
Jangan lupa follow ig author : @queenwang852g7
.
.
.
Selamat Membaca TEAM MARTHA / WANG
.
.
.
Aga menyuapi makanan sedikit demi sedikit ke mulut joy setelah bersusah paya membujuk sang istri. Joy diam (berpikir) sambil menerima suapan dari sang suami
"Kayak nya aku harus minta ijin sama mas, buat aku ngelanjutin kuliah lagi. Aku nggak mau sia sia in waktu ku kayak gini, kalau bisa di saat aku di panggil oleh tuhan. Aku udah nyelesaikan semua tanggungan" pikir joy, tapi ia juga bingung bagaimana harus ijin kepada suaminya. Pasti suaminya melarang, karena keadaan sekarang joy sedang hamil
"Mas" panggil joy saat selesai makan
"Heem?? Kenapa sayang?"
"Aku mau minta satu syarat"
"Syarat?" bingung, "Syarat apa?"
"Aku pingin kuliah"
"Tapi sayang, kamu sekarang dalam keadaan kayak gini. Mas takut kalau misalkan ada apa apa sama kamu, lagian mas nggak bisa selalu ada di samping kamu 24 jam" jelas aga
"Mas... joy mohon ijini joy kuliah. Supaya nanti waktu lahiran, joy udah selesai semua. Dan joy akan fokus ke anak dan juga kamu"
Aga menghela nafass
"Yaudah kalau itu mau kamu, mas ijini asalkan kamu jangan capek capek"
"Iya mas, makasih" senyum
Akhirnya.....
Tengah malam
Joy melirik aga yang tengah sibuk dengan berkas kantor, terlihat dengan jelas bahwa wajah aga sangat capek. Joy yang melihat itu merasa kasihan akhir nya ia turun pelan pelan dari ranjang dan berjalan menuju aga, joy duduk di sebelah aga sambil menempelkan kepala nya di bahu sang suami
"Kok kamu turun sayang?" tanya nya yang masih menatap laptop
"Tugas nya masih banyak?"
"Iya masih, kenapa?" jawab tanpa menoleh ke arah joy
__ADS_1
"Di kerjakan besok aja mas, sekarang udah malam. Mending kamu istirahat"
"Tanggung, bentar lagi juga kelar kok. Mending kamu tidur dulu yang, nggak baik kalau bumil jam segini belum tidur"
Joy yang merasa tidak di perhatikan membuat nya bete, joy berdiri di depan laptop aga. Mengambil dan menutup nya membuat aga kaget
"Kok kamu ambil sih yang, kan nanggung bentar lagi juga selesai" tanya aga yang tersulut emosi tapi di tahan
"Lagian kamu sih aku dari tadi ajak ngomong, kamu fokus ke laptop terus. Nggak capek apa matamu? Kalau urusan kerjaan kan bisa di lanjutin besok, sekarang udah malam agaaaaa!" joy menjawab dengan nada emosi yang tak mau kalah hingga membuat nya memanggil nama sang suami
Aga yang mendengar kata tersebut membuat nya marah
"Kamu kenapa sih yang? Aneh tau nggak kamu. Biasa nya kamu nggak kayak gini loh" tanya aga dengan keadaan berdiri
"Emang aku kenapa?? Aneh apa???" menantang
"Ahhh terserah kamu lahhhh" bentak aga dan keluar dari ruangan, menutup pintu dengan banter
Joy yang mendengar pintu di tutup banter dan juga bentakan aga membuat nya merasa sakit, tanpa ia sadari air mata menetes. Joy menangis sejadi jadi nya di dalam ruangan tersebut, hingga membuat kepala nya pusing kembali. Joy menahan rasa sakit tersebut tapi lama kelamaan rasa sakit pusing tersebut bertambah hingga membuat joy jatuh pingsan dan kebetulan jam segini waktu nya dokter memeriksa keadaan joy.
"Permisi nona joy sekarang waktunya...." ucap sang dokter tapi langsung kaget saat melihat joy tergeletak di lantai
"Nonaaaaa...... nona joy........" panggil dokter sambil menggerakkan badan joy
Tiba tiba
"SUSTERRRRRR!!!!!" TERIAK DOKTER MEMANGGIL SUSTER DAN KEBETULAN ADA 2 SUSTER MELEWATI RUANGAN TERSEBUT
Suster tersebut langsung membantu menaruh joy di ranjang, sementara dokter dan satu suster mencoba mengecek keadaan joy. Suster satu nya lagi, mencari keberadaan suami joy.
"Baik dok"
Di sisi lain, suster yang tadi terus mencari keberadaan suami joy. Mengelilingi rumah sakit sampai tanya kepada orang dan juga satpam tapi tidak ada yang tau. Hingga pada akhir nya suster tersebut kembali ke ruangan untuk menemui dokter
Ceklek
"Bagaimana sus? Dimana suami nona joy?" tanya dokter
"Maaf dok saya tidak menemukan suami pasien, saya sudah keliling rumah sakit sampai bertanya kepada orang. Tapi mereka tidak ada yang melihat" jelas panjang lebar suster tadi
Hufttttt, dokter menghela nafas
"Baiklah kalau begitu, kamu silahkan keluar nanti kalau suami pasien ini datang cepat kasih tau jika istri nya pingsan"
"Baik" jawab nya
"Dok, bagaimana ini?" tanya suster satu nya lagi
"Kenapa sus??" tanya dokter yang panik
"Denyut pasien mulai melemah dok, tapi untung nya bayi di dalam kandungan pasien stabil" jelas suster tersebut
__ADS_1
"Kalau begitu pasang alat pernafasan dan juga ambilkan alat detak jantung" ucap dokter
Setelah mengambil semua, dokter baca bismillah dulu dan jeduggg menyetrum alat tersebut ke badan pasien. Tidak ada reaksi, jedugggg lagi lagi dokter tersebut menyetrumkan alat tersebut tapi tidak ada hasil. Membuat dokter dan juga suster takut
Tiba tiba dokter membuat keputusan sendiri dengan cara mengeluarkan bayi yang ada di dalam kandungan padahal usia kandungan baru 7 bulan, mau tidak mau harus di keluarkan. Karena dokter takut akan terjadi yang tidak tidak kepada sang pasien dan juga anak yang ada di dalam perut.
"Kalau begitu siapkan ruang operasi" jelas dokter
"Baik"
Di sisi lain
Aga sedang merenungkan diri di suatu tempat yang pasti tidak di rumah sakit. Aga merasa jengkel dan juga bersalah karena telat membentak sang istri dalam keadaan mengandung dan juga sakit. Tapi aga juga jengkel karena sikap joy terlalu kekanak kanakan bagi nya.
Hp aga bergetarr, drttttt drttttttt
Aga mengambil hp di dalam saku nya, tertera nomer asing yang tidak ia simpan. Awal nya ia ragu untuk angkat tapi takut nya penting, akhir nya aga angkat
"Hallo" ucap aga
"Maaf apa benar ini dengan pak aga suami dari pasien joy?" tanya suster
"Iya benar, ada apa?"
"Saya ingin memberitahu bahwa istri anda saat ini sedang drop dan akan menjalankan operasi" jelas suster
"APA?????" teriak aga
Bagaikan dunia aga kelam, baru saja ia membentak istri nya dan berdua an dengan joy. Tiba tiba mendapat info seperti ini, membuat aga terdiam tidak bisa berkata apa apa hingga mrmbuat sang suster berkata hallo, hallo, tapi tidak aga jawab. Aga memutuskan telpon, ia merusut duduk di jalan. Aga masih tidak percaya apa yang di katakan suster tersebut. Baginya joy adalah separuh jiwa nya, jika tidak ada joy? Bagaimana hidup aga? Hidup aga akan menjadi gelap dan juga kelam.
"Tidakkk, tidak mungkin. Pasti joy nggak papa, nggak, ngggakkkkkkkkkkkkk!!!!" teriak aga, aga menarik rambut nya ia sungguh sangat frustasi
"BODOHHHHHH, BODOH KAMU AGAAAA. KENAPA KAMU TADI BENTAK ISTRI KAMU!!!!" TERIAK AGA SAMBIL MEMUKUL KEPALA NYA SENDIRI DENGAN TANGAN NYA
Aga menangis dan juga menyalahkan diri nya. Ia takut jika terjadi apa apa dengan istri nya, dengan cepat aga melangkah ke mobil dan menuju ke rumah sakit. Di dalam mobil aga berkata kasar kepada diri nya, dan juga jika terjadi apa apa pada istri nya. Aga tidak akan memaafkan dirinya. Aga mrlajukan mobil nya dengan cepat hingga rata rata 100
"BODOHHHHHHH!!!!! KAMU BODOHH AGAAA!!!!" TERIAK DI DALAM MOBIL SPEERTI ORANG GILA
Tampilan awal rapi tapi sekarang menjadi orang gembel
Saat memasuki daerah rumah sakit dengan cepat aga membuka pintu dan berjalan menuju ke rumah sakit
Di resepsionis
"Dok istri saya di mana????" tanya aga dalam keadaan menangis
"Istri anda di ruang operasi"
Aga lari menuju ruang operasi sampai sampai ia kesandung karena tidak memperhatikan jalan tapi hal tersebut tidak membuat aga berhenti setelah jatuh ia berdiri lagi dan lari
Di depan ruang operasi
__ADS_1
SKIP.
JANGAN LUPA VOTE, LIKE, AND KOMEN.