
Jangan lupa follow ig author : @queenwang852g7
.
.
.
Selamat Membaca TEAM MARTHA / WANG
.
.
.
Angga berjalan menuju ruang kerjanya dalam keadaan pipi berdarah dan tangan mengepal sangat keras
"Tolong kamu cari tau tentang keluarga pak aga beserta istrinya" ucap angga kepada sekretaris nya yaitu jessi
"Baik pak" patuh
"Kalu bisa hari ini selesai, saya kasih waktu 3 jam. Kalau kamu tidak dapat apa apa, silahkan kemasi barang barang mu semua!" perintah angga
"Haaa??? Baik pak" kaget
"Kalau begitu saya permisi pak" pamit
__ADS_1
Sekarang di ruangan hanya ada angga seorang
"Kamu harus jadi milikku joy, aku nggak mau kamu di miliki oleh aga. Kalau dia bisa milik ki kamu, kenapa aku tidak? Kalau aku tidak dapat kamu, maka aga juga tidak boleh dapat kamu!" ucap angga sambil tertawa keras layaknya orang gila
"Awwww" pekik angga saat merasakan pipi nya sangat sakit
Angga berdiri dan berjalan menuju tempat P3K, ia obati sendiri sambil senyum misterius
Di sisi lain (Aga & Joy)
"Ayo sini tangan mu, biar mas obati. Kalau tidak segera di obati nanti takut kenapa napa"
Joy menyodorkan tangan nya kepada aga
Aga mengobati tangan joy dengan lembut, tenang, pelan pelan tapi pasti. Joy memandang wajah suami nya, jika mengingat peristiwa tadi membuat joy merasa bersalah. Karena ia telah bermain di belakang suami nya dan yang paling membuat joy takut yaitu dia telah berbohong demi menutupi semua masalah nya dengan angga (mantan pacar yang sudah menjalin hubungan selama 5 tahun)
"Kenapa sayang? Mas terlalu kasar ya, maaf maaf. Mas pelanin lagi" ucap aga karena merasa bersalah telah membuat istri nya kesakitan
"Nggak kok mas, cuma agak perih aja" sambil meringis
"Kok bisa tangan mu kayak gini, apa ini semua gara gara angga?" ucap aga karena merasa menjanggal antara joy dan angga
Aga mengira kalau saat ini istri nya sedang menyembunyikan sesuatu, dan aga pastikan akan mencari tahu itu semua
"Ahhh itu, nggak nggak kok mas. Aku sama pak angga kan baru kenal, masa udah main rahasiaan"
"Kamu yakin?"
__ADS_1
"Iya mas, aku yakin. Jadi kamu nggak usah terlalu mikirin hal yang tadi ya, aku takut kalau kamu nanti sakit gara gara mikirin hal ini"
"Yaudah kalau gitu" sambil membalutkan perban di tangan joy, dan selesai
Joy memegang tangan nya yang habis di perban, padahal luka nya nggak begitu parah. Tapi aga memperbannya, yaudahlah
Heningggggg
"Sayangg" panggil aga
"Kenapa mas?" bertanya
"Besok mas harus ke luar kota karena ada masalah. Kamu nggak papa kan kalau mas tinggal" ijin
"Yahhhhhh" mendengus
"Sampai kapan mas?" bertanya
"Kalau untuk urusan berapa lama nya di sana, mas belum tau. Tapi kalau kamu nggak ngizini mas buat ke sana, nggak papa kok. Biar nanti mas suruh yafi aja yang ganti kan mas" jelas aga
Joy diam, ia berpikir. Bagaimana? Apa dia harus mengizinkan suami nya keluar kota dalam keadaan dia sedang hamil dan ada mantan pacar nya? Joy bimbang, jika dia tidak mengizinkan suami nya pergi takut nya tambah parah di perusahaan. Tapi kalau di izinkan, tidak mungkin...
"Yaudah kamu nggak usah mikir itu dulu ya sayang, kan masih ada waktu. Kalau kamu nggak izinkan mas, mas nggak papa kok. Mas di sini aja jagain kamu sama dedek" ucap aga sambil membuka separuh kaos joy dan menempelkan bibir nya di perut joy
SKIP.
JANGAN LUPA VOTE, LIKE, AND KOMEN.
__ADS_1