
Jangan lupa follow ig author : @queenwang852g7
.
.
.
Selamat Membaca TEAM MARTHA / WANG
.
.
.
"Sayanggg"
"Yanggggg!"
Heninggg
"Yangggggg" mulai geram
Karena sejak tadi aga memanggil istri nya tapi enggan di jawab
Aga yang mulai resah karena istri nya enggan membalas, akhir nya
Cittttt, menghentikan mobil secara ndadak membuat joy kebentur
"Awwwww" ringis nya sambil memegang dahi nya
"Kamu kenapa sih mas tiba tiba berhentiin mobil ndadak, sakit tau dahi ku kebentur" omel joy
"Maaf sayang, lagian kamu dari tadi mas panggil nggak nyaut nyaut" sambil membenarkan duduk nya menghadap joy
"Kamu kenapa hemm? Kamu lagi mikir apa sayang?" mengelus pipi joy dan meniup dahi yang agak memar karena kepentuk dashboard mobil
"Aku mikirin om joko, tante nita sama mama papa mas"
"Kenapa sayang?" menatap sendu
"Aku kangen sama mereka, mereka kapan ya pulang. Apa ini bawaan dedek bayi?" sambil menangis
"Loh yang jangan nangis" membawa joy ke dalam pelukannya
"Pasti mereka pulang kok, kamu tenang aja oke. Cup cup cuppp" mengusap badan joy seperti anak bayi
"Iya mas" mulai tenang
Tenang aja sayang, bentar lagi kamu akan mendapatkan suprise yang super waowwww
"Oh ya joy bentar ya mas keluar dulu" ijin aga tanpa menunggu jawaban dari joy ia langsung keluar dari mobil
"Kebiasaan kamu mas awas aja kamu nanti" ancam joy
Diluar lebih tepat nya di depan mobil aga sedang telponan dengan yafi
"Hallo, gimana? Semua beres?" tanya aga dengan yafi
"Sudah bos, sudah selesai disini kami tinggal menunggu bos dan nyonya pulang" jelas nya
"Oke bagus" mati
__ADS_1
Tutttt
Masuk kedalam mobil
"Kamu habis telpon sama siapa mas?"
"Oh itu tadi aku telpon yafi buat ngerjain tugas di kantor" bohong aga
"Ohhh" beroria
Selama perjalanan tidak ada sepatah atau dua kata yang keluar dari mulut mereka, keadaan di dalam mobil hening, sepi, tenang tapi mesra karena aga menautkan tangan mereka. Dan sesekali aga menoleh dan melemparkan senyum
Tidak terasa mereka berdua telah sampai di depan rumah
"Akhirnyaaaa, huhuhuuu aku rindu rumah iniiii" ucap joy saat keluar dari mobil
"Ayo sayang masukkk" ajak joy dan menyeret aga tapi aga menolak
"Kenapa?" mengernyitkan dahi
"Sebelum masuk rumah, kamu pakai penutup ini dulu" pinta aga
"Buat apa mas?"
"Udah lah sayang pakai dulu, nanti kalau udah di dalam kamu copot gapapa kok"
Huftttttt
"Yaudah" akhirnya joy menerima dan memakai nya
"Mas tuntun akuuu!!"
"Iya iya, ayo sini gandengan sama mas"
Mereka memasuki rumah dengan aga menuntun joy hati hati karena keadaan nya sekarang sedang hamil
"Belum boleh sayang, kamu buka penutup mata pas aku itung mundur 3 sampai 1"
"Yaelah kelamaan masss, joy nggak betah. Joy takutt, mas kan tau kalau joy takut gelap" jelas joy mulai menangis ketakutan
Tiba tiba aga melepas gengaman, dan langsung hilang membuat joy panik ketakutan
"Masssss" panggil joy mulai tidak nyaman
"Mas agaaaaaaaa" panggil nya lagi dan berusaha tenang
"Massssss!!" bentak joy
Karena merasa tidak ada jawaban, joy membuka penutup mata dan jrenggggg
Ia di dalam rumah sendiri dengan keadaan gelap se gelap gelap nya
"Masssss! Mas kamu dimana mas!!!!" teriak joy yang mulai nangis ketakutan
"Mas aga!!!!!"
"MAS KAMU DIMANA!!! KENAPA KAMU NINGGALIN AKU! AKU TAKUT MAS, AKU TAKUT GELAP!" teriak joy histeri
Sedangkan di sisi lain aga bersembunyi dan melihat istri nya berteriak histeri membuat nya iba. Dan dengan cepat mereka semua menyalakan lampu dan langsung berjalan ke arah joy
"SELAMAT DATANG JOY KU SAYANG!!!" teriak mereka (risa, tante nita, om joko, mama, papa, pak dosen gila alias daffa, dan juga yafi)
Mereka yang melihat joy seperti itu langsung meluk dengan erat
__ADS_1
"Selamat datang sayang, maafkan kami karena membuat mu seperti ini" ucap mama papa menyesal
"Kenapa kalian kayak gitu, kalian kan tau kalau joy takut gelap. Joy takut saat mas aga ninggalin joy" ucap joy terbata bata karena menangis
Aga yang melihat itu semua langsung menarik joy ke pelukannya, ia peluk joy dengan erat dan mengatakan
"Maafkan mas sayang, mas janji nggak akan ulangi hal ini" lirih aga dan bolak balik mengecup kening joy yang mengeluarkan keringat sangking takut nya
Joy hanya mengangguk kan kepala dan mempererat pelukan nya ke aga
"Yaudah sayang maafin kami yaaa" ucap mama
"Iya ma" sambil melepaskan pelukan
"Eh bentar joy baru sadar kalau disini ada mama papa tante nita dan om joko" sambil menghapus sisa nangis nya
"Iya sayanggggg"
"Ahhhhh joy kangen kaliannnnnnnn!!!!" teriak joy dan menghamburkan pelukan
"Iya joy ku sayang kami juga kangen banget sama kamu" membalas
"Gimana keadaan kamu dan anak kamu nak?" tanya mereka serempak
"Alhamdulillah baik, bentar kalian kok bisa di sini? Bukannya kalian bilang kalau kalian sibuk dan masih ada kerjaan di sana?" kebingungan
"Oh itu iya kita aslinya masih ada kerjaan tapi karena suami kamu akhir nya kita bisa pulang dengan cepat" sambil menunjuk ke arah aga
"Jadi ini semua????"
"Aga yang nyiapkan" ucap mereka semua kompak
Joy menoleh ke belakang dan
"AHHHHHH SUAMI KU SO SWEETTTTTTTT" teriak joy menbuat satu rumah heboh apalagi mendengar teriakan joy bagaikan di samabr petir telinga mereka
Joy lari dan langsung meluk aga
"Makasih mas, makasih banget. Joy suka" ucap nya lirih
"Sama sama sayang, ini udah tugas mas buat kamu bahagia. Dan alhamdulillah kamu suka, dan lain kali kamu jangan lari kamu kan lagi hamil. Mas takut kamu kenapa napa"
"Iya mas maaf yaaa dan sekali lagi makasihhh" mempererat dan menenggelamkan wajah nya lebih dalam di dada aga
"Oh ya sayang kamu nggak mau kasih mas hadiah?" menggoda joy
Seketika joy melepas pelukan dan menatap aga bingung
"Hadiah? Hadiah apaan? Emang kamu mau hadiah apa mas?" tanya joy polos
"Masa kamu nggak paham sih sayang, oke mas mau hadiah nanti malam kamu layani mas dengan puas. Bagaimana?" sambil mengedipkan mata nya
"Heeemmmmmm" joy tampak mikir, ia terima atau tidak
"Tapi aku kan lagi hamil mas, emang bisa?"
"Bisa kok, mas akan ngelakuin nya dengan pelan pelan saja asal masuk dan nikmat" ucap aga tepat di dekat telinga joy dengan suara khas seksi nya membuat joy terbuai dan juga bergidik ngeri apalagi saat aga menjilat telinga joy
"Iy....aaa o..k...ee" balas joy yang mulai ketakutan dengan sifat suaminya karena saat ini keadaan nya tidak memungkin kan di belakang mereka ada orang
"Mas udah deh jangan kek gini, joy takut mas bablass"
"Oke tapi nanti malam mas tunggu" meninggalkan joy yang masih matung setelah mendengar aga mengucapkan kata kata tersebut.
__ADS_1
SKIP.
JANGAN LUPA VOTE, LIKE, AND KOMEN.