
Laki-laki berpawakan Gagah , namun dia memiliki kejiwaan setelah istri yang ia cintai meninggal Di Tangan kaki Kanannya.
"Anne kau Cantik sekali Anne," Davide Tersenyum lagaknya seperti orang Normal namun ia sakit, iya mental nya sakit. Kejadian 15 tahun lalu saat ia menjabat Sebagai Ceo sekaligus Mafia dan perusahaan ada dimana-mana, juga di segani penjuru Dunia. Namun tak di sangka, orang kepercayaannya lah yang merebut kekuasaan itu. Persaingan Mafia di Italia memanglah sangat kuat. Hendak Davide, istri & Anaknya Ingin ke Indonesia, mereka sudah bersiap- bersiap Pergi, serangan dari Anak Buah Mario membuat Baku tembak dengan Anak Buah Davide, Davide menyerahkan Leonzio yang berusia 10 tahun kepada Emile sangat adik
"Emil cepat Bawa Leonzio Sembunyi," perintah nya dengan bahasa Italia
Emiliano yang mendapatkan Perintah di usia nya yang 15tahun itu segera membawa Leon untuk sembunyi.
"Dady, mommy Leon tak mau Pergi," Tangis Dia
"Leon Dengar kata Uncle kita sembunyi dulu Ya sayang, mari Uncle gendong,"
Emillio mengendong sangat ponakan tanpa pemberontakan dari Leonzio.
"Mario cepet tembak mereka, kenapa kamu Hanya diam saja," Perintah Davide
"Hahahahahahahaha!," Mario Tertawa dengan menampakan giginya yang taring itu.
"Sekarang waktu Kau mundur Davide, Dan semua perusahaanmu akan Menjadi Milikku Hahahahha!" tawa Mario memenuhi Rumah Davide.
"Penghianat Kau Mario,"Davide menembak ke Arah Mario namun peluru Itu Berhasil ia hindari.
"Davide kau tak tau kenapa Aku seperti ini," Bentak nya ia melihat Anne yang Sembunyi di balik pintu dan di jaga ketat oleh Anak Buah Mario.
"Bawa Anne kesini," Perintah Mario
Anak Buahnya pun menyeret Anne karena Anne berontak. Davide yang melihat istrinya di seret Paksa ia tak tega
"Jangan Sakiti istriku," Bentak Davide walaupun Anak buah nya tinnggal beberapa. Dan lebih banyak anak buah Mario
"Kenapa kau melakukan semua ini Mario?" tanya Davide
"Kau tau kenapa?, Karena kau Anne yang Aku cintai Menikah denganmu, kau baru datang di kehidupan Anne, sedangkan aku kekasih Anne di campakkan begitu saja," Mario menjatuhkan dirinya , pistol masih mengengam di tangannya.
"Mario, Davide tak salah, Dia tak Tau kalau aku kekasihmu, Aku menikah dengan Davide karena Daddy percaya dengan Davide untuk menjagaku," Anne bersuara
"Apakah aku tak bisa menjagamu Anne, Aku sudah lama jadi Anak Buah Daddymu,"
Tanggal Anne pecah,
"Mario, aku juga Sayang dan cinta sama kamu 10tahun lalu, percayalah bahwa Davide tak mengerti apa-apa tentang kita,"
Mario menghampiri Anne, hendak ia ingin mencium mantan kekasihnya itu, ia teringat bahwa Anne sudah di jama oleh Davide, hingga Anne melahirkan Leonzio dan ia melihat perut Anne yang sedikit membuncit karena kehamilannya.
"Tembak Davide," Perintah Mario
Namun Anne yang mendengar itu meloloskan Diri dan Melindungi suaminya Davide,
Dorr, tembakan itu Mengenai Anne, Leonzio yang menyaksikan di balik pintu memeluk Emil,
"Uncle Mommy Uncle Mommy!"
Emillio Bingung karena Sang ponakan Histeris, ia mengintip ternyata sangat kakak Ipar sudah terkapar di lantai dan bersimpuh Darah.
"Astaga, situasi ini sangat bahaya, kalau aku dan Leonzio tetap disini, bisa jadi sasaran berikutnya kita Berdua," gumamnya dalam Hati,
"Leon dengar kata Uncle kita Pergi dari sini ya sayang,"ujar Emil
"But, mommy and Daddy gimana Uncle," tanya Leon bocah usia 10tahun itu.
"Sayang, nanti mommy and Daddy nyusul, Mommy lagi dibawa ke Rumah sakit,kita pergi ya, Sini om Gendong," ujar Emil
__ADS_1
Dan Leon menaiki Punggung Emil.
Emil melihat situasi di depan nya , yang sangat ketat.
"Gak mungkin aku harus kedepan karena penjagaan Anak Buah Mario yang mencariku dan Leonzio,di Kamar ini ada Ruang Rahasia dan Hanya Aku dan Kakak yang tau dan langsung menuju jalan Raya," gumam Emil dengan melangkah ke sebuah Dinding yang ternyata Itu adalah Ruang bawah tanah. Dengan menekan sklar Lampu terbuka Ruang itu. Namun skalr Itu sudah di sensor oleh Davide,kecerdasan Davide membuat Ayah Anne menjodohkan Davide dengan Anne. Dan ternyata Anne waktu Itu mempunyai Kekasih bernama Mario. Namun sebagai Putri Tunggal Anne tak Mau mengecewakan sangat Ayah dan menerima perjodohan itu. Dan pamit ke Mario baik-baik, laki-laki itu terlihat ikhlas, dan melupakan masalalu, namun ternyata perlakuan Baik Davide kepadanya di bales dengan Penghianatan.
Kembali ke Emil.
Emil menyusuri Lorong itu dan sampai akhirnya ia Berada di Jalan Raya Besar. Ia hanya membawa berapa uang Tunai dan Blackcard.
"Oh My good, Aku selamat dengan Leonzio," ia menoleh ke arah wajah sangat Ponakan ternyata Tertidur, ia tersenyum manis dan berniat pergi ke Indonesia karena tempat paling Aman ada di Indonesia yang memiliki berapa daerah tersembunyi.
"Kita akan pergi Dari Italia Ini Leonzio,dan mengubah identintas kita, dan saat kau besar balaskan dendam orang tuamu Kepada Mario bedebah itu." Ujar nya penuh Amarah namun air kristal nya jatuh di pipi putih nya.
Akhirnya Emil Menaiki Taxi, menuju Bolzano Airport. Setelah sampai di Balzano Airport ia membangunkan Leonzio.
"Leonzio Bangun yuk udah sampai,"
Leonzio membuka Matanya.
"Uncle kita kok ada di taxi?,terus kita mau kemana?"Tanya Leonzio
Emill tersenyum karena Tingkah mengemaskan dari keponakannya itu.
"Kita akan Pergi Nyusul Daddy ya," Bohong Emil
"Baiklah Uncle, aku gendong lagi kah uncle,"
"Iya, lets Go.. !"Leonzio menaiki Punggung Emil
"Lets Go uncle," ujar Leonzio dengan megangkat tangannya seperti ingin terbang
"Siap Leonzio? kita berangkat," Emil berlaga seperti pesawat terbang, Walaupun usianya 15 tahun, namun Hidup nya sekarang berbeda. Ia harus menjadi Pelindung Leonzio. Karena keluarga Leonzio hanyalah dia.
Laki-laki berkaca mata hitam dan baju Hitam namun tak sehitam baju Anak buah Mario, Menghampiri Emill
Emil tau itu anak Buah Kakaknya.
"Maaf Tuan muda, Ini Paspor anda pergilah cepat, dan ini tambahan uang dari Tuan Davide," ujar Gabriel.
"Gabriel, Gimana kondisi Kakakku dan Kakak Iparku?"
Gabriel menundukkan lesu. Karena ia tak berada di Rumah besar Tuannya ketika kejadian ini. Sesampainya ia di sana kondisi Davide yang babak belur dan Anne yang sudah tewas, di Tinggalkan begitu saja oleh anak Buah yang tersisa dan ikut Mario mencari Leonzio dan Emil. Davide yang babak belur itu tertawa sendiri, marah. Akhirnya Gabriel membisikkan ke telinga Emill dan Emill membulatkan matanya.
"Tuan berapa Anak Buah yang setia kepada Tuan Davide sudah berangkat ke Indonesia, dan sudah Ada Rumah untuk Tuan Muda Emil juga Tuan Muda Leonzio untuk di tempati,"
"Terimakasih Gabriel, Namun saat di Indonesia bisakah kita berlagak seperti Orang Asli Pribumi?" Tanya Emil
"Itu bisa diatur Tuan, Apabila urusan disini selesai saya akan menyusul ke Indonesia." ujar Gabriel
"Cepat Pergi Tuan,"Bentak Gabriel karena ia melihat Anak Buah Mario.
Dan Akhirnya pesawat Emil dan Leonzio lepas Landas.
" Agrhk soal, aku gagal mengejar Bocah tengil itu,"ujar Anak Buah Mario.
Ia Pun melaporkan ke Mario, dan benar saja Mario Marah entah kemana Tujuan Emil dan Leonzio ia tak tau. Karena informasi yang di dapatkannya hanya setengah.
******
Lima Belas tahun telah berlalu Emil yang menikah dengan seorang gadis Indonesia dan ia jujur menceritakan tentang jati dirinya waktu wanita itu ingin menjadi Istrinya. Emillio menjadi Emillchan dan Leonzio menjadi Zio dan Leon terpaksa Memangil Emil dengan Ayah dan Memangil istri Emil dengan Sebutan Mama Usia Emill sekarang 30tahun. Ia mempunyai Perusahaan sendiri di usia 20 tahun 5 tahun di ajarin Sistem perusahaan dan Bisnis oleh Gabriel. Namun demi keamanan ia Memilih merubah umur dan identintas nya.
__ADS_1
Emill melamun kembali ia mengingat masa kelam itu, dan Rindu kepada sang Kakak Davide yang Sudah Gila, karena Istri nya tidak ada dan Peluru mengenai saraf otaknya.
"Kak Gimana kabarmu, Leonzio sekarang sudah besar Kak, ia jadi Laki-laki yang gagah dan Tampan,"ia melihat Bingkai foto dengan Sang kakak dan kakak Iparnya.
Tok tok
Emil segera menyembunyikan Bingkai foto itu.
"Masuk!" Perintahnya.
"Ayah, apakah Ayah sibuk," Tanya Zio
"Kenapa Zio?" tanya Emil balik
"Yah, Aku Rindu Daddy, dan ingin Pergi kesana," Zio meneteskan air matanya
"Aku Tau Yah, Mommy sudah Tiada dan Makamnya ada di Eropa, tapi Daddy Ayah dia Di masih Ada di Itali,"
"Zio kalau kau Pergi kesana, itu Bahaya identintas Kamu akan tercium oleh Mario,"
Ujar Emil dengan Penuh hati-hati
Sarah masuk dengan membawa dua Cangkir.
"Kata siapa yah, Mario ada Di Itali, Dia sudah ada di Jakarta sayang,"
"Mama tau dari Mana?" tanya Emil&Zio barengan dan Menatap Sarah
"Wih Mama di Tatap Tajam nih ma suami dan anak Mama,"
"Ah Mama Gitu," Ujar Zio yang merajuk seperti anak kecil berusia 5 Tahun.
Membuat Sarah tertawa melihat Tingkah Anak sulungnya.
"Zio, kamu itu udah usia 25 tahun tapi masih kaya Anak kecil ya!, Malu Nih ma badan kekar Gini tapi Hello Kitty,"
"Ayah Mama yah,"adu Leonzio.
Membuat Emil Tersenyum.
"Udah Mama, kasihan Tuh Abang jadi gitu,"
"Abang Cengeng. Abang Cengeng wek wek." Ledek Ersya Gadis kecil berusia 5tahun itu.
"Oh Ledekin Abang awas Kau ya.." Zio mau mengejar Ersya Namun Sarah Menahan Zio
"Sini duduk," perintah Sarah
Namun bukan duduk Ia malah merebahkan kepalanya Di Ibu nya itu.
"Yah, Zio maafkan Mama, waktu Mama dan nenek pergi Ke jakarta, Mama tau Mario sudah berkeluarga, Waktu Ayah Mama di Todong Pistol karena Hutang adik Mama, Mario melihat Ayah Mama dan memperkejaan Ayah Mama sebagai Sopir Istrinya." Jelas Sarah.
"Istrinya orang Mana Ma?" tanya Emil
"Eropa Yah, Kata Ayah Mama,dia miliki seorang Anak Gadis berusia 20 tahun Yah,kalau mau balas dendam kakek bisa Bantu kamu masuk disana Nak," ujar Sarah dan mengelus Pucuk kepala Zio.
"Tapi Mah, aku Ingin mengunjungi Daddy, lalu ke makam Mommy, boleh kah Yah,Mommy kan Punya Sepupu di Eropa aku Akan mengaku sepupu Mommy walaupun Begitu Mario masih mencintai Mommy kan Ayah pernah Bilang," Mohon Zio
"Baiklah kalau itu Maumu, ini Paspor dan identintasmu, Pergilah bersama Gabriel dan berpakaian ala Eropa."
"Tahks Ayah," Zio mengamburkan pelukan kepada Emil dan Emil mengedipkan mata ke Sarah untuk memberitahu Gabriel.
__ADS_1
Bersambung… ..