
Jangan lupa follow ig author : @queenwang852g7
.
.
.
Selamat Membaca TEAM MARTHA / WANG
.
.
.
"Jadi bagaimana yafi apa semua nya sudah selesai?" tanya aga sambil membelai rambut joy yang saat ini sedang berada dipangkuannya, joy bodo amat dia tidak malu malah manja sambil main hp
"Sudah bos dan mungkin hari ini bisa dilaksanakan acara 4 bulanan nya" jelas yafi
"Sip sip kalau gitu kamu bisa keluar"
"Baik" keluar ruangan
"Sayang" panggil aga
"Kenapa by?"
"Acara 4 bulanan nya udah bisa hari ini, kalau gitu kamu nanti pulang duluan ya mas nyusul"
"Oke by" masih fokus ke hp
Aga hanya senyum senyum sendiri karena akhir akhir ini joy dan hp lengket banget, pagi pagi udah cari hp. Bangun tidur aja langsung hp an tapi dia tidak lupa dengan tugas nya sebagai istri
SKIP LANGSUNG KE ACARA 4 BULANAN
Acara tersebut dilaksanakan diluar ruangan (outdoor)
Alhamdulillah acara nya berjalan dengan lancar, aga hanya mengundang rekan kerja, sahabat, kerabat, anak panti asuhan, orang dipinggir jalan dan orang tuanya.
"Alhamdulillah sudah selesai mas aga semoga anak nya lahir dengan keadaan sehat walafiat, dan menjadi anak sholeh + sholehah. Dan patuh kepada kedua orang tua" ucap ustad yang kasih ceramah + doa melantunkan ayat ayat suci al-qur'an
"Amiin yra, terimakasih atas doanya ustad" balas aga dan joy
"Sama sama kalau begitu saya pamit dulu ya mas dan mbak" pamitnya
"Iya pak hati hati di jalan"
Aga berjalan mendakati anak yatim tersebut
"Kak aga dan kak joy terimakasih atas semua nya kami doakan semoga anak nya menjadi sholeh + sholehah, patuh kepada kedua orang tua dan membanggakan" ucap mereka semua
"Aamiin makasih anak anak"
"Kalau begitu kami pamit ya pak aga makasih telah mengundang kami dan insya allah berkah + doa kami menyertai kalian semua" ucap kepala yayasan tersebut
"Iya bu"
"Assalamualaikum kak aga, kak joy" pamit mereka
"Waalaikumsalam wr.wb"
------ RUMAH
"Alhamdulillah lancar ya acaranya, mama papa om joko dan tante nita bahagia akhirnya terlaksanakan juga acara 4 bulanan nya" ucap mereka bareng
"Iyaaa ma pa bun yah" balas joy
"Eh by liat deh anak kita nendang nendang" ujar joy
"Beneran yang???"
"Iya coba siniin tangan kamu" mengambil tangan aga dan mengarahkan ke perutnya
"Alhamdulillah ya tuhan alhamdulillahhhh"
"Mereka nyaut dan insya allah doa semua orang terkabul"
"Aamiin yra"
------ KEESOKAN HARINYA
"Permisi tuan ada tamu yang ingin bertemu dengan anda"
"Siapa?" tanya aga
"Aksa"
"Suruh masuk saja"
"Baik"
DIBAWAH
"Tuan silahkan anda masuk, pak aga di atas menunggu anda"
"Terimakasih" senyum
RUANGAN AGA
"Tok tok tok"
"Masuk"
"Pagi pak aga"
"Oh pagi pak aksa silahkan duduk"
"Iya"
"Ada keperluan apa anda kesini?" tanya aga to the poin, pasalnya aga tidak mengenal aksa
"Tujuan saya datang kesini untuk istri anda" jawab aksa terang terangan
"Maksudnya?"
"Kedatangan saya ke sini untuk merebut istri anda, anda tahu? Jika saya menyukai istri anda selama 7 tahun"
BUGHHHH
Aga meninju perut aksa
"MAKSUD ANDA APA PAK AKSA???!" tanya aga menahan emosinya
"Saya datang untuk kasih tawaran kepada anda"
__ADS_1
"Tawaran apa?"
"Bagaimana jika anda menukar istri anda joy dengan harta saya, saya sanggup memberikan apapun itu asal istri anda jatuh ke pelukan saya"
BUGHHHHHHH, melayang lagi tinjuan tersebut tapi kali ini bukan di perut melainkan di pipi hingga mengeluarkan darah segar
"Apa anda sudah gila pak aksa? Mana mungkin saya menukar joy dengan harta anda yang tidak ada apa apa nya" ujar aga dengan santainya walaupun ingin sekali ia membunuh aksa saat ini juga
"HAHAHAHAAAAA" tawa aksa menggelegar membuat asistennya takut karena baru kali ini asistennya melihat aksa seperti orang gila
"Ya saya memang gila, gila karena istri anda. Anda tau pak aga kalau joy itu sangat cantik dan seksi saya menyesal karena waktu itu tidak memiliki keberanian untuk mengungkapkan isi hati saya kepadanya. Tapi kali ini saya tidak akan menyerah dan ingat satu hal, saya akan mengambil joy dari pelukan anda AGA RAKHA!" sambil menekankan kata "AGA RAKHA"
"Kita cabut" ucap aksa kepada asistennya
DI DALAM RUANGAN
Aga kacau balau bagaimana tidak, tiba tiba ada orang gila datang dan bilang jika dirinya akan merebut joy. Apa lagi saat ini joy sedang mengandung buah hatinya, aga tidak akan membiarkan laki itu merebut joy. Karena Joy separuh raga Aga.
AKSA
Aksa
"Apa kamu masih ingat dengan ku joy?"
^^^Joy^^^
^^^"Maaf anda siapa?"^^^
Aksa
"Aku aksa sahabat sma mu"
^^^Joy^^^
^^^"Astaga aksa kemana saja kamu? Tiba tiba hilang ditelan bumi eh taunya sekarang nongol kayak setan"^^^
Aksa
"Maaf jika sudah membuatmu kepikiran, aku pingin kita bertemu. Bagaimana apa bisa?"
^^^Joy^^^
^^^"Tentu saja bisa, nanti kamu kirim lokasinya aku otw"^^^
Aksa
"Baiklah aku tunggu joy ku sayang"
Pikir joy aksa memanggilnya dengan sebutan "Joy sayang" itu hanya panggilan seorang sahabat tapi tidak dengan aksa. Bagi aksa itu lebih
------ AKSA & JOY BERTEMU DI CAFE IKON
"Aku disini" sambil mengangkat tangan nya
Joy yang melihat aksa langsung cusss lah
"Haiii" sapa joy
"Hai juga" balas aksa sambil tersenyum
"Apa aku mengganggumu?" tanya aksa
"Ah tidak"
"Mau pesan?"
"Boleh"
"Iya mau pesan apa mas dan mbaknya?"
"Saya mau pesan salad, jus alpukat, roti gandum, dan americano hot" ujar aksa
"Baik mas ada lagi?"
"Tidak ada itu saja"
Sebelum pergi aksa memanggil pelayan itu lagi
"Ada yang bisa saya bantu?"
"Mau minta password wifi disini mbak"
Pelayan tersebut langsung mencatat password wifi dikertas dan meyerahkan kepada aksa
"Terimakasih"
"Iya mas"
"Astaga aksa aksa sikap mu nggak berubah dari dulu tetep aja kalau ke cafe selalu minta password wifi"
"Biarin lagian wifi disediakan untuk pembeli, eman lah kalau cuma beli tanpa harus menikmati wifi disini" balas aksa tak mau kalah
"Ya ya yaaaaaaa sultan bebassss"
"Bisa aja kamu joy"
"Kamu lagi hamil?" tanya aksa karena dari tadi ia memperhatikan perut joy yang membuncit
"Iya aku hamil" balas joy dengan bahagia
"Berapa bulan?"
"Baru 4 bulan"
"Apa??? 4 bulan? Tapi kayak udah 8 bulan"
"Iya soalnya aku hamil 3 anak jadi terlihat lebih besar deh"
"Ohhh" senyum kecut
"Apa tidak berat?"
"Berat tapi mau bagaimana lagi? Ini titipan allah dan aku harus menjaganya, kalau allah sudah memberi ini kepada ku tandanya dua percaya kalau aku dan mas aga bisa menjaganya" ujar joy dengan mengelus buah hatinya
"Kenapa kamu dari dulu nggak berubah joy? Ini lah yang buat aku suka kepadamu. Kamu beda dari wanita manapun, sifat dan senyum mu juga yang membuatku tambah cinta. Andai aku jujur pasti saat ini kamu sedang mengandung buah hatiku bukan mengandung buah hati dia sialan" batin aksa
"Boleh aku mengelusnya?"
"Boleh dengan senang hati"
Dengan cepat aksa berjalan mendekati joy, jongkok dan mengelus perut buncit wanita yang ia sukai
Ternyata begini rasanya, sungguh menyenangkan tapi lebih menyenangkan lagi jika saat ini aku mengelus buah hatiku sendiri bukan buah hati orang lain
Aksa kembali ke tempat duduknya
"Sebenarnya aku mengajak kamu untuk bertemu karena ada suatu hal yang ingin aku sampaikan" ucap aksa sambil meminum kopi pesanan nya tadi
__ADS_1
"Apa itu?" tanya joy sambil memasukkan salad ke dalam mulutnya
"Hufttttttt" menghembuskan nafas secara kasar
"Aku mau jujur joy, sebenarnya sejak sma aku sudah menaruh rasa. Aku menahannya hingga saat ini karena aku takut, takut kalau kamu menolakku dan aku baru bisa jujur saat ini"
"APAAA?"
"Kenapa apa ada yang salah?" tanya aksa tak tahu malu
"Aku mencintaimu joy!"
"Tapi kenapa kamu baru bilang sekarang?" tanya joy menatap dalam
"Karena aku tidak memiliki keberanian ya aku tahu aku memang laki laki pengecut"
"Apa kamu ada rasa kepadaku joy?" tanya aksa menatap dalam mata itu ya mata yang telah menghipnotis nya. Mata atau lubang cinta yang sangat dalam
"Jujur... joy suka sama aksa tapi itu dulu sebelum joy bertemu dengan aga. Dan dulu joy sempat berharap kalau aksa bakal nembak joy tapi nyatanya, saat kita lulus kamu malah hilang" balas joy dengan air mata yang sudah netes
"Maafkan aku joy, saat itu kondisi keluarga sangat buruk dan terpaksa aku harus ke luar negeri untuk mengurus kantor papa disana. Dan aku punya niatan kalau sudah beres, aku bakal ngelamar kamu tapi saat aku sudah mempersiapkan semuanya. Ternyata kamu sudah menikah dengan orang lain" ucap aksa menunduk
Ia tidak kuat jika harus mengingat masa kelam itu, masa dimana orang yang ia cintai nikah bersama orang lain. Dan ada kesalahan nya yaitu pergi tanpa penjelasan, seolah olah hilang ditelan bumi. Tidak ada kabar......
"Itu salah kamu, kamu kemana? Aku saat itu membutuhkan kamu aksa, aku berharap kalau kita bisa bersatu tapi taunya apa? Kamu hilang nggak ada kabar dan saat aku sudah bahagia bersama suamiku, kamu kembali dengan membawa kabar seperti ini" hati joy sungguh sakit, bagaimana tidak. Orang yang joy cintai kembali dengan keadaan joy saat ini tengah hamil buah hati atau buah cintanya bersama suami, dulu waktu joy masih single kenapa aksa tidak jujur saja?
"Lebih baik lupakan itu masa lalu lagian saat ini aku sudah bahagia bersama suamiku. Dan kamu aksa semoga kamu mendapat wanita yang jauh lebih baik dibanding aku" ujar joy dengan senyum tulus nya seraya menggenggam tangan aksa
Aksa menggeleng tanda tidak mau
"Tidak sampai kapan pun wanita yang harus menemaniku seumue hidup hanya kamu joy!" tegas aksa
"Kamu jangan gila, aku sudah menikah dan sebentar lagi memiliki anak"
"Bodo amat yang penting kamu harus jadi milikku!" sarkas aksa
"KAMU JANGAN EGOIS AKSA!!!" BENTAK JOY
"Aku tidak egois cuma yang seharusnya menjadi milikku, tetap milikku. Aku bakal pakai cara apapun agar kamu menjadi milikku!"
"Ckkk gila kamu!" joy tidak habis pikir dengan jalan pikir aksa
"YA AKU GILA KARENAMU JOY!"
Hening
Tiba tiba aksa mengeluarkan semua kata" yang sejak tadi ia pendam
"Dari orang asing hingga jadi cinta. Dari takdir hingga jadi cinta. Kupikir kita akan bersama selamanya tanpa pisah sama sekali. Nyatanya masih terlihat seperti kebohongan. Seperti kamu akan kembali dengan senyum lebar. Kamu cantik. Aku tergila gila denganmu tapi sayang kamu punya orang lain. Baru sekarang aku merasa menyesal. Yang aku telah lakukan hanyalah membuat wajah indah tersenyum kamu berlinang air mata. Ini bukan yang aku inginkan joy. Akhirnya berakhir di posisi ini, sampai pada posisi ini
Akulah yang mengacaukannya
Bahkan tidak bisa melindungi bunga sepertimu
Semua percikan api dalam hubungan kita
Telah berubah menjadi abu putih
Dari sembarang orang hingga jadi cintaku
Dari takdir hingga jadi kekasih
Mekar bunga cinta yang indah (Mekar bunga)
Mengapa tawa berubah menjadi air mata?
Dulu milikku, sekarang jadi orang asing
Kupikir kita akan bersama selamanya tanpa putus sama sekali
Kita, kenapa, kenapa, kenapa?
Kamu menjauh bahkan dalam mimpiku
Aku tidak bisa melakukan apapun
Berteriak untuk mencoba dan menghentikan kamu
Tapi kamu menghilang saat aku membuka mataku
Aku harus memperlakukan kamu dengan baik ketika kamu berada di sini
Bukankah aku tahu itu sebelumnya
Kenapa sekarang aku kehilangan segalanya
Aku belajar betapa berharganya kamu
Aku minta maaf karena selama aku pergi, aku telah membuat luka didalam hatimu, maafkan aku karena tidak memiliki keberanian. Aku adalah lelaki pengecut, maafkan aku sayang" ujar aksa sungguh sungguh
Joy yang mendengar ucapan aksa barusan membuatnya nangis
"Hikss hikssss aku harus bagaimana ya tuhan? Apa ini ujian dari mu?Kenapa engkau mempertemukan ku dengan aksa dalam keadaan seperti ini?" batin joy
Aksa mendekat lalu bilang "Maafkan aku, beri aku satu kesempatan"
Joy hanya diam tidak membalas apapun itu yang ada didalam otaknya hanyalah aga saat ini. Karena baginya ini adalah sebuah kesalahan, seolah olah joy tengah selingkuh
"Kasih aku waktu aksa" tanpa menatap aksa, pandangan joy kosong
"Baik, aku akan memberimu waktu joy" balas aksa dengan senang dan mengelus rambut joy lalu
Cup mencium kening joy begitu lama (menyalurkan cinta yang selama ini dipendam"
Saat joy akan pulang tiba tiba
BRUKKKK
Pingsan
"JOY!!!!!!" teriak aksa
Kalau nggak suka sama novel ku nggak usah stay silahkan minggat, percuma stay kalau komen pedes!
SKIP.
JANGAN LUPA VOTE, LIKE, AND KOMEN.
BAGI YANG MAU MASUK KE GC TEAM MARTHA / WANG SILAHKAN FOLLOW AKUN AUTHOR NANTI AUTHOR UNDANG MASUK YA SAYANG.
Jangan lupa mampir ke karya "TRUE LOVE" dan ditap LOVE ❤
#teammartha/wang
#teammartha/wang
#teammartha/wang
__ADS_1
#teammartha/wang
#teammartha/wang