! Sudah aku katakan jangan berisik apa kau punya telinga gunakan telinga mu itu..
"maaf maafkan aku...
__ADS_1
Aku selalu terbayang Emi bahkan di dalam mimpi ku juga