
...😈😈😈...
Rania menatap Nesha dengan tajam.
"Saya tau kamu marah karena dia sudah meninggalkan tanggungjawabnya sebagai seorang suami dan seorang ayah pada anaknya. Tapi kalau kamu membunuhnya, bukankah itu terlalu mudah baginya? Dia harus mendapatkan hukuman di dunia! Tolong biarkan saya membantumu...saya pastikan
Arwah Nesha mulai menunjukkan sedikit respon atas perkataan Rania. Dia menatap Rania dengan mata berkaca-kaca. Perlahan-lahan sinar hitam yang ada didalam arwah Nesha menghilang.
Reza dan Rania lega melihatnya. Itu artinya hawa dendam pada diri Nesha berangsur-angsur menghilang. Reza memanfaatkan kesempatan ini untuk menolong Wildan yang masih terjebak di dalam kobaran api di rumah itu. Reza berhasil mengeluarkan Wildan dari sana. Akan tetapi kaki dan wajah Wildan terbakar cukup parah.
Tak lama kemudian pemadam kebakaran dan anggota kepolisian datang kesana. Karena ada warga setempat yang melaporkan kejadian kebakaran di rumah tak berpenghuni itu.
Tak lama kemudian, polisi menangkap Wildan atas keterangan Rania dan Reza. Mereka membuka karung yang berisi mayat Nesha. Mayat itu beku dengan perut yang masih membuncit. Semua orang disana terkejut melihat kondisi mayat yang mati mengenaskan itu.
"Reza..." Rania menganga, ia tak sanggup melihat kondisi mayat yang dalam keadaan hamil itu.
Reza menarik tubuh Rania, memeluk gadis itu ke dalam dekapannya seraya menenangkan Rania. Setelah Wildan ditangkap polisi, dia tidak melawan karena kakinya tidak bisa berdiri. Pria bejat itu dibawa dulu ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan atas luka lukanya.
__ADS_1
Saat mayat itu akan dibawa ke ambulan oleh petugas. Rania melihat sosok Nesha berdiri di hadapannya. Wajahnya terlihat tidak penuh dendam seperti yang terakhir terlihat. "Tenang saja, saya akan membantu kamu...ke tempat peristirahatan terakhirmu dan Wildan akan mendapatkan semua ganjaran atas semua perbuatannya."
Arwah Nesha mengangguk, lalu terlihat senyuman tipis di bibir pucatnya. Reza juga melihat Nesha, kini arwah itu bercahaya putih. "Terimakasih." ucap Nesha pada Reza dan Rania.
Lalu arwah Nesha menghilang dalam sekejap mata. Reza dan Rania saling melemparkan senyuman satu sama lain. Setelah itu Nesha dibawa ke rumah orang tuanya di Yogyakarta dan ia dimakamkan dengan layak disana.
#####
Di suatu pagi, sekolah Rania. Seminggu telah berlalu sejak kejadian Nesha dan selama itu juga Rania masih bisa melihat hantu di sekitarnya. Ada yang menganggu dan ada yang tidak. Kadang dia juga melihat arwah teman-temannya dan bicara dengan mereka.
"Hufttt...." Gadis cantik itu menghela nafas panjang, ia berjalan di lorong kelasnya
"Eh... enggak apa-apa, gue cuma ngerasa lega aja karena arwah Nesha berhasil ditenangkan dan masalah kita beres."
"Oh gitu. Eh tapi Ran, apa Lo masih mau nutup mata batin Lo?" Tanya Reza seraya menatap Rania dengan terheran-heran.
"Mau lah!" ucapnya tegas.
__ADS_1
"Em...gitu, oke nanti gue bilang opa Lukas deh." Kata Reza sambil tersenyum.
"Kenapa Lo tiba-tiba nanyain ini sama gue?"
"Eh...nggak, siapa tahu aja lo mau mempertahankan kelebihan lo ini. Lo bisa lihat dan bisa komunikasi baik sama mereka. Mungkin aja Lo bisa jadi pawang bantu, kayak di film scooby doo..." celetuk Reza.
"Ah! Apaan sih? Nggak, gue mau hidup tenang aja tanpa lihat mereka. Sejak gue bisa lihat mereka, dunia gue terasa sempit." Rania menatap Reza dengan dalam. Selama dia bisa melihat mereka yang tidak terlihat oleh mata telanjang, dunianya terasa sempit dan dia ingin segera mengakhiri semuanya.
"Walaupun lo nggak bisa lihat lagi temen-temen deket loh? Nita, Mila, Rendra sama Ivan?"
"Gue...gue gak masalah. Jadi, please bantu gue ya, Za. Gue benar-benar gak mau lihat mereka lagi, gue pengen hidup normal kayak hidup gue yang dulu." Pinta Rania bersungguh-sungguh ingin kembali ke kehidupannya yang normal.
Reza menganggukan kepala, ia berjanji akan membantu Rania untuk menutup mata batinnya lewat Opa Lukas.
Setelah kejadian itu, Rania menutup mata batinnya dibantu oleh Lukas. Kenangan tentang hutan Kalimati, dia menjadikannya sebagai pelajaran dan pengalaman berharga. Bahwa di dunia ini ada makhluk yang hidup selain manusia dan harus dihormati keberadaannya.
...****...
__ADS_1
...End...