Temaram

Temaram
part 3


__ADS_3

'kenapa kau buat aku jatuh cinta padamu bila hatimu masih milik orang lain '


.


.


.


hari ini hujan turun cukup deras, hujan dimusim kemarau.. mungkin semesta turut berduka atas lukanya hati seseorang insan yang tulus mencintai


tetesan air sudah membasahi seluruh tubuh nya,. biarlah air hujan ini menghapus air mata yang mengalir, biarlah derasnya gemuruh hujan menyamarkan isak tangisnya.


hatinya terluka insan dicinta dalam pelukan tapi tak dapat dimiliki..


dipeluknya tubuhnya yang menggigil kedinginan, bibirnya bergetar membiru, tapi ia masih enggan berteduh.


dipejamkan kedua matanya, disandarkan nya tubuhnya pada bangku taman,


ditariknya nafas dalam dan dihembuskanya perlahan. mindanya berkecamuk tak menentu ada pergolakan dalam hatinya..


entah sampai kapan ia rela terluka demi dapat bersama dengan orang tercinta


entah sampai kapan hatinya kuat demi melihat dia yang terkasih kembali bahagia.., entalah,,


"Shila..." meski suara itu beradu dengan kebisingan rintik hujan tapi masih jelas terdengar, sontak membuat Shila membuka matanya dan memandang wajah ayu gadis berpayung yang kini berada dihadapannya.


air yang menggenang di pelupuk matanya seketika itu tumpah tak terbendung banjir membasahi wajah mulus nya


"menangis lah Shila, menangislah sepuasnya" bisik Farisha Almira yang kini memeluk tubuhnya erat.


.



.


.


.


Shila Harun gadis yatim piatu yang tidak pernah merasakan kasih dari kedua orang tua terpaksa menagih kasih pada keluarga sahabat nya Farisha Almira yang menyayanginya seperti anak kandung..

__ADS_1


.


.


.


Shila Harun merasakan jantungnya berdegup kencang ada rasa yang ia sendiri pun bingung untuk menjabarkannya, tapi yang jelas dia begitu bahagia ketika pertama kali menatap wajah itu,


tapi biarlah perasaan itu, tak perlu ada yang tahu, mungkin itu hanya rasa sesaat, atau hanya rasa bahagia karena akhirnya mempunyai seseorang yang dipanggil dengan kata Abang,


iya Abang ia adalah Abang kandung dari sahabatnya farisha yang juga anak kandung dari orang tua angkatnya.


.


Fariz Adam sekuat mana hatinya menolak nama lelaki itu dalam hatinya sekuat itu pula nama itu terpatri dalam lubuk hatinya..


cinta mungkin saat ini itulah yang ia rasakan untuk lelaki itu, cinta..


tapi biarlah ia mencintai dalam diam, lelaki itu bukan untuknya, lelaki itu milik orang lain, dia dihadirkan sebagai seorang adik bukan seorang kekasih..


"selamat bahagia Fariz Adam dan Arissa Damia" diletakkan nya kembali kertas undangan bersampul hitam dan gold itu diatas meja dihadapannya..


kini dia duduk di taman rumah mewahnya, ditatapnya cahaya rembulan yang bersinar lembut mempesona, diadukannya semua apa yang terbuku dalam hatinya


akhirnya telepon dari farisha diangkat nya setelah tiga kali diabaikannya


"hallo sha, maaf aku lagi di jalan mungkin aku tidak bisa datang ke pernikahan nya bang Fariz, sampaikan maaf ku pada bang Fariz, ibu dan ayah ya, aku.."


"bang Fariz tidak jadi menikah Shila, sekarang bang Fariz dirumah sakit, kemarilah Shila, aku butuh kamu untuk tenangkan ibu,"


.


.


.


.


"hot chocolate" farisha menyodorkan segelas minuman coklat panas ke Shila


"thank you" Shila yang sudah berganti pakaian menyambut coklat panas itu dari adik iparnya

__ADS_1


"maafkan aku Shila...." setelah beberapa menit dalam diam, farisha memulai pembicaraan


"untuk.." Shila menatap adik iparnya yang duduk disebelahnya yang kini sedang menyeruput secangkir kopi


"untuk semuanya, rasa sakit mu, pengorbanan mu, semuanya.. andaikan aku tidak ikut meminta mu menikah dengan Abang semuanya ini nggak akan kamu alami.."


"betul kata ibu, menikahkan mu dengan bang Fariz hanya akan melukaimu..." farisha terdiam kepalanya tertunduk, air matanya menetes jatuh membasahi wajahnya


"kamu berhak bahagia Shila, bukan seperti ini, terluka.."


"kamu bicara apa sha, aku bahagia dengan pernikahan ku, aku punya anak yang pintar aku menikah dengan lelaki yang aku cintai, aku.."


"kalau kamu bahagia, kamu tidak akan menangis ditengah hujan seperti tadi, Shila ku mohon jangan seperti ini.."


"aku mencintainya sha, aku nggak sanggup harus jauh darinya, biarlah seperti ini .. asal aku bisa bersamanya " Shila memeluk erat tubuh adik iparnya yang tak lain adalah sahabat baiknya


"mami..." teriak seorang anak perempuan berusia sekitar tiga tahun yang kini berlari memeluk nya



putri kesayangannya, anak yang ia lahirkan setahun setelah pernikahannya dengan Fariz Adam, anak yang memiliki kecerdasan sepertinya tapi mewarisi semua sikap Fariz adam, termasuk sikap keras kepalanya


"reen, Tante sha mau lohh dipeluk juga" farisha merentangkan kedua tangannya


bocah itu kini beralih memeluk farisha erat,,


"selamat sore sayang,," Fariz Adam yang tadi datang dengan adreena kini memeluk erat tubuh istrinya, mencium lembut dahi istrinya.


romantis, itulah kesan yang tergambar ketika melihat perlakuan sweet Fariz terhadap Shila,


"sore sha,, udah dari tadi datang??" farisha mengangguk mengiyakan pertanyaan Abang nya


'abang sampai kapan kamu melukai hati istri yang dengan tulus mencintai mu,' batin farisha sesaat setelah kepergian Shila dan Fariz


ditatapnya wajah polos ponakanya yang asik dengan boneka baru yang baru dia hadiahkan


dalam hati dia berdoa, semoga Abang nya segera menyadari betapa besarnya cinta Shila sebelum semuanya terlambat...


~kau berhak bahagia~


#temaram

__ADS_1


#revanisofian


__ADS_2