
Hari Ini Leonzio Berangkat Ke Eropa ke makam sangat Mama. Sesampainya ia di Eropa benar Saja Makam sang Mama
Di jaga ketat Oleh Anak Buah Mario.
"Aku Harus Bagaimana, Apakah Aku harus menyamar menjadi Keponakan Mommy atau Bagaimana?"
"Astaga Ayah Kan Udah Hubungi Om Frans, Dan aku Harus ngaku jadi Anak Om Frans, karena yang mereka Tau Leonzio sudah Mati karena kecelakaan Pesawat 15 tahun lalu,"
Kecelakaan pesawat itu memang ada namun bukan pesawat yang di tunggangi Emil dan zio, namun nama mereka tertera di sana Gabeiel yang berusia 20 tahun itu Pun menjadi Pelindung mereka. Maka dari itu Emil menganggap dia sebagai kakak. Dan masuk di Kartu keluarga di Indonesia. Gabriel merencanakan semuanya dengan matang walaupun usianya waktu itu Muda, namun kecerdasan dan kelicikan seperti Kancil membuat ia di Percaya Almarhum Anne, Bahkan Davide pun memperlakukan selayaknya Keluarga. Di situlah Mario mulai murka dan Ia juga ingin membunuh Gabriel, namun Gabriel di Tugaskan untuk Menjaga Mama Anne dan Orang Tua Davide. Yang juga seorang Mafia namun masih memiliki hati Nurani.
******
Ia pun melangkahkan kakinya di makam mamanya
"Tunggu," suara Anak Buah Mario
Ia Pun memberhentikan Langkah kakinya dan menoleh arah orang tersebut
"Kau apakah anak Frans saudara sepupu Nyonya Anne?" tanya laki-laki Itu dalam bahasa Eropa
Zio Yang menguasai berapa Bahasa Pun Faham.
"Iya Aku Anak Dady Frans, aku Rindu Auntyku,bolehkah Aku nyekar," ujar nya dalam Bahasa Eropa
"Silahkan Tuan, Apakah Anda Juga Ingin mengunjungi Makam Leonzio Dan Emil?" tanya Anak Buah Mario
"Iya Aku Ingin mengunjungi Makam mereka,"
"Makam Tuan Leonzio ada di sini, namun 15 tahun Lalu kondisi nya sangat memperhatikan, Terbakar dengan Memeluk Tuan Muda Emil,"
Zio hanya mendengarkan ucapan laki-laki itu dan berjalan mengekori laki-laki itu.
"Ini Tuan… . " laki-laki itu Memberhentikan bicara nya dan melihat Tajam kearah Zio
"Panggil aja Clay," ujar Zio mengalihkan Pandangan Tajam orang itu agar penyamaran yang memakai Topeng kulit manusia itu tidak terbongkar.
"Baik Tuan Muda Clay, Ini Makam Nyonya Anne dan sampingnya adalah Tuan Muda Leonzio."
Ia menatap Nisan bertuliskan Namanya , Nalanya meremas Kuat.
"Ayah Dan uncle Gabriel benar-benar Hebat," Gumamnya Dalam Hati
"Lalu dimana Makam Uncle Emil?"
"Di Italia bersama Makam Tuan Davide,"
"Bukannya Daddy masih Hidup, tapi Kok… di anggap Mati ya?" tanya Zio dalam Hati
"Aghk Nanti Aja, palingan itu Rencana om Gabriel, lagian aku tau dimana daddy di Rawat,"
"Tuan Davide meninggal setelah 15 hari di Rawat di Rumah sakit Jiwa" jelas Laki-laki itu.
"Apakah waktu Itu Kamu melihat Jenasahnya?" tanya Zio
__ADS_1
"Iya Tuan Luka yang ada dalam Wajahnya dan goresan Pisau di Dagu dia karena Tuan Mario yang membuatnya." jelas Laki-laki itu
"Bedebah Kau Mario, akan aku Rebut kembali semua yang kau Rebut dan kuhancurkan semua Milikmu termasuk Putri kesayanganmu," gumam Zio dalam Hati dan mengepalkan tangannya dibalik Jas yang ia Pakai.
"Mengapa seakan Tuan Marah, kepada Tuan Mario?"
"Tidak aku Bukan marah di Tuan Mario, namun aku terimakasih karena Tanteku dan sepupuku di sini. Aku marah kepada Davide, Dia tak bisa menjaga Keluarganya hingga aku kehilangan keluargaku," Bohong Zio
"Baiklah Aunty, Leonzio aku Pamit, karena waktu sudah Habis.aku Berkunjung ke Makam Daddymu di Italia.selamat Tinggal, ini aku Bawakan Mainan kita semasa kecil." Drama Zio.
Clay dan Zio memang memiliki wajah yang sama seperti Kembar Identik namun yang membedakan Zio memiliki Gigi Ginsul seperti Taring Harimau
Sedangkan Clay hanya satu dan memiliki Tahi lalat di dagu juga samping Giginya. Andai mereka bertukar peran seperti ini Pun mereka Di Bilang kembar karena Frans mengaku memiliki Anak kembar. Yang di asuh oleh Sepupu dia di Indonesia.
Maka anak Buah Mario Juga Mario percaya dengan perkataan Frans.
Zio Meninggalkan Makam Mommynya. Dan ia berpamitan dengan Laki-laki yang bertugas menjaga Makam Anne. Entahlah
Mario seakan Tidak percaya Bahawa Emil sudah tiada. Dan Gabriel Sudah di makan Harimau.
Leonzio menuju airport Eropa dan terbang ke Italia .
Setelah di Italia la menuju kerumah sakit Jiwa, dan menanyakan ruang sangat ayah dengan nama samaran sangat Ayah Jonathan Dave,
Ia mengekori sangat perawat dan ia menatap sang papa dengan tatapan sendu, ia menghampiri sang ayah yang lagi duduk di kursi Roda dan melamun
"Hai, Daddy How Are You?, Ini aku anak Daddy Leonzio," tangisnya pecah Dengan mencium Tangan Sang ayah.
"Leon, kamu dimana, Emill adikku kau dimana?Anne telah meninggalkanku, aku ingin ikut kalian berdua,tapi kata bedebah itu kalian telah Tiada," lantur Davide dengan tatapan kosong.
"Kau Leon?"
"Iya Uncle… "
"Uncle Romy Leon,"
"Uncle Yang Sahabat ayah Kuliah kedokteran itu kan,"
"Iya kedokteran Spesialis Jiwa," tawa Romy
"Bukannya Uncle ambil Dokter umum,"
"Ya dulu Leon , tapi mendengar sahabat atau kakak Uncle Ini Mengalami kejiwaan Uncle Ingin merawat dan menyembuhkannya,"
Walaupun Romy dan Davide terpaut usia Jauh Namun Rommy sangat terimakasih karena waktu Davide di Indonesia dialah Yang mebayarkan Hutang Keluarganya di Rentenir. Dan disitu Romy bekerja Di Rumah Indonesia Davide, namun sebuah pekerjaan yang menyuruh Davide kembali ke negara asalnya Italia. Dan urusan Indonesia Davide serakah ke Tangan kanannya Gabriel dan menyuruh Gabriel untuk menyekolahkan Romy sampai Perguruan Tinggi usia Romy Sama seperti Emil,
"Leon bagaimana kabar Ayah Emil?"
"Baik, Uncle,uncle sendiri?" tanya Zio balik
"Baik, Uncle akan merawat Daddy Leon Hingga sembuh dan Dibawa ke Bandung tempat kalian Tinggal," jelas Romy
"Daddymu Gak se histeris seperti Dulu, Ia Perlahan akan sembuh, untuk saat Ini, Dia hanya mengenali Uncle Romy saja."
__ADS_1
"Syukurlah Uncle, Zio sangat Rindu sama daddy uncle ,15 tahun lalu membuat Zio takut dan Trauma entahlah Kalau ayah Dan Uncle Gabriel tak merubah identintas Zio, Mungkin Zio Hingga saat ini di cari oleh anak Buah Mario," jelas Zio
"Leonzio, kamu anak Cerdas dan Kuat, Rebut Kembali apa yang jadi Gak mu, Uncle tau kau adalah penurus Daddy dan Ayahmu," jelas Mario
"Tapi Aku tak Mau menjadi Mafia Uncle, karena itu Bakalan terus menjadi peperangan dan gila kekuasaan. Seperti Mario," Jelas Zio
Rommy tersenyum , melihat Zio yang tak mau Mengikuti Jejak sang Daddy,
"Zio Ingin seperti Ayah Menjadi Pengusaha dan memiliki banyak perkebunan, itu lebih Aman uncle," jelas Zio lagi
Ya Emill tak Mengikuti Jejak sang Kakak namun perusahaan yang ia Pimpin dan didirikan memiliki 3 Cabang, Surabaya, jakarta, Dan Bandung.
Di Bandung ia sendiri Yang mengelola Dan Jakarta & Surabaya adalah Gabriel,
Sebenarnya Gabriel hanya surabaya saja. Dan Jakarta adalah Leonzio, Namun Misi dan Visi menghancurkan Mario lewat Leonzio masuk dalam kehidupan Mario. Membuat Gabriel harus bolak balik jakarta &surabaya.
Apalagi Mertua Emill bekerja sebagai Penjaga Rumah Mario, membuat Leonzio mudah masuk dalam kehidupan mereka.
"Leonzio, Uncle tau kau akan Masuk dalam kehidupan Mario, namun kau harus berlagak seperti seorang Penjaga dan memiliki kemampuan seperti Mafia," Nasehat Rommy
"Aku Tau Uncle, Doakan aku saja semoga Tuhan Melindungiku," ujarnya
"Leon Mario memiliki seorang Putri yang sangat Cantik, namun Yang om dengar Putri Mario memiliki Keyakinan yang berbeda dengan Mario," Ujar Romy
"Maksudnya Uncle apa? Zio Tak faham,"
"Mario dan kita adalah Anak Tuhan, sedangkan Putri Mario Memilih Agama yang menurut ia benar, Islam namanya, Awalnya Mario menentang Pilihan Putri nya, namun Waktu itu Putri nya berasal dalam. Pesantren membuat Mario Kehilangan sang anak dan hampir Gila, dengan terpaksa Mereka Hidup dengan Agama yang berbeda,di Rumah Mario,maka dari itu Mario mencari seorang Ajudan dan sopir untuk Putri semata wayangnya itu Pergi-pergi." jelas Romy
"Baiklah Uncle Terimakasih Informasinya, Zio titip Daddy karena Zio ingin balik ke Indonesia," pamit Zio
"Zio Tunggu!"
"Kenapa Uncle?," tanya Leonzio Bingung
"Mari ikut Om biar kau sampai di Indonesia dengan cepat," ujar Romy sambil mendorong Davide kembali ke kamarnya.
Setelah itu Romy dan Zio Pergi ke suatu tempat di mana Tempat itu adalah berapa Pesawat Pribadi terpakir juga ada helikopter Pribadi
"Kamu Naik Pesawat saja,"
"Uncle Hebat." puji Leonzio
"Bukan Punya Uncle ini Nak, Namun usiamu Sudah 25tahun dan uncle serahkan Ini kepadamu karena Ini Hak dan milikmu yang Uncle sembunyikan dari Mario dan waktu itu kau terpaksa Kau naik pesawat Umum," air Matanya pun lolos begitu saja
"Uncle The best And Thanks You," Leonzio memeluk Gagah sang Dokter
"Pergi Nak.. Dan Rebut kembali milikmu,"
Ujar Romy
"Okay, Uncle akan kurebut semua Yang ada di Mario karena itu Milikku,"
Romy tersenyum dan menatap Zio yang sudah masuk kedalam pesawat Pribadinya.
__ADS_1
"Semoga kau Tak jatuh Cinta kepada Ariana Putri Mario, Zio, karena Pesona gadis itu Sangato Cantik," Doa Romy dalam hatinya.