
Jangan lupa follow ig author : @queenwang852g7
.
.
.
Selama Membaca TEAM MARTHA / WANG
.
.
.
Aga begitu setia menemani joy di rumah sakit, ia sudah tidak peduli dengan urusan kantor karena baginya joy adalah segalanya dan lebih penting. Untuk urusan kantor aga sudah menyerahkan semua nya kepada yafi hingga membuat yafi kalang kabut🤣 tapi di balik itu semua, aga mengaji yafi menjadi 2 kali lipat membuat yafi yang awal nya mau demo tapi tidak jadi🤭m
Saat ini aga sedang tidur di sisi joy, aga sangat ngantuk karena sebelumnya aga tidak bisa istirahat yang tenang
Joy membuka mata nya perlahan, awalnya pemandangan nampak blur tapi setelah menutup dan membuka mata lagi pemandangan menjadi jelas. Tangan nya lama kelamaan juga ikut bergerak, joy merasa pusing di bagian kepala. Joy mencari sosok suami nya tapi setelah melihat ke arah kiri, senyum mengembang di bibir joy. Ternyata suami nya selama ini selalu menemani joy di rumah sakit
"Mas" panggil lirih joy sambil mengelus kepala aga
Aga samar samar mendengar istri nya, menurut nya itu hanya mimpi tapi ia mendengar lagi suara lembut itu, "Mass" lirih joy
Aga bangun, dan mengucek mata nya
Aga tidak percaya jika joy sudah bangun, ia sangat bahagia dan tanpa sadar air mata netes begitu saja
"Sayanggg" jawab nya, menggenggam tangan joy dan menciumnya berkali kali
"Mass" senyum di balik alat nafas tersebut
"Akhirnya kamu bangun, mas takut kalau kamu ninggalin mas. Kamu kan udah janji nggak bakal ninggalin mas, kecuali maut memisahkan kita. Mas minta maaf ya sayang udah bersikap kasar sama kamu" meluapkan unek unek nya
"Iya mas"
Aga memencet tombol darurat, setelah itu datang lah suster dan dokter
"Ada apa pak aga?" tanya dokter khawatir
"Ini dok, istri saya sudah bangun"
Dokter menengok dan bersyukur
"Alhamdulillah akhirnya nyonya joy bangun juga" mendekat dan mulai memeriksa keadaan joy
"Karena kondisi nyonya joy sudah baikan, saya akan cabut alat pernafasan nya ya pak aga tapi untuk infus nya jangan dulu. Karena tenaga nya masih kurang stabil, dan tidak di perbolehkan pulang terlebih dahulu" jelas dokter
"Iya dok, siap" sambil mengelus kening joy
"Yaudah kalau gitu saya permisi dulu ya pak, nyonya" permisi
"Eh dok" cegah joy
__ADS_1
"Iya ada apa nyonya joy?" tanya dokter
"Emmm, i...tuu..."
"Kenapa?" mengernyit bingung
"Kalau misal berhubungan...." terbata bata (malu juga gimana gitu rasanya, kalian pasti bisa ngebayangin deh kalau di posisi joy)
"Berhubungan apa??" dokter masih belum ngeh, tapi beberapa detik kemudian dia mulai paham apa yang di maksud oleh joy
"Ehemmm" berdehem
"Maaf suster dan pak aga apa bisa kalian meninggalkan kita berdua?" tanya dokter sekaligus mengusir dengan lembut🤣
"Ha? Kenapa dok?" kaget
"Ayolah mas kamu keluar aja, ini rahasia aku sama dokter" perintah joy kepada suaminya
"Baiklah" mengalah dan keluar ruangan dengan wajah lesu
Di dalam ruangan saat ini tinggal mereka berdua
"Gini dok...." belum selesai joy jelaskan sudah di skat oleh dokter
"Iya saya paham kok joy" ucapnya sambil tertawa
Jangan di tanya lagi jika keadaan seperti ini mereka berdua seperti teman, karena joy sudah menganggap dokter tersebut seperti kakak nya
"Ahhhh dok malu akuu" menutupi wajah nya dengan selimut
"Buahahahaaaaaaa, udahlah aku tau joy. Pasti kamu mau tanya kan kalau misal berhubungan suami istri boleh tidak? Iya kan" menggoda sambil menaikkan alis nya
"Jadi gini joy kalau menurutku boleh boleh aja tapi jangan terlalu lama ya, karena aku takut terjadi apa apa sama kandungan kamu" jelas dokter
"Yah dok, nggak puas" blak blak an
"Atau gini aja dengan cara lain"
"Cara lain? Apaan dok?"
"Yaelah masa kamu nggak tau, ya pakai mulut lah. Itu cara satu satunya, gimana mau???" sambil menatap joy yang sedang mikir
"Oke lah, itu aja cara yang paling tepat. Makasih ya dok" memeluk
"Sama sama dek" membalas pelukan
Saat dokter mau keluar ruangan tiba tiba, dokter berhenti dan menoleh ke arah belakang (joy)
"Ada apa kak?" tanya joy
"Emmm, nanti kakak buatkan resep buat kamu ya. Resep tambahan khusus hubungan intim" jelas dokter
Mendengar kata terakhir membuat pipi joy merah merona
Dengan segera joy mengangguk
__ADS_1
Dokter keluar ruangan, dan senyum ke arah aga membuat aga bingung dengan segera masuk ke dalam
"Eh yang kalian tadi bahas apa? Kok sampai sampai dokter senyum senyum gitu?"
"Oh itu, rahasia dong mas" senyum puas melihat wajah suaminya yang kebingungan
"Ahhh yasudahlah, ayo makan" menyodorkan makanan dan menyuapi secara perlahan
"Aaaaaaaa"
"Hammmm" mengunyah
"Oh ya mas"
"Kenapa sayang?" tatapan nya fokus ke bubur yang mau ia suapi ke mulut joy
"Itu...." berhenti, menerima suapan dari suaminya. Dan tangan kanan joy mengarah ke daerah sensitif aga membuat aga bingung
"Tangan kamu mau ngapain yang?" saat melihat tangan joy mengelus adek nya
"Ini kamu nggak papa? Kan aku nggak bisa ngelayani kamu sebelumnya, dia sehat kan?" tanya joy sambil tetap mengelus si adek punya aga
"Ahhhh" tanpa sengaja aga mendesah membuat joy senyum licik
"Kenapa mas? Mau ya?" dengan tatapan menggoda
Aga mengambil tangan joy dari adik nya, karena ia tau saat ini tidak memungkinkan jika mereka melakukan hal intim
"Kenapa mas? Liat tuh adek kamu udah keras loh, yakin nggak mau dikeluarin? Nanti kalau nggak di keluarin bisa nyiksa kamu" sambil mengedipkan mata
"Ahhh shitttt" umpat aga
"Bukan gitu sayang, mas nggak mau nyakiti kamu. Lagian kondisi nya juga tidak memungkinkan" jelas dengan wajah merah padam menahan gejolak
Tanpa menunggu lama, joy turun dari ranjang dan duduk di lantai (pas depan nya adik aga). Aga yang melihat istri nya seperti itu kaget dan dengan cepat mengangkat joy supaya berdiri tapi hasilnya sia sia, joy menepis tangan aga
"Mas, joy bantu keluarin ya?" ijin nya sambil menunjukkan puppy eyes nya
Ahhh kenapa joy harus seimut ini sihhhhhh
"Kamu yakin yang? Mending nggak usah, biar mas solo aja nanti di kamar mandi" bujuknya
"Nggak, aku aja!' perintah joy
Dengan cepat joy membuka celana jeans aga, setelah itu membuka ****** ********. Dan terpampang dengan jelas jika si adek kecil sudah berdiri tegak dan keras, sebelumnya joy menyentil membuat aga meringis🤭🤣
Setelah itu joy memasukkan si adek ke mulutnya
"Hoammmmm" memaju mundurkan adiknya hingga buat aga mendesah nikmat, nikmat yang selama ini ia tidak dapat. Karena joy sakit, dengan telaten joy mengemut, menjilat, mengigit, dan mengunyah bagaikan orang rakus
Aga dibuat merem melek sekaligus terbang ke lubang kenikmatan oleh joy, hingga pada akhirnya
"Akhhhhhh" aga menyemburkan benih nya di mulut joy dengan senang hati joy menerima nya. Setelah itu joy berdiri, sebentar ia tatap wajah aga yang senang, bahagia karena sudah mengeluarkan benih putih.
Joy mengambil tissue di meja, setelah itu ia lap adik kecil aga dan sesekali menjilat membuat aga mendesah lagi
__ADS_1
SKIP.
JANGAN LUPA VOTE, LIKE, AND KOMEN.