
Ana pun membisikan dan menceritakan segala nya pada Ani dan meminta Ani dan Ryskani untuk ikut serta dalam hal rencana baik ini dan Ani pun menganggukan kepala nya mengisyaratkan iyah karena jujur saja ini adalah hal yang baik bagi bujangan yang akan menginjak kepala tiga yang sampai sekarang tak kunjung menikah juga sungguh menjadi sebuah bedebah yang mengkhawatirkan bagi keluarga nya
*******
"Nenk yakin, kalo Shudarno gak mau gimana" ucap Ryskani ragu-ragu
"Ayolah A'a, nenk yakin gimana maukan" ucap Ani penuh harap
"Okeh, kalo begitu ntar aku coba ngomong ke dia yah" ucap Ryskani yang akhirnya mengala
"Makasih A'a, Love you" ucap nya sembari mencium pipi Ryskani sekilas lalu berlalu pergi
*******
Drett... Drett... Drett... Drett....
Nada sara ponsel Ana pun berdering
"*Hallo, Assalamualaikum,
Ada apa Rys tumben nelfon aku" celetuk Ana
"Iyah hallo, Wa'alaikumsalam,
__ADS_1
Tumben-tumben apanya sich, apalagi sih mau kamu terus kenapa bawa-bawa Ani segala sama aku" ucap nya meminta sebuah penjelasan
"Bukan kah sudah jelas, sekarang kamu cuma perlu lakuin apa yang harus nya kamu lakuin, udah itu do'ang, sisa nya aku yang beresin okeh, dahh makasih" ucap nya lalu mematikan sambungkan telpon nya*
Akhh, dasar nih orang kebiasaan seenak nya jidad srndiri aja, bikin orang emosi aja nih orang, tapi rencana ama tujuan nya baekk juga sihh gumam Ryskani membatin
*******
Disisi Lain
"Anindyah dan Anindita bagaimana kabar kalian sayang Abih kangen" ucap Iryhana lirih sembari melihat Foto yang ada dia, isteri nya dulu dan kedua anak nya
Saat sedang mengingat-ingat kejadian Tujuh tahun lalu tiba-tiba Rhany datang menghampiri nya
"Iyah Rhan, Sudah hampir Tujuh tahun Mas gak pernah melihat Anindyah dan Anindita Mas kangen sama mereka Rhan" ucap Iryhana lirih
"Yang sabar yah mas, aku yakin suatu hari kalian pasti di pertemukan kembali" ucap Rhany memberi kayakinan agar tidak putus asa
"Iyah Makasih yah Rhan, ohya dimana Abraar dan Alesha Rhan" ucap Iryhana bertanya
"Mereka sudah tidur Mas" ucap nya memberi tahu "Mas aku boleh keluar sebentar" ucap nya lagi
"Kemana" Tanya Iryhana
__ADS_1
"Aku mau ke pasar Traditional untuk membeli keperluan dapur yah" ucap Rhany memberi tahu
"Iyah udah hati-hati yah, kalo ada apa-apa cepet telpon Mas segera" ucap Iryhana mengingatkan
"Siap Suami ku Sayangk" ucap nya lagi lalu memcium punggung tangan suami nya dan berlalu pergi menjauh dan sementara itu Iryhana hanya melihat punggung isteri nya yang mulai menghilang
*******
Sesampai nya Rhany di Pasar traditional Rhany pun membeli keperluan yang ia inginkan
"Berapa Mang" ucap Rhany bertanya
"250.000 ribu nenk" ucap Mang pedangang
Rhany pun segera membayar nya dengan uang pas dan berlalu pergi..
Disaat dia sedang berjalan berlalu pergi dia melihat sesosok wanita cantik yang agak mirip dengan mantan isteri suami nya dulu
Itukan, apakah itu kamu, kemana saja kamu selama ini, apakah itu kamu atau itu orang lain, mengapa kamu pergi menghilang tanpa kabar, mengapa selalu membuat semua orang khawatir saja hmm.. apakah itu kamu?? gumam Rhany dalam Hati membatin
***
Bersambungg....
__ADS_1