
"baiklah, pakailah pakaian ini" ucap Ana sembari memberi baju itu pada nya
"untuk apa ini?" tanya nya heran sembari mengambil baju nya
"sudah pakai saja jangan banyak nanya" perinta Ana
"hmm, baiklah" ucap Mhaiya lalu perfi untyk memakai baju nya
"wahh kamu sungguh sangat cantik mhai" ucap Ana
"beneran??" tanja Mhaiya
"iyah, ayo" ucap fitry singkat
"kemana??" mhaiya heran akan sikap Ana
"Ketempat dimana kau akan melangsungkan pernikahan mu" ucap Ana "hari ini juga kau akan menikah" ucap nya lagi
"apa??,, secepat ini.. tapi aku dan Rhantona tidak dekat dari dulu bahkan aku tak tau dia orang seperti apa" ucap mhaiya penuh ke khawatiran
""tenang lah, bukan nya kau sudah yakin dan percaya pada ku.. pada pilihan ku.. yakan" ucap Ana
"Iyah baiklah aku yakin ini Yang terbaik untuk ku, ohya Ana, apa masalah mama ku sudah selesai??, bagai mana dengan kakak ku Dhiyanha??" ucap Mhaiya
"kau tak perlu khawatir" hawab Ana singkat
"Hmm, baiklah" ucap Mhaiya
__ADS_1
Ana dan Mhaiya pun berangkat ke KUA untuk melangsungkan pernikahan Mhaiya NurMhala Khusuma dengan Rhantona Rajendra.. segala sesuatu sudah di siapkan disana, disana juga sudah ada Ryskani, Iryhana, Phety, Nhaygi, dan seluruh orang-orang terdekat mereka serta keluarga Rhantona dan keluarga Mhaiya..
**KUA**
Rhantona Rajendra
: Pria tampan baik, pintar, cerdik, jenius, baik hati, lemah lembut, penyayang, pendiam, cuek, agak dingin, agak kasar, cool, dan sangat mencintai Mhaiya sejak 10 tahun lalu namun dia selalu memendam perasaan nya..
Ana dan Mhaiya sudah sampai di KUA, penampilan mhaiya Yang sangat cantik membuat Rhantona tak berhenti menatap nya tanpa berkedip sedikit pun..
"Berhentilah menatap penganti wanita mu Rhan, aku tau dia cantik dan mempesona kan, nanti setelah menikah kau akan menatap nya dengan puas" ledek Ryskani di akhiri tawa nya membuat Rhantona tersadar dari lamuanan nya
"apaan sih Nyis, kamu ini" ucap nya dengan wajah datar tanpa seyum membuat mhaiya agak enggan dengan situasi ini
Tiba-Tiba Ana datang dengan penampilan menawan Yang elegan nan anggun lalu berdiri di sebelah mhaiya dan menjadi pendamping pengantin wanita, Mhaiya Yang melihat nya pun langsung terseyum bahagia..
"sudah jangan takut, ada aku" bisik Ana di telinga Mhaiya
"iyah" ucap Mhaiya singkat
Waktu Yang di tentukan untuk melangsungkan ijab kabul telah tiba..
__ADS_1
"baik untuk kedua para mempelai sudah siap" ucap sang Penghulu
"iyah" jawab Rhantona
"yah" jawab Mhaiya
"Saya nikah kan dan kawin kan engkau Rhantona Rajendra bin Karyan Rajendra dengan Mhaiya NurMhala Khusuma binti PapahYhang khusuma dengan maskawin seperangkat alat shalat dan cincin berlian seberat 5gr di bayar tunai" ucap sang bapak penghulu
"Saya terima nikah dan kawin nya Mhaiya NurMhala Khusuma binti PapahYhang Khusuma dengan maskawin seperangkat alat shalat dan cincin berlian seberat 5gr di bayar tunai" ucap Rhantona
"bagai mana para saksi" ucap sang bapa penghulu
"sah, sahh, sahhh, sahhhh" ucap seluruh orang Yang berada disana sebagai saksi
Rhantona pun memasang kan cincin nya di jari manis sebalah kiri milik Mhaiya lalu Rhantona menjulurkan tangan nya untuk bisa di cium oleh mhaiya dan mhaiya pun segera salim dan mencium tangan Rhantona begitu pun Rhantona mencium pucuk kening Mhaiya pujaan hati nya selama 10 tahun ini Yang ia pendam kini telah resmi menjadi istri nya
Setelah menikah mereka meminta do'a restu orang tua, menyalimi tangan nya dan saling berpelukan..
Setelah Ijab Kabul selesai Mhaiya pun harus ikut pelang ke rumah Rhantona..
Ana Yang telah mempersiap kan segala nya dan mengirim barang-barang dan baju milik Mhaiya ke rumah Rhantona..
"Mhaiya, aku sudah urus semua. ingat jangan Salah pulang rumah nanti yah" ucap Ana
"iyah but terimakasih yah" ucap Mhaiya Yang meneteskan air mata nya lalu memeluk Ana
"Iyah mi sama-sama, sudah jangan menangis lagi.. okeh" ucap Ana sembari melepas pelukan nya dan menghapus air mata Mhaiya
__ADS_1
Setelah itu Mhaiya dan Rhantona pulang ke rumah mereka, dalam mobil Pengantin milik Rhantona hanya ada Keheningan Hingga sampai lah di kediaman milik Rhantona Yang sudah menhadi kediaman Mhaiya juga, mereka pun masuk ke rumah lalu naik ke atas, masuk ke kamar mereka..
BERSAMBUNGGGG........