
Setelah pulang sekolah
"Emi, arga, lidya, Diah.. "aku mau pesan trevel dulu..
"ah.. Dimas.. kalau itu tidak perlu..
"apa maksudmu tidak perlu?
"kita akan mengunakan mobil pribadi ku..
"tidak jika seperti itu aneh..
"aneh seharusnya aku yang membayar kalian..
"tidak usah... biar naik mobil ku saja..
"tidak Emi biar naik trevel saja aku tidak enak dengan kalian..
"tidak usah tidak enak dimas.. karena kan kau adalah pacarku..
"tidak makanya dari itu aku yang membayar kan kalian.. hanya aku yang tahu jalan nya..
"tapi Dimas.?
"sudah lah Emi biar kan dimas.. saja karena ini kemauannya sendiri..
"tapi..
"kalau begitu ayo kita pergi ke orang yang punya mobil trevel..
"ayo...
Kami berlima pergi ke tempat mobil trevel
Saat di perjalanan aku bertemu dengan Risa
"ah.. Risa..
"Dimas..
Aku bertanya kepada Dimas
"Dimas apa kau kenal dengan Risa?
"arga apa kau kenal juga dengan dia?
"iya aku mengenalnya dulu aku pernah menolong adiknya..
"begitu terima kasih Arga kau sudah menolong dia..
"iya.. tapi kenapa kau bisa mengenalinya?
"oh... Risa itu adalah sepupu dari teman dekat ku..
"aku sudah mengenalnya sejak lama saat dia ada di Lampung..
"oh begitu..
"tapi mengejutkan sekali aku bisa melihat mu disini Dimas?
"aku kan dulu pernah memberitamu tentang teman ku..
"oh jadi orang yang kau ceritakan itu arga?
"iya...
"em... ada apa wajahmu memerah tuh Risa..
"tidak apa maksudmu dimas?
"jangan jangan Risa apa kau menyukaiku.?
"tidak aku tidak menyukaimu..
"guff.. sakit nya..
"lagian dimas seperti kau sudah tertular dengan putra..
"tidak juga aku tidak menirunya aku cuma mencintai satu orang.. yah kan Emi?
"em..iya hehe...
"yah aku tahu dan raut wajahmu bahwa kau menyukai arga bukan?
"eh... apa yang kau bilang Dimas itu tidak be.. benar.!!!
"tapi wajahmu terlihat merah sangat panik..
"bukan begitu hanya saja..
"yah berjuang lah Risa.. Arga ini banyak orang yang suka padanya.. makanya kau mempunyai banyak saingan..
"iya..
"Oh iya aku sekarang sudah mempunyai pacar loh..
"eh.. bohong dimas mempunyai pacar.?
"ada apa kau tidak percaya padaku..
"ada apa kau tidak percaya padaku..
"tentu saja aku sulit percaya padamu,
Di antara semua temen mu di Lampung udah punya pacar tapi cuma kamu doang yang gk punya..
"guff..!! Menusuk sekali tepat di hati ku..
"dimas apa benar begitu?
"arga jangan bicarakan itu,
Sangat menyakitkan tahu hah..?
"saat itu cuma aku doang yang tidak punya pacar teman teman ku sudah..
"aku selalu di tanya sama tetangga..
"dimas pacar kamu mana ayo dong bawa sini pacar..
"ah sial.!!
"sudah lah dimas kan sekarang kan aku ini pacarmu kan?
"ah.. iya juga yah.. oke aku akan tunjukkan kamu kepada mereka bahwa aku juga bisa punya pacar..
__ADS_1
"iya....
"awas kau putra.. tidak akan aku beri emi kepadamu..
"dimas sebenarnya ada orang yang suka dengan mu dari dulu..
"eh.. siapa orang itu?
"pasti kau kenal orang kau kenal dengan nya sebelum kau pindah ke sini..
"dulu kau selalu bilang..
"Yeh ini pertama kalinya aku merasakan seperti ini hati gua selalu berdebar saat bertemu dengannya..
"ah..!!? r..risa bagaimana kau tahu tentang itu?
"semua orang yang seumuran semua tahu tentang itu kau sendiri yang membicarakan tentang itu..
"hey.. dimas sebenarnya dia juga suka sama kamu..
"hah tidak mungkin.?
"yah cuma kamu nya saja yang tidak peka..
Aku memegang pundak Risa
"yang benar jangan bohong?
"dia itu benci padaku tahu..
"tidak dia tidak membencimu..
"tapi itu salah mu sendiri karena tidak bisa ngomong dengan nya..
"sial... kenapa dulu aku gk, tapi tidak apa-apa sekarang aku cuma suka sama 1 orang..
"Dimas..
"yah terserah...
"Risa apa kau mau ikut kami pergi ke Lampung..
"Lampung yah aku sudah 1 tahun tidak kesana..
"jadi bagaimana.?
"yah jika kamu yang bayar mah tidak masalah..
"pakai uang mu sendiri.. jika kau mau ikut pakai uang mu sendiri tahu..
"kau kira aku ini ayah mu gitu?
"cih.!! dasar pelit...
"yang pelit itu kamu..
"iya.. iya aku akan ikut..
"oke nanti aku yang ngomong sama ibu mu..
"iya....
"Kalau begitu aku pergi dulu yah semua nya..
"iya terima kasih arga..
"Kalau begitu kita juga ayo cepat hari sudah mulai gelap..
"iya ayo..
Kami berlima sampai di tempat mobil trevel
"permisi..
"iya dek.. ada apa?
"ah paman aku dan temanku semua ini besok ingin pergi ke Lampung teluk Betung apa bisa?
"oh iya dek bisa besok setelah asar kita berangkat..
"iya terima kasih paman..
"kalau begitu Kami pulang dulu yah paman
"iya...
"kalau begitu kita berpisah disini yah sampai jumpa besok..
"iya sampai jumpa besok semuanya..
Kami berlima berpencar ke rumah masing masing
"aku tidak menyangka bisa ke rumah Dimas..
"kalau begitu aku harus siap siap..
Aku pun kembali ke rumah
"ibu aku pulang..
"iya hari ini kau pulang agak terlambat arga..
"tadi aku bersama dimas dan yang lainnya..
"dimas? apa dimas sudah kembali ke sini?
"iya Bu bukan hanya Dimas namun Diah juga ada..
"jadi begitu kalian bertiga bertemu kembali..
"ibu tadi aku di ajak Dimas pergi ke Lampung apa boleh bu?
"Iya tentu saja boleh, lagi pula ini kan pertama kali kau ke Lampung Arga..
"iya..
"ibu aku ingin siap-siap dulu yah bu..
"iya..
Keesokan harinya dan sore harinya
"arga dan semua apa kalian sudah siap?
"iya kami siap..
__ADS_1
"kalau begitu ayo...
kami berenam pergi ke mobil trevel itu
"paman..
"iya dek kita akan segera berangkat.. duduk saja dulu di dalam mobil..
"iya paman..
Kami semua masuk di dalam mobil
Tiba-tiba Emi menyenderkan kepalanya Dimas
"hey.. dimas apa kau tahu.?
"apa?
"aku selalu ingin bersamamu seharian penuh dan sekarang aku mendapatnya..
"oh.. oke..
"kenalan cuma oke doang..
Emi memegang tangan Dimas dan sangat dekat dengan nya
"dimas selama di mobil ini aku ingin bermesra-mesraan denganmu..
"hey Dimas apa tau?
"Apa lagi?
"ciuman waktu itu adalah ciuman pertama ku loh..
"oh kalau itu aku juga sama baru pertama kalinya
"begitu...hehehe.
"hey dimas cium aku lagi dong..
"eh.. sekarang?
"tentu saja apa kau tidak mau?
"bukan begitu tapi disini banyak orang..
"sudah ayo cium aku..
"kalau begitu... gelk.. oke aku mulai yah..
"iya...
Aku mendekati wajah Emi dan mencium bibirnya
"cuu...
"huup.....ah...
"hehehe. dimas akhirnya mencium ku lagi..
"iya..
"anu maaf menganggu kemesraan kalian tapi sekarang ini kita berada di dalam mobil..
"dimas ternyata kau punya nyali juga, dulu kau bicara dengan perempuan selain aku saja tidak bisa...
"aku kan sudah berkembang dari waktu itu..
"ah Emi curang mencium kak dim tidak mengajak ku aku juga mau...
Diah mendekati wajah ku dan mencium ku
"cuu...
"huup....
"diah spa yang barusan kau lakukan?
"hehehe. kak dim tadi itu adalah ciuman pertama ku loh.. aku memberikannya kepada kak dim..
"diah apa yang kau lakukan kau mencium dimas tidak boleh punya ku dimas adalah pacarku aku tidak akan memberinya kepada siapapun..
Dengan mengatakan itu Emi memeluk Dimas
Semuanya berteriak bersama
"ciie...ciie... dimas Emi kalian seperti sepasang suami istri..
"eh... suami istri.. a..a..aku menjadi istrinya dimas.. tidak mungkin aku sangat bahagia sekali...
Di hayalan Emi
("selamat datang Dimas..
"Iya aku pulang apa kau sedang menunggu ku..
("iya... aku dari tadi menuggu mu sejak lama..
"kalau apa kau mau makan dulu atau mandi atau kah a..k..u..
"aku mau mandi dulu saja..
"ah jangan lari kabur..)
Kembali ke kenyataan
" emi apa yang kau pikirkan?
"Barusan aku membayangkan aku dan Dimas menikah dan menjadi sepasang suami istri...
"ap.. apa yang kau katakan Emi.. kalau itu masih terlalu lalu cepat kita juga masih sekolah aku juga belum mempunyai uang untuk itu...
"eh.. apa artinya kau juga ingin menikah dengan ku Dimas?
Dimas memalingkan wajahnya
"jika nanti aku menikahimu apa salah?
"eh.. "hisk.."
"jadi dimas nanti kau akan menikahi ku.. senangnya aku tidak menyangka kau sudah serius itu denganku..
"kalau begitu jika kita sudah menikah tolong jaga aku yah..
"iya...
__ADS_1