
Jangan lupa follow ig author : @queenwang852g7
.
.
.
Selamat Membaca TEAM MARTHA / WANG
.
.
.
Dari arah dalam aga melihat istri nya lari menuju kesini, dengan cepat aga menghadang joy saat tepat di depan nya
"Eh masss..." panggil joy sambil cengengesan saat ketahuan suami nya ia lari lari. Padahal suami nya udah memperingatkan kalau bumil nggak boleh lari
"Ehemmmmmm!!! Kamu ngapain lari lari?" tanya aga menatap tajam
"Maaf mas" menunduk, karena merasa takut saat melihat tatapan seperti itu
"Lihat mata mas!" perintah aga dengan dingin membuat joy mendongak walaupun kadang menunduk
"Kalau orang lagi bicara di tatap wajahnya! Kalau kamu seperti ini ke orang lain itu nggak bagus. Di pikir kamu nggak ngehargai joy!"
"Iya mas, sekali lagi maaf"
__ADS_1
Aga hanya bisa menghela nafas, ia menyesal telah bersikap seperti itu kepada istri nya tapi jika ia tidak seperti tadi pasti istri nya akan menyepelekan. Tentu aga sangat emosi ketika melihat istri nya lari dengan keadaan hamil, apalagi ini hamil 3 anak.
Aga membawa joy ke dalam pelukan nya
"Lain kali jangan di ulangi, kan mas sudah kasih tau kalau bumil di larang lari lari sayang" lirih aga sambil mengelus perut joy
"Iya mas, joy janji nggak bakal lari lari lagi" mengacung kan tangan bentuk V seperti anak kecil sedang berjanji
Aga yang melihat begitu gemas, ingin ia makan sekarang juga. Andai jika tidak ada orang lain pasti sudah ia makan habis habis
"Tahan aga tahannn, nanti malam lu dapat jatah kok"
"Oh ya mas"
"Kenapa?"
Aga mengernyit bingung, kenapa harus mencari daffa? Jelas jelas di depan nya sudah ada suami (batin aga)
"Kamu mau ngapain cari daffa?" tanya aga dengan tidak suka
"Jangan marah mas, aku cari daffa karena tadi si risa bilang kalau mereka jadian" jelas joy
"Baguslah dengan begitu dia nggak ngganggu kita sayang"
"Ihhh massss, aku belum selesai ngomong udah kamu potong aja!" protes joy sambil memajukan bibir nya (kayak orang merajuk)
Aga yang sudah tidak tahan
Cup
__ADS_1
Mengecup bibir joy sekilas, joy yang mendapatkan serangan dadakan hanya kaget, marah, dan tentu senang hingga membuat pipi nya merah
"Ahhh kamu ini, balik ke topik pembicaraan! Jadi aku cari daffa itu mau tanya apa bener dia suka sama risa? Aku takut aja kalau risa sahabat ku dibuat mainan mas. Kalau bener di buat mainan daffa bakal aku ulek terus aku kasih ke singa jantan yang lapar!"
Aga yang mendengar kata terakhir, hanya bergidik ngeri membayangkan jika ia di posisi daffa
"Kalau nggak salah tadi aku liat daffa di pojokan sendiri kayak orang ngelamun"
"Ohhh, yaudah aku samperi daffa dulu ya mas"
"Oh ya kamu mau ikut nggak?" tawar joy
"Mmmmmmm...... nggak deh yang itu kan urusan kalian, kalau aku ikut nanti jadi nya nggak enak alias canggung"
"Oke"
Joy meninggalkan aga dan berjalan menuju daffa
Joy melihat wajah sekligus penampilan daffa seperti orang kacau, dia seperti orang tidak terawat. Wajah yang awal ganteng sekarang menjadi kusut kek baju yang nggak di setrika :v
"Daffa!" panggil joy
Oh ya jika kalian tanya, kenapa joy nggak manggil "daffa" dengan sebutan "pak daffa?"
Karena ini lingkungan di luar area kampus jadi joy memanggil pak daffa dengan sebutan nama nya yaitu daffa.
SKIP.
JANGAN LUPA VOTE, LIKE, AND KOMEN.
__ADS_1