
Hujan menyambut pagi Tania yang masih menunggu kepastian tentang kabar papanya.
Rian memanggil Tania agar dia lekas bersiap ke kampus bersamanya.Tania terkejut mendengar panggilan Rian,dia lupa bahwa dia sudah kuliah.
Tania lekas bersiap-siap dan berlari untuk pergi namun Mama menghentikan Tania
Mama: Tania sarapan dulu,kamu itu udah kurus nggak mau makan lagi(marah)
Tania: Tapi ma, kak Rian aja nggak sarapan
Rian: Aku nggak kurus Tan tapi berotot(sombong)
Tiba-tiba tawa memenuhi rumah itu karena obrolan mereka.akhirnya Tania berangkat bersama Rian menuju kampus mereka. diperjalanan Tania bertanya kepada Rian.
Tania: kak waktu itu kenapa kakak berkelahi sama Viano?(penasaran)
Rian: itu karena kamu!(menyentil)
Tania: kok bisa aku? ceritain dong
Rian: habisnya Viano gangguin kamu terus ya aku sebagai kakak yang baik ya marah.
Tania: asik, kakak memang terbaik(senang)
sesampainya di kampus lagi-lagi Viano datang menghampiri Rian untuk membuat perhitungan.
Viano: Woy Rian berhenti lu!
setelah itu tiba-tiba semua mahasiswa berkumpul untuk melihat.
Rian: udah gua lagi males ribut!(acuh)
__ADS_1
Viano: Bencong lu!
Rian langsung menghampiri Viano dan mendorongnya. hampir terjadi baku hantam untung saja dosen kebetulan lewat dan langsung mengajak mereka ke kantor.
Dosen: Kalian berdua ikut bapak!
Rian&Viano: Iya pak!
Sesampainya di kantor dosen bertanya tentang alasan mereka membuat keributan
Dosen: Apa masalah kalian?
Viano: Kemarin Rian mukul saya tiba-tiba pak, jadi hari ini saya mau nantangin dia lagi
Dosen: memangnya kamu pikir disini arena tinju! kamu mau .di DO atau lari 2km?
Viano: Lari pak
Rian: pak adik saya satu-satunya di bully dan dilecehkan sama Viano, jadi saya marah dan memukul Viano walau saya tahu saya bukan tandingannya tapi demi adik saya... bapak tahu kan rasanya?(sedih palsu)
Dosen: hmm, Viano Kamu lari 4km
Viano: Tapi pak!
Dosen: Kamu bilang apa tadi?
Viano: bukan apa-apa pak(kesal)
Rian akhirnya diperbolehkan kembali ke kelas sedangkan Viano sedang bersiap-siap berlari dilapangan.
Tania: Kak, kamu baik-baik saja?
__ADS_1
Rian: tenang kakakmu ini udah tahu sifat-sifat dosen jadi aman(sombong)
Tania: ya udah Tania balik kekelas dulu ya
Rian: ok
Waktu berlalu tanpa terasa,bagai batu yang tidak sadar bahwa dia pecah. Tania pergi ke kelas Rian untuk mengajaknya pulang.
Tania: Yang mana kelas kak Rian ya?(bergumam)
karena terlalu fokus melihat petunjuk kelas tanpa sengaja Tania menabrak seseorang.
Tania: aduh, Saya minta maaf kak!
Viano: haduh, lu itu kerjaannya nabrak orang trus(kelelahan)
Tania: maaf kak(takut)
Viano: udah ga usah minta maaf, oh ya lu adiknya Rian? mau nyari Rian?
Tania: iya kak, kelas kak Rian yang mana ya kak?
Viano: itu di ujung sebelah kiri(menunjuk)
Tania: Oh,makasih ya kak
Viano: ya terserah deh(kelelahan)
Tania langsung berlari menghampiri kelas yang dikatakan Viano dan alangkah terkejutnya Tania melihat ternyata Rian malah tertidur pulas.Tania perlahan mendekati Rian dan duduk disampingnya. Tania tahu bahwa Rian kemarin tidak tidur karena memikirkan banyak hal.
Kesejukan hari itupun akhirnya membuat Tania ikut tertidur disamping Rian.
__ADS_1
Sesampainya dirumah mereka dimarahi oleh Mama karena baru pulang jam 7 malam akibat ketiduran.