Teman Dan Cinta

Teman Dan Cinta
murid pindahan tidak asing


__ADS_3

Sudah satu Minggu sejak Lidya dari masa depan menghilang selamanya dari dunia ini


Sejak itu aku tidak pernah berbicara dengan Lidya lagi dan sekolah sudah di mulai hari ini.


"aku mencintaimu arga...


Kata-kata itu selalu terdengar di telinga ku


Hari ini aku berangkat ke sekolah seperti hari biasanya


"hay....arga.


Lidya menyapaku


"em..iya.


"ada...apa arga wajah merenggut seperti itu.


("aku masih berasa bersalah atas menghilang nya lidya dari masa depan.)


"tidak...ada apa-apa.


"yah... sudah lah.


"ngomong-ngomong arga terima kasih yah waktu itu menolong ku...


Dengan mengatakan itu wajah Lidya sedikit memerah


"iya.... tidak masalah, lain kali kalau di jalan itu jangan melamun..


"iya...akan ku ingat pesan mu ini.


("oh...iya aku ingin mencoba mengatakan ini.)


"lidya..


"apa...arga.


"apakah...kau menyukai ku..


"ap..apa...hah.


"apa yang kau katakan arga..


"tidak aku hanya penasaran saja..


"seseorang berkata kepadaku kalau kau menyukai ku..


Wajah nya lidya menjadi merah merona


"suka...itu bukan berarti.. betul.. aku menyukaimu sebagai teman ku..


"begitu...


"iya..


("apa...sih yang di pikirkan arga, tiba-tiba


Mengatakan hal yang memalukan itu...


"lidya... kenapa kau bengong..


"eh.. tidak ada apa-apa kok.


"ayo masuk..


"iya ayo..


Kami berdua pun masuk kelas kami


Dan emi sudah ada di meja nya


"oh... kalian berdua sudah sampai yah.


"emi... tidak biasa nya kau datang sangat awal..


"oh...aku sangat bersemangat hari ini..


"hari ini aku mempunyai firasat Bagus..


"Be...begitu?


Aku dan Lidya pun duduk di meja kami masing-masing


Ibu guru mulai memasuki kelas dan dia bersama seorang gadis.


"selamat pagi anak-anak hari ini ada seorang murid pindahan..


"Murid pindahan.?


"Silahkan perkenalkan diri..


"ah...iya bu..


"wajah...itu sepertinya aku kenal dengan wajah itu..em..itu..kan..


"salam kenal namaku diah aku baru saja sampai di sini aku jadi pindah di sekolah ini..


Semua murid terkejut melihat Diah.


"itu...diah.. idol yang sedang naik daun itu..


"benar dia diah...


"semuanya pasti sudah tau kalau aku seorang idol..


Diah mempunyai rambut hitam panjang dan menguncir rambut nya ke samping


Dan wajah yang manis Diah juga seorang Idol


"diah...


"kau...kan...ah.. kak arga..


"arga.. apa kau mengenalinya...


"tentu saja aku mengenalnya.

__ADS_1


"diah... adalah teman masa kecil ku, dan diah menganggap ku sebagai kakak nya..


Diah berlari menuju ke arah ku


"haha...kak arga..


"wah!! huup..ah..diah.


Dengan senang Diah memelukku


"kak arga.... akhirnya aku bisa bertemu kak arga lagi..


Aku mengelus kepala nya dan menenangkan nya.


"iya-iya...diah kau sudah menjadi besar yah..


"hehe...aku sangat senang bila kak arga mengelus kepala ku..


"iya... tentu saja aku sudah besar aku juga sudah jadi lebih tinggi..


"haha...apa benar begitu...


"Arga...


"ah...iya akan ku perkenalkan kepada kalian..


"diah... adalah teman masa kecil ku dan sudah seperti adik ku sendiri..


"Begitu... aku lidya..


"iya.. lidya aku diah..


"aku...Emi..


"iya.. aku Diah..


"salam kenal kalian berdua..


"iya... salam kenal juga diah..


"kak...arga andaikan kak dim ada disini pasti


Kita sudah lengkap..


"betul juga yah.. yang belum ada disini cuma Dimas.. doang..


"di...mas..


"Ada apa emi.?


"tidak apa apa..


"dimas...yah..


Emi memegang dadanya dan seperti sedang sedih


8 tahun yang lalu.


"..hiks.. hiks..ibu...ayah..


Seorang anak laki-laki mendekati ku


"..hiks...


"apakah kau tersesat..


"Em.. iya...hiks...


"sudah lah jangan menagis..


"aku ingin pulang tapi aku tidak tahu arah jalan pulang, aku baru pindah di sini..


"oh.. kalau begitu biar aku antar kau kembali ke rumah mu..


"iya... terima kasih..


Aku mulai berdiri


"aduh..!!


"ada apa..?


"apa kaki mu terluka..


"iya kaki ku terkilir, aku tidak bisa jalan..


"mau.. bagaimana mana lagi ayo biar aku yang mengendong mu..


"eh..iya


Anak itu menunduk dan mengendong ku


"..tadi nya kau jalan dari mana..


"aku dari arah situ..


"begitu.. kemungkinan kalau kita pergi ke situ kita bisa ketemu rumah mu..


"ayo...


"iya...


"oh...iya.. nama mu siapa.?


"aku... emi..


"begitu emi...yah kalau aku namaku dimas.. salam kenal emi..


("Dan itu lah pertemuan pertama kami


dia adalah cinta pertama ku dan sampai sekarang..


Kembali ke masa sekarang


"emi... apa kau kenal dengan kak dim..


"apa.. benar begitu emi.?

__ADS_1


"entah lah.. dulu anak laki laki yang menolong ku namanya dimas..


"mungkin.. sebuah kebetulan saja..haha..


"tidak seperti aku pernah mendengar tentang itu..


"heh... apa.. maksudmu arga san..


" dulu dimas pernah bercerita kepada ku


dia menolong seorang anak perempuan yang sedang menagis, dan mengantarkan nya pulang..


"dimas...juga sering bermain dengan anak perempuan itu... tapi aku tidak tahu nama anak perempuan itu, karena aku tidak pernah bertemu dengannya langsung..


"iya...tah kak arga.?


"aku tidak pernah mendengar itu..


" tentu saja kau tidak pernah mendengar nya dimas hanya cerita kepadaku..


"eh... kak dim tidak adil, masa cuma kak arga doang yang di beri tau, padahal aku kan calon istri nya..


"eh...


"kalian berdua tidak usah mendengar ucapannya tadi Diah hanya mengada-ngada..


Mendengar aku mengatakan itu Emi terkejut


"tapi aku tidak mengada-ngada aku kan akan menikah dengan kak arga dan kak dim..


"tidak... akan.. kau akan menjadi adik kami berdua selamanya paham..


"iya... paham..


Lidya pun tertawa dengan kebingungan.


"ahaha..


"arga san itu semua pasti cuma kebetulan doang..


"emm.. iya mungkin.


("dimas... aku ingin bertemu dengan mu lagi.)


"kalau begitu semuanya buka buku kalian dan mulai menulis.. pelajaran sudah di mulai..


"tentu saja boleh..


"ah..iya..


"ada apa.. emi dari tadi kau terlihat sangat kesepian..


"eh.. tidak apa apa kok lidya... Hahaha.


"kalau begitu ayo kita pergi ke kantin..


"arga san maaf tapi aku tidak ikut dengan kalian, aku ingin makan sendiri dulu..


"em.. yah sudah kalau begitu kami pergi dulu yah..


"Iya..


"emi...


"sudah lah lidya biarkan emi... sendiri dulu..


"emi... sejak mendengar nama kak dim menjadi aneh..


"sebenarnya... anak perempuan yang di bilang dimas itu adalah emi...


"hah...tapi arga bagaimana kau tahu itu..


"aku tahu dari raut wajah emi... saat dia mendengar nama dimas dia selalu merasa kesepian...


"begitu...


"sepertinya emi... rindu.. dengan dimas...


"tapi... kalau pernah bertemu doang tidak sampai seperti itu juga..


"kalau itu mungkin benar... seperti emi... menganggap dimas lebih dari seorang teman yang menyelamatkannya...


"maksudmu...arga..?


"sepertinya emi... menyukai dimas sejak dulu...


"hah...


"ini kemungkinan saja...


"tapi aku masih tidak menyangka emi... pernah bertemu dengan dimas..


Berpindah ke Emi


"dimas...hiks.. aku ingin sekali bertemu dengan mu kembali dimas..


Keesokan harinya


"anak anak hari ada murid pindahan lagi..


"murid pindahan bukan kah kemarin sudah ada murid pindahan..


Kali ini seorang laki-laki.


"eh.. silahkan perkenalkan diri kamu..


"ah... iya em.. namaku dimas aku berasal dari lampung aku baru saja pindah kesini kemarin..


"salam kenal semuanya..


aku Diah dan emi sangat terkejut melihat orang itu


"di..dimas...


"kak dim..


"em... apakah itu kalian.. arga diah..

__ADS_1


"akhirnya kita bisa bertemu kembali arga...diah..hehe..


__ADS_2