
"jadi Dimas kau ingin mengajaku kencan dimana?
"benar yah kita cari tempat yang bagus saja disini..
"kalau begitu bagaimana dengan yang itu.?
"ternyata di kapal ini mempunyai Tempat yang sangat indah yah aku tidak tahu sama sekali..
"apa begitu.?
"yah aku tidak pernah ketempat itu..
"ayo kita ke situ Dimas hehe..
"iya"
"wah ternyata tempat ini bagus juga yah..
"iya kan aku tidak salah memilih."
"hey Emi"
"apa?
"apa kau ingin pertemuan pertama kita.?
"tentu saja aku ingat..
"yah saat itu kau di kejar sekeliling anjing, dan kau berlari terus terjatuh..
"apa kau melihat itu juga.?
"tentu saja aku saat itu sedang lewat situ, dan aku melihatmu sedang di kejar anjing..
"kau pun terjatuh dan menagis..
Emi memukul-mukul dada ku dengan lembut
"em Dimas kau ternyata jahil juga yah..
"aduh.. hehe.. iya sekali-sekali
"makanya saat itu aku mendatangi mu, entah sebuah kebetulan atau memang takdir.?
"mungkin itu takdir dimas, takdir mempertemukan kita berdua..
"awalnya aku menganggapmu hanya teman biasa, dan setelah itu aku menjadi penasaran padamu dan tubuh sebuahn benih-benih rasa..
"karena saat itu kita masih kecil aku tidak bisa mengukapkan perasaanku saat itu..
"tapi sekarang kau sudah mengukapkanya kan.?
"iya sekarang aku sudah mengukapkanya kepada gadis itu Emi..
Aku menatap Emi dengan serius
Dan aku memegang wajahnya dia memegang tangan ku kembali
"hehe.. aku juga dimas"
"Emi.?
"iya.?
"apa kau mau setelah lulus sekolah, apa kau mau menikah dengan ku dan menjadi pasanganku selamanya dan menjadi istriku Emi.....
"eh... hisk... iya aku mau menjadi istri sekaligus menjadi ibu anak anak Nya dimas..
"hey itu bukankan terlalu cepat.?
"habisnya.? "..hisk...hisk... aku...aku senang sekali aku sudah menunggu lama sekali kau mengatakan itu dan akhirnya kau melamarku..hisk..
"sudah.. jangan menagis... Kau bukan anak kecil lagi kan..
Aku mengusap air matanya Emi
"Emi aku mencintaimu..
"iya aku juga dimas, mencintaimu, dan seterusnya tolong jaga aku yah...
"pasti aku akan menjagamu Emi...
aku mendekati wajahnya dan menciumnya
"cup..
"hup..
aku melamar Emi di terbitnya matahari
kembali ke Arga
"lidya..
"iya.?
__ADS_1
"sebenarnya ada hal yang ingin aku katakan, apa kau ingin mendengarnya.?
"iya tentu saja..
"apa kau ingin hari dimana kau ingin ingin tertabrak truk.?
"iya aku ingat Mungkin itu sebuah kebetulan saja..
"tidak itu bukan sebuah kebetulan..!!
"maksudmu.?
"saat itu saat kau ingin tertabrak itu sebenarnya kau akan berhasil selamat aku mendorongmu dan truk itu menabrakku..
"aku tidak mengerti apa yang kau katakan itu..
"sebetulnya aku tidak boleh memberikan tahu tentang itu, tapi mungkin ini sudah saatnya..
"saat itu aku akan mati.!!
"kau mati!?
"yah 3 hari sebelum kejadian itu seseorang wanita misterius datang menemuiku apa kau tahu siapa orang misterius itu.?
"tidak aku tidak tahu?
"wanita misterius itu tidak lain dan tidak bukan itu kamu sendiri lidya..
"aku.?
"iya kau yang berasal dari masa depan, dia memberi tahu semua itu, awalnya juga aku tidak percaya itu sama sepertimu, dan akhirnya aku bisa percaya bahwa itu memang benar"
"dan aku berhasil selamat dan kau juga selamat tapi.!!
"tapi apa?
"setelah semua itu berakhir kau dari masa depan menghilang dan lenyap, itu lah penyesalan terbesarku..
"begitu?
"maka dari itu aku akan mengatakan sesuatu padamu lidya..
"apa itu.?
"lidya aku menyukaimu mau kah kamu menjadi pacarku.?
"eh..?
"hah a..apa apa yang kau bilang tadi.?
"akan Aku katakan sekali lagi.
"lidya aku mencintaimu mau kah kau menjadi pacarku.?
"hisk...hisk.. iya aku mau menjadi pacarmu Arga..
"lidya apa aku boleh menciummu.?
"iya boleh..
"kalau begitu..
"cup..
"hup..ah..
"aku tidak menyangka aku berpacaran denganmu arga.. hehehe..
"iya aku juga..
dan kami berdua menjadi sepasang kekasih
aku mendengar suara dari kejauhan
"hey arga lidya..
"oh dimas , emi..
"sepertinya kalian baru saja berpacaran yah.?
"bagaimana kau tahu dimas.!?
"tentu saja aku tahu, dari raut wajah kalian saja sudah kelihatan hehe..
"ciee..ciee..
dan wajah mereka menjadi merah merona
"b..berisik kau Dimas.!!
"kau juga sudah terjadi sesuatukan..?
"yah begitulah.. kan Emi..
"iya arga san.. lidya "
__ADS_1
"Emi apa yang Dimas lakukan padamu..
"tadi dimas, me..me.. melamar aku..
"wah.. yang benar.?
"iya benar aku tidak berbicara aku tidak menyangka dimas akan melamarku..
"kalau begitu emi selamat yah..
"iya..
"kamu juga yah lidya..
"dimas kau sudah melamarnya yah.?
"begitulah.?
"apa kau serius.?
"tentu saja aku serius..
"kalau begitu kita berdua sudah mempunyai pacar dong...
"sepertinya begitu"
"hore yehe...
"dasar kalian berdua ini"
" kalau begitu ayo kita pergi"
"iya ayo"
Tamat
dan segitu saja cerita dari kami berempat
ini akhir dari kisah kami semua
teman teman terima kasih sudah membaca dan mengikuti perjalanan aku sampai sekarang
ini ada pesan dari aktor pembuat cerita ini
teman teman yang membaca novel ini
terima kasih sudah membaca dan mensupport novel buatan ku ini
cerita ini berhenti sampai sini saja yah aku sudah memutuskan tidak membuat ini dengan banyak episode sekali lagi terima kasih
berkat kalian semua aku sudah mencapai ketahap ini
saya dimas Seto berasal dari bandar lampung
teluk Betung Selatan gudang lelang
saat ini umur saya masih 16 tahun
dan ini novel pertama saya
hobi saya adalah membaca novel saat aku membaca sebuah novel aku terkagum kagum
orang yang buat novel itu sangat hebat bica membuat cerita dan makna sebagus itu
dari itu saya belajar membuat novel hingga 2 tahun kemudian saya berhasil membuat novel pertama saya judul Teman dan cinta, ini
banyak hal yang saya alami saat membuat novel ini
ternyata buat novel itu sangat menyenangkan
jangan lupa mampir baca novel saya ini
yang saya ingin sampaikan dari cerita ini adalah
mungkin takdir memang tidak bisa di ubah tapi nasib bisa di ubah
usaha keras tidak menhianatimu tapi menhancurkan impianmu usaha keras tidak menjamin impianmu terwujud sudah banyak contohnya
dan terbiasa lah dengan kegagalan karena terus akan di timpah kegagalan yang seterusnya dan jangan lah menyerah
oh iya ada yang ingin arga sampai kepada kalian semua
"halo para pembaca terima kasih sudah mengikuti kisah ku dan perduli padaku , sebelum lidya datang aku selalu tidak perduli pada orang lain,
dan sejak kedatangan lidya, Emi, Dimas, dan Diah, hidupku menjadi lebih cerah lagi
" kalau begitu selamat tinggal semuanya
sampai jumpa hehe..
"ayo Arga kita pergi...
"iya Lidya, Dimas, Emi, Diah, ayo..
TEMAN DAN CINTA TAMAT
__ADS_1