Ternyata Aku Menikahimu

Ternyata Aku Menikahimu
Malam pertama


__ADS_3

Ani yang merasa. bingung pun hanya mampu bertanya "apa yang dia maksud Mas" tanya Ani


"Kau akan mengerti nanti, dan aku senang ternyata aku menikahimu" ucap Ryskani dengan wajah datar nya


Setelah itu mereka pun mengurus berkas berkas nikah dan menjalani resepsi pernikahan seusai resepsi pernikahan dan berpamitan Aninda mau tidak mau harus ikut kemana pun Ryskani (suami) nya pergi..


#Malam Pertama#


Di Chapter's ini ada adegan 21+ (adegan dewasa) jadi mohon bijak lah dalam membaca..


Untuk anak di bawah umur dan untuk yang belum menikah di skip saja..


bijak lah dalam memilih bacaan yang di suguhkan, Terimakasihh...


**Rumah Ryskani**


Setelah mereka sampai mereka pun masuk kedalam rumah lalu naik ke atas.


**Di Kamar**


Di dalam kamar hanya ada ke heningan dan canggung yang menerpa tanpa ada yang memulai berbicara.


"Ani" panggil Rys mencoba memerca keheningan di dalam ruangan itu


"yah" jawab Ani


"Kau masih kesal pada Ana dan diriku?" tanya Rys kepada Ani


"Hmm, sudahlah lupakan semua itu, sudah tak penting lagi sekarang" ketus Ani


Ryskani menghela nafas nya "ya sudah pergilah mandi" perintah Ryskani kepada Ani


"Iyah" ucap Ani lalu berjalan ke arah koper nya untuk mengambil baju ganti


"kau mau apa Ani" tanya Ryskani


"tentu saja mengambil baju ganti" ucap Ani tanpa menoleh kebelakang


"jangan, di atas sopa ada paper beg. isinya baju tidur pakailah yang itu saja yah" perintah Ryskani


"ouh, ok" jawab nya berjalan menuju soffa dan mengambil paper bag yang berisi baju tidur, betapa terkejut nya Ani saat melihat baju tidur nya


"a-apa ini" ucap Ani glagepan karena baju tidur itu sangat sexy dan tembus pandang


"itu Lingerie, baju tidur mu malam ini aku ingin menikmati malam pertama ini dengan penuh kenikmatan yang indah" ujar Rys tepat di telinga Ani dan mengigit kecik di sana


"se-sejak kapan ka-kamu di belakangku" ucap Aini dengan nada gugup nya dan merasakan merinding di sekujur tubuh nya


"tidak penting, sekarang mandilah dan pakailah Lingerie, yang sudah ada itu" perintah Rys pada Ani


"tidak mau" ketus Ani sembari melemparkan Lingerie ditangan nya itu


"sayang jangan keterlaluan, ini malam pertama kita. aku sudah mencari mu ke mana-mana selama delapan tahun terakhir ini, aku sangat merindukan mu, ayolah" ucap Rys dengan bermanja-manja di punggung Ani yang membuat Ani merasakan geli

__ADS_1


"Tidak" ketus Ani "sebaik nya kamu jangan macam-macam" ucap Ani sembari berjalan pergi meninggalkan Rys


dengan sigap Rys menarik tangan Ani hingga jatuh ke dalam pelukan Rys dan di dekap oleh tubuh kekar Rys "setelah sekian lama mencari dan putus asa aku pasrah menikah dengan perjodohan yang ada, entah itu kebetulan atau keberuntungan, yang jelas adalah ternyata aku menikahimu.. jangan menolak ku dan jangan pernah lari lagi dari ku" jelas Ryskani dengan lembut namun penuh penekanan


"to-tolong ja-jangan macam-macam pada ku, atau aku akan teriak" ancam Ani membrontak mencoba melepaskan diri dari dekapan Ryskani


"aku tidak akan macam-macam, aku hanya akan berbuat satu macam saja" ucap Ryskani singkat sembari membuka resleting baju Ani dan m*****mi nya secara bertubi-tubi


Ani yang di cium Ryskani merasa sangat geli "aku mohon jangan lakukan itu" ucap Ani glagapan


"Kita akan melakukkan yang sewajar nya di lakukan pengantin setelah menikah sayangk" ucap Rys sembari tangan mengeliriya dan mulai naik ke atas dua bukit kembar milik Ani dan melai meremas nya dengan agak kasar


"Aahk...." suara desahan lolos keluar dari mulut Ani membuat Rys semakin ingin, ingin memiliki nya seutuh nya


Setelah puas meremas remas dua bukit kembar Ani Rys pun menyudahi permainan nya sejenak "mandilah, aku menunggu mu" ucap Rys sembari memberikan Lingerie


Ani diam saja tanpa merespon nya.


"Aninda Azzahra kau mau mandi sendiri atau aku yang memandi kan mu dan bermain dalam bathu di dalam Air" ucap Rys sambil berseringain licik


Apa yang kamu fikirkan Ani, dia benar kita sudah menikah jadi mau tidak mau atau cepat atau lambat pun aku harus melakukkan nya, memberikan hak nya batin Ani lalu mengambil Lingerie dan masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi


Rys yang melihat Ani masuk ke kamar mandi dia pun juga ikut mandi di kamar sebelah, setelah mandi Rys langsung masuk ke kamar nya dan mengunci pintu kamar nya


"Ani, sudah belum" teriak Rys yang sudah tidak sabaran


"su.. su-sudah" ucap Ani glagapan sembari melihat diri nya di pantulan cermin, Ani merasa malu dan enggan untuk keluar dari kamar mandi


Akhir nya dengan sangat terpaksa Ani keluar menggunakan Lingerie, Rys yang melihat lekuk tubuh sexy dan ukuran p****a yang lumayan menggeliur kan lansung menelan salvina nya dengan susah, Rys mengamati Ani dari ujung kepala hingga kaki dengan intens dan berjalan mendekati Ani


"bisakah kita tunda sampai usia ku 25 tahun, aku mohon" ucap Ani sedikit mencoba menawar


"Tidak, kalo aku menunggu mu sampai usiamu 25 tahun maka aku keburu tua dulu" ucap Rys sembari merangkul pinggang Ani dan tangan satu nya memegang kepala Ani "Aku ingin anak, aku ingin seorang anak dari mu sayangkque" ucap nya lagi


"ta.. ta-tapi......" belum sempat bicara Rys langsung m*****m bibir ranum milik istri nya dan mulai m*******pi dan m*****ti nya, ciuman itu berubah menjadi sebuah ciuman yang menuntut, karena tidak ada respon sama sekali pun Rys mulai menggigit kecil bagian bawah Ani agar sedikit terbuka, setelah bibir istrinya terbuka Rys langsung memasukan l***h nya ke dalam mulut istri nya dan mulai bermain-main disana. Rys yang tau Ani ke habisan oksigen nya langsung melepas kan ciuman nya


Ani yang kehabisan oksigen mulai mengatur kembali nafas nya "su-sudah cukup, jangan terlalu macam-macam aku tidak mau" tolak Ani


"sudah ku bilang aku tidak akan macam-macam, aku hanya akan melakukan satu macam, ayolah" ucap Rys


"Apa, kau mau apa, kau mau melakukkan apa" ucap Ani glagapan


"tentu saja Making Love, bukan kah tadi kau sudah menurut" ucap Rys sambil terseyum


"Aku tidak mau" ketus Ani menolak ajakan Rys


"sayangk, menolak ajakan suami itu dosa loh" ucap Rys "bila seorang suami memanggil istrinya ke ranjang lalu tidak di turuti, hingga suami tertidur dalam keadaan marah kepadanya niscaya paraa malaikat melaknati nya sampai Shubuh. (Muttafaq 'Alaihi dari hadits abu Hurairah)." jelas Rys mengingatkan Ani


Ani yang mengingat nya pun lansung tertunduk.


"jadi boleh kah aku menjamah tubuj istri ku ini yang cantik dan menggoda" ucap Rys meminta Izin


Ani tak punya pilihan selain mengangguk kan kepala nya menandakan bahwa ia setuju, ia sadar status dan kewajiban nya sekarang.

__ADS_1


Rys pun terseyum dan mulai m*****mi tengkuk dan leher Ani dan sesekali memberi kiss mark sebagai tanda kepemilikan maaf kan aku yang mungkin terlalu memaksa kan kehendak ku pada mu batin Rys merasa agak bersalah namun nafsu birahi nya mengalahkan hati dan akal sehat nya


Ani sedikit mencoba menahan suada nya agar tak mengeluarkan suara.


b***r Rys yang masih menciumi tengkuk leher istrinya dan tangan nya yang mengeliriya kemana-mana, tangan satu nya meraba-raba tubuh Ani dan tangan satu nya lagi masuk ke celana dalam ani dan mengelus lembut bagian kewanitaan Ani bagian sensitif nya, menerima perlakukan Rys tubuh Ani bergetar hebat, kini Ani merasakan panas yang mengejalar di tubuh nya.


"sayangk, seperti nya tubuh mu sangat susah di takluk kan yah" ucap Rys sembari terseyum


"a.. a-ku......." belum selesai bicara Rys sudah membekap mulut nya dengan ciuman yang semakin menuntut, dengan tangan yang semakin memainkan area ke wanitaan dan dua sesekali meremas agak kasar dua bukit kembar milik Ani sesuka hati hingga membuat tubuh Ani semakin panas dan bergetar semakin hebat yang membuat Ani melemas.


Rys yang tau bahwa tubuh istri nya semakin melemas menahan nya agar tidak jatuh dan masih terus bermain-main pemanasan tanpa henti.


Ani yang tidak kuat menahan nya lagi tanpa sadar desahan kembali lolos dari mulut nya "Aahk..." mendengar setiap desahan Ani, Rys malah semakim semangat karena baginya itu adalah sebuah kebanggaan tersendiri untuk nya.


"a.. a-aku sudah ti-dak kuat lagi...." ucap Ani terbata-bata.


Rys menggendong tubuh Ani dan menduduk kan nya di tepi ranjang, sekilas Rys menatap wajah nya dan memperhatikan tubuh nya yang agak sedikit masih bergetar, lalu Rys nulau membuka keseluruhan pakaian istri nya hingga tanpa sisa tanpa satu helai banang pun yang menutupi tubuh nya, Rys menatap nya dengan intens terelihat jelas bentuk tubuh sexy nya yang seperti gitar spanyol yang begitu mengoda.


Ani yang sadar dan merasa malu langsung menutupi p*****a dan **** ********** nya dengan kedua tangan nya.


"jangan di tutupi, aku sudah melihat nya. biarkan aku menikmati pemandangan indah ini" ucap nya sembari menghempas tangan Anidan mulai melebarkan kaki nya, sejenak Rys terus memandangi **** ********** istri nya.


Ani yang merasa malu menutup nya sekali lagi dengan tangan nya namun kembali di singkirkan oleh Rys, Rys mulai m*****m, m******t, m*****t dan sesekali menggigit nya.


tubuh Ani semakin panas dan bergetar sangat hebat, Ani terus mengeluar kan desahan nya dan sesekali meringis kesakitan karena di gigit oleh Rys, setelah pua main-main di situ Rys langsung menghisap kasar salah satu dari buah bukit kembar nya dengan penuh nafsu dan yang satu nya di remas kasar dengan penuh nafsu syawat nya.


Ani yang menerima perlakuan kasar Rys, mendesah dengan agak kesakitan "kenapa negitu kasar, rasanya sakit" ucap Ani dengan terbata-bata.


Rys sudah hanyut dalam nafsu bihari nya dan tak mengubris perkataan Ani, setelah beberapa lama pemanasan dengan kasar Rys pun membuka baju nya hingga sama polos nya dengan dengan tubuh Ani langsang membaringkan tubuh istri nya dan Rys menindih tubuh nya dan menghimpit mengunci tubuh Ani, Ani yang melihat dada bidan dan otot kekar Rys serta junior nya yang sudah menegang merasa malu dan langsung menutup mata nya.


"sayang buka mata mu dan pegang ini" ucap Ryskani lalu menarik tangan kanan Ani dan nembuat nya memegang junior nya


Seketika Ani langsung membuka nata nya dan membelalakan mata nya merasakan benda yang di pegang nya lumayan uwoww dan mengeras, Ani merasa malu dan menarik tangan nya kembali


"aku mulai yah, kamu sudah siap kan" ucapan Rys hanya di balas dengan anggukan saja


"Bismillah, Allahumma jinnibnaassyyaithaana wa jannibi syaithoona maarazaqtanaa' : Artinya" dengan menyebut nama Allah, ya Allah jauhkan lah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezeki yang engkau anugrahkan kepada kami. Aminn" Rys membisikan doa di telinga Ani


Kaki Rys musuk ke sela ke dua kaki Ani membuat nya terbuka lebar mau tidak mau, setelah meposisikan tubuh nya dengan benar Rys mulai memasukan milik nya ke milik Ani perlahan namun pasti "shhtt, kenapa sempit sekali sayangk, junior ku susah masuk kalo begini, kamu tahan nya mungkin akan terasa sakit" ucap Rys lalu langsung menerobos menghentakan nya dengan kasar dan paksa hingga terbenam semua di milik istri nya


"ughh...... Aaaaakhhhh" teriak Ani menjerit merasakan kesakitan yang hebat, dan mulut Ani langsung di bekap dengan ciuman nya yang semakin menuntut dan semakin dalam dengan tangan yang meremas lembut dua bukit kembar milik nya dan dengan bagian bawa yang masih terus memacu mengiyangan pelan-pelan namum pasti


10menit.... 20menit.... 30menit.... 40menit.... 1jam.... Rys terus memacu nya semakin kasar dan semakin cepat dengan bibir nya yang terus menciumi wajah, leher, dada, dan bagian lain tubuh Ani. Meremas kasar dua bukit kembar dan sesekali menggigit nya dengan penuh nafsu..


"Rys, pe-pelan-pe-lan, kau mem-membuatku ke-kesakitan" ucap Ani terbatah-batah dengan napas yang ngongngosan dan merasa kesakitan tanpa ada kenikmatan seperti enak Rys sendiri saja


Rys tidak belum puas juga setelah melakukan banyak sekali ronde dan gaya hingga pada akhirnya Rys mulai mencapai puncaknya setelah hampir 7jam penuh dia melakukan nya, Rys pun menyiran benih nya pada Ani dan ikut berbaring di sebelah Ani, sedangkan Ani yang sudah tidak kuat lagi pun langsung tidur setelah Rys selesai.


"Terimakasihh sayangk" ucap Rys lalu mencium pucuk kening istri nya dan ikut tertidur


Merekapun tertidur jarena kelelahan. yang satu tertidur dengan kepuasan dan yang satu tertidur karena kelelahan..


Terimakasihh telah membaca chapter's ini yah.. dab mohon maaf bila chapter's ini terlalu jorok dan melebihi batasan nya.. bagi tidak suka terlalu vulgar, nanti Author akan Edit Chapter's ini setelash 3hari, dan kemungkinan besar Author akan Update setelah 5hatri.. mohon kemakluman nya dari semua sisi dan segala pihak.. dan terimasihh sudah terus mendukung dan memberi vote pada maha karya ku ini-)))....

__ADS_1


__ADS_2