
"Sudahlah Bank, jangan tanya kapan aku akan menikah, karena aku takkan menikah sebelum menemukan nya Bank, aku benar-benar menyesal akan kejadian delapan tahun lalu, aku baru menyadari nya sekarang, seketika ia sudah pergi jauh, sangat jauh meninggalkan ku dan entah di mana ia sekarang...." Lirih nya dengan penuh Penyesalan, Ryskani yang melihat nya pun serasa tak tega ingin sekali mengatakan nya, namun ia bingung
''Bagai mana ini??, apa aku harus memberi tahu nya sekarang, aku pun baru mengetahui nya kemarin malam setelah aku menyelidiki nya dengan amat telitih, apa aku harus mengungkap kan nya pada Shudarno keponakanku ini??, tidak mungkin!!!!, dia merahasiakan semua ini pasti ada alasan kuat, jadi yasudahlah biarkan permainan petak umpet ini berlanjut'' batin Ryskani sambil melamun yang dari tadi diam di panggil keponakan nya
"Bank, BankRys, Babank!!!!" ucal nya dengan sedikit membentak agar paman nya Ryskani tersadar dari lamunan nya....
"Ahh iyah, sudah lupakan kalo kamu tak ingin membahas nya, ohya nanti kita akan berkunjung menemui Shanty sudah Lama aku tak melihat nya
"Baiklah bank" ucap Shudarno singkat
Shudarno Atmadja :
Pria tampan, baik, pintar, cerdik, elegan, pekerja keras, agak cuek, murah seyum, tenang, dan sabar
Keponakan Ryskani Atmadja
****
Shanty Atmadja :
Gadis canti, baik, pintar, lembut, penyayang, penyabar, anggun, dan agak sedikit manja
Adik Shudarno Atmadja dan Keponakan dari Ryskani Atmadja, Istri Tohary Gardhian
__ADS_1
Tohary Gardhian :
Pria tampan, baik, pintar, cerdik, pendiam, elegan, Amat berhati-hati, agak dingin, agak cuek, hangat namun plin-plan pada shanty, dan memendam rasa pada satu gadis Yang pernah ia tolak mentah mentah sebelas tahun Yang lalu
Suami Shanty
Mereka pun tiba di ke diaman Tohary dan Shanty
"dek gimana kabar kamu" ucap Shudarno Yang amat mengkhawatirkan adik nya itu
"Aku baik kak, mas Tohary menjaga ku dengan baik, bagai mana kabar kakak dan paman" ucap Shanty
"Kabar kami baik"
"Kabar kami baik"
"Alhamdulillah, bagaimana kabar ayah, ibu, Thaupik dan Yang lain nya??" ucap Shanty Yang amat ingin tau keadaan keluarga nya itu
"meraka baik dek" ucap Shudarno singkat
"merrka mang baik, namun seperti nya mereka merindukan kita semua, pekan depan aku akan menikah, satu pekan setelah aku menikah kita semua dan teman-teman lain nya akan kembali ke kota indramayu, dan kembali ke rumah masing masing untuk melepas rindu, satu pekan lagi setelah itu kita akan tinggal di rumah pribadi milik Ana di Jatibarang, kata Ana kita semua termasuk orang dan teman Lama akan berkumpul kembali" ucap Ryskani panjang lebar Yang membuat paham seketika
"Ahh baiklah Paman" ucap Shanty
"Tohary to long jaga putri manja kesayangan kami ini, kami pamit dulu, sampai jumpa pekan depan di pernikhan paman, Assalamualaikum Wr Wb" ucap Shudarno
__ADS_1
"Tentu" ucap Tohary singkat
"Waalaikumsalam Wr Wb" ucap Tohary dan Shanty bersamaan
Setelah Shudarno dan Ryskani pergi, kini tinggal Tohary dan Shanty sendiri....
"Dek" panggil Tohary
"Iyah mas ada apa" ucap Shanty lembut
"karena kakak dan paman mu sudah pergi, ayo lanjutkan Yang tadi" ucap Tohary
"Mas kita lanjutkan lain kali saja yah" ucap Santy
"Tidak, tdak boleh ada penolakan, Ayo kita lanjutkan sekarang, mas masih ingin menjamah tubuh mu ini sayang, ayo lakukan lagi" ucap Tohary sembari membopong Shanty naik ke atas
**Di Kamar**
Tohary membaringkan tubuh Santy dan memulai aksi nya Lagi, Beberapa jam setelah Tohary puas melamplas kan hasrat birahi nya (syawat nya), dia pun berbaring di sebelah Shanty dan memeluk nya, sesekali dia mencium pucuk kening Shanty
"Sayang terimakasih, mas janji akan berusaha melindungi mu sekuat tenaga mas" ucap Tohary
"iyah mas, sama-sama, apa mas mulai mencintai ku" ucap Shanty Yang ingin tau sebenar nya apa perasaan suami nya terhadap diri nya
"Gadis bodoh" ucap Tohary menjitak kening Shanty "sudah tidur lah, kau mungkin cape, aku juga ingin istirahat" ucap nya lagi
Mendengar pernyataan Tohary Shanty amat sedih mendengar perkataan Tohary hati nya seperti di sayat-sayat pisau ribuan kali
__ADS_1
Apakah kamu hanya ingin menikmati tubuh ku tanpa memberi mu cinta mu?, apakah kamu begitu mencintai kakak angkat?, lalu kenapa kamu menalak nya sebelas tahun Yang lalu?, lalu kenapa kamu memutuskan menikah dengan ku?, Apa mau mu sebenar nya?, Apa?? batin Shanty Yang merasa sedih sembari membenam kan wajah nya di dada bidang Tohary Suami Yang amat kini ia Cintai..
BERSAMBUNGGGG........