
Pertunangan Aku baru saja bertemu dengan Lidya. Lidya menjawab perkatanku "betul itu masih terlalu cepat
Hati ku masih belum siap" aku sedikit marah
Lidya, "oi.. Lidya kenapa kau bicara seperti itu" sepertinya Lidya juga marah padaku
menatapku dan berkata "apa maksudmu
Perkataan salah!!" " Mereka salah!!! " Kau
Bicara seperti itu menambah situasi buruk tau!" " Kau juga salah "salahnya dimananya.
Ayah Lidya menghentikan perdebatan kami
"Sudah lah jangan bertengkar..
" A..ayah kenapa kau melakukan ini.
"Tapi kan saat kamu masih kecil kamu bilang
Jika sudah besar mau menikah dengan Arga" wajah Lidya mulai memerah.
"i...itukan saat aku kecil" aku terkejut dengan perkataan ayahnya Lidya
"Eh..apa maksudnya saat masih kecil"
Ayah Lidya berkata kepadaku,
"Arga apa kau tidak ingat kau dan Lidya
Pernah bertemu saat kalian kecil"
Aku bertanya kepada ibu "apa itu benar ibu? Ibu menjawabku "benar" aku bertambah penasaran dan kebingungan
"Tapi² aku tidak ingat pernah bertemu sebelumnya dengan Lidya" ayah Lidya menjawabku " iya.. wajar jika kamu tidak ingat itu terjadi saat kamu masih kecil"
" Maka dari itu kalian bertunangan dulu"
Aku dan Lidya menjawab bersama
"Tidak..mau!!! Ayah Lidya kembali bicara
"Yah jika di akhir kalian tidak cocok dan
Sudah jatuh cinta pada orang lainnya
Maka kalian bisa membatalkan pertunangan ini"
Aku menjawabnya "oh jadi kayak gitu pun
Boleh yah" "yah begitulah kau juga berhak
Memilih pilihanmu" ayah Lidya mengatakan sambil
Meminum teh nya " jadi kalian sekarang
Resmi bertunangan"
Jadi saat ini aku sama Lidya resmi bertunangan ("sial..bener hari ini)
Setelah resmi bertunangan mereka pulang
Ke rumah Mereka dan Keesokan harinya
Aku bertemu dengannya lagi di sekolah
Dia lagi turun mobil dia melihatku "hmm..."
Dia langsung pergi masuk dan tidak menyapaku hari ini, saat di kelas kami
Tidak bicara sama sekali Emi bertanya
"Apa yang terjadi pada kalian apa kalian tidak apa apa" aku menjawabnya
"Tidak ada apa-apa... kok" Emi menatapku dengan tajam "apa benar....? "Sungguh aku
Tidak apa apa, "kalau begitu yah sudahlah"
Lidya diam² melihatku dari sisi kanan
Saat aku melihatnya kembali dia
__ADS_1
Membuang wajahnya.
Dan saat di kantin dia tidak bersama Emi
Aku bertanya kepada Emi "Emi kenapa hari ini tidak bersama Lidya" Emi menjawabku
"Tadi aku mengajaknya bareng katanya
Dia lagi ingin makan sendiri "
" Begitu, sepertinya dia sengaja menghindariku walaupun aku tidak peduli
Aku bicara kepada Emi "Emi... Kau sepulang sekolah ada waktu gk" "ehh ada sih,
" Memangnya kenapa" aku bersemangat mendengar. Emi mengatakan itu
"Yang benar Emi mau gk sepulang sekolah
Ikut ke game center bersamaku"
Emi terkejut mendengar aku mengatakan itu
"Jadi maksudmu ke.. kencan Arga san"
" Bisa di bilang begitu apa tidak mau"
Wajah Emi terlihat senang dan wajah memerah, " tidak mana mungkin aku tidak mau aku mau pergi sama Arga san"
" Yah sudah sepulang sekolah kita bertemu di taman, "iya.." Dan setelah itu.
Setelah pulang sekolah aku pergi di taman
Aku melihat Emi duduk di kursi taman
Emi terlihat sangat cantik dengan pakaian casual terlihat sangat manis, aku pun sampai di Emi "maaf menunggu lama.."
Emi tersenyum dan berkata "tidak aku saja yang datangnya ke kecepatan" aku mengajak berjalan "kalau begitu ayo kita jalan dan saat di jalan banyak orang melihat kita mereka laki² menatapku dengan dingin
"Cih.. kenapa orang itu bisa punya pacar secantik itu, mendengar itu Emi tersipu malu dan menutupi wajahku yang merah
("Imutnya) dan kita sampai di game center
30, kakak kasir itu menjawab " 30 koin yang ka 1 koinnya seribu jadi totalnya rp 30.000
Aku memberikan uangku ke kasir " nih ka
Uang nya" kakak itu menjawab
"terima kasih yah ka.."
Setelah beberapa saat kami bermain game center aku dan emi menuju di mesin pencapit boneka aku memilih Emi melihat boneka yang di pajang di dalam mesinpencapit boneka
"Hey Emi apa kau mau boneka ini"
"Tidak usah Arga san itu sangat sulit
"Sudah lah aku sangat jago dengan hal ini"
Aku pun berhasil mendapatkan boneka itu
"Nih aku dapat bonekanya, Emi terkejut dan terkagum² "hebat hanya sekali saja kau bisa mendapatkannya aku bertanya kepada Emi
" Apa kau suka dengan boneka panda ini,
"Iya.. aku sangat suka panda, "Arga san terima kasih, aku menjawabnya " tidak masalah" setelah itu aku melihat ada
Anak kecil perempuan sedang melihat
Boneka yang ada di mesin pencapit boneka
Aku mendekatinya "ada apa dek apa kau
Mau boneka itu, anak kecil itu menjawab
"Emm..iya aku mau yang boneka beruang putih itu" "ok beruang putih itu yah,
Dan aku mendapat boneka itu anak itu terlihat sangat senang " wah... Hebat kakak
Hebat, aku memberikan boneka itu pada anak kecil ini "ini dek boneka beruang putih nya, "wah terima kasih kakak..
Dan seseorang perempuan datang menghampiri anak itu "kau ini dari mana saja, aku bertanya pada orang itu
__ADS_1
"Apa kau ibu anak ini, " iya betul aku ibu dari anak ini terima kasih sudah menjaga anakku" "tidak dia anak yang baik kok,
Anak itu memberitahu kepada orang itu
"Ibu² kakak ini hebat banget loh Bu
Bisa dapat boneka beruang ini hanya dengan satu kali Capitan doang"
Ibu dari anak itu berkata "sekali lagi terima kasih telah menjaga dan memberikan boneka ini, "tidak masalah,
Mereka pun pergi dan menyampaikan
"Kakak semoga berhasil dengan pacar kakak, aku da Emi terkejut mendengar kata
Pacar kami berdua saling melihat dan memalingkan wajah karena malu
Emi berkata "Arga san memang sangat baiknya makanya aku suka,
Aku terkejut dengan perkataan Emi
"Ehh...." Wajahnya Emi menjadi merah merona " wah.. s..uka maksudnya bukan suka itu tapi suka yang lain wah malu sekali..
Aku juga mendengar itu wajahku juga memerah "i..iya aku tahu, dan setelah itu
Kami jadi canggung hari mulai gelap
"Emi aku akan mengantarmu ke rumahmu,
Emi menjawabku "tidak usah Arga san,
"Sudah lah ini sudah malam banyak orang jahat berkeliaran malam²,
"Iya te.. terima kasih, setelah itu aku dan emi berjalan menuju rumahnya
Dan sampai di rumah Emi aku melihat rumah Emi yang sangat besar
"Wah... Jadi ini rumah kamu, "iya,
"Arga san terima kasih seharian ini
Aku sangat senang Arga san mengajakku,
"Sama², kalau begitu aku masuk dulu yah
Sampai bertemu di sekolah, "iya,
Aku pun pergi menuju ke rumahku aku sampai di rumahku dan tidur.
Berpindah ke Emi "hehe... Hari ini aku berkencan dengan Arga san,
Keesokan harinya aku melihat lagi
Mobil hitam itu lagi dan Lidya turun dari mobil itu dia melihatku tapi tidak menyapaku lagi saat di kelas kami
Tidak berbicara sama sekali
Dan saat istirahat aku menanyakan kepada Emi "Emi dimana Lidya, " katanya dia ingin makan sendiri lagi, "Emi aku akan mencari Lidya dulu, "oh.. oke, aku berlari mencari Lidya aku menemukannya di atap sekolah
"Ternyata kau disini, "Arga kenapa kau disini, "aku yang bertanya kepada kau disini
Sambil tersenyum Lidya berbicara "aku suka
Udara ini sangat sejuk, "benar disini sangat sejuk, aku dan Ladya memandangi pemandangan yang indah dari atap sekolah
Aku bertanya kepada Lidya
"Kenapa kau menghindariku, "ehh..,
"Apa kau membenciku... "Bukan aku tidak membencimu, "hanya saja sejak saat itu
Susah berbicara denganmu,
Aku berkata lagi " aku tidak membencimu loh justru jika kau menghindariku aku menjadi kesepian, "ehh... "Emi juga mencemaskan keadaanmu, "begitu...
" Aku ingin kita bertiga terus berteman
Aku kau terus Emi, "berteman yah...
"Ayo kita kembali ke kelas Lidya menjawabnya dengan tersenyum
"Iya ayo.....
__ADS_1