
Chapters ini ada adegan 21+ jadi bijak lah dalam membaca yah..
Dan bagi Yang di bawh umur atau belum menikah di skip saja..
MAAF YAH KALO AGAK JOROK...
"sah, sahh, sahhh, sahhhh" ucap seluruh orang Yang berada disana sebagai saksi
Rhantona pun memasang kan cincin nya di jari manis sebalah kiri milik Mhaiya lalu Rhantona menjulurkan tangan nya untuk bisa di cium oleh mhaiya dan mhaiya pun segera salim dan mencium tangan Rhantona begitu pun Rhantona mencium pucuk kening Mhaiya pujaan hati nya selama 10 tahun ini Yang ia pendam kini telah resmi menjadi istri nya
Setelah menikah mereka meminta do'a restu orang tua, menyalimi tangan nya dan saling berpelukan..
Setelah Ijab Kabul selesai Mhaiya pun harus ikut pelang ke rumah Rhantona..
Ana Yang telah mempersiap kan segala nya dan mengirim barang-barang dan baju milik Mhaiya ke rumah Rhantona..
"Mhaiya, aku sudah urus semua. ingat jangan Salah pulang rumah nanti yah" ucap Ana
"iyah but terimakasih yah" ucap Mhaiya Yang meneteskan air mata nya lalu memeluk Ana
"Iyah mi sama-sama, sudah jangan menangis lagi.. okeh" ucap Ana sembari melepas pelukan nya dan menghapus air mata Mhaiya
Setelah itu Mhaiya dan Rhantona pulang ke rumah mereka, dalam mobil Pengantin milik Rhantona hanya ada Keheningan Hingga sampai lah di kediaman milik Rhantona Yang sudah menhadi kediaman Mhaiya juga, mereka pun masuk ke rumah lalu naik ke atas, masuk ke kamar mereka..
**Di Kamar**
Rhantona sudah mengunci pintu dan jendela dengan baik, kunci nya pun ia sembunyikan tanpa sepengetahuan Mhaiya
"Aku atu Kau Yang mandi dulu??" Tanya Rhantona secara singkat
"Kau saja dulu" ucap mhaiya jauh lebih singkat lagi
Setelah itu Rhantona mandi, lalu setelah Rhantona selesai mandi Mhaiya pun masuk ke kamar mandi dan mandi selesai mandi Mhaiya pun keluar menggunakan baju Yang ia biasa gunakan untuk tidur, dia lupa kalo sekarang dia harus tidur satu kamar dengan suami nya, jadi tanpa fikir panjang Mhaiya langsung mamakai nya dan keluar dari kamar mandi..
__ADS_1
Gleekkk...'' Rhantona langsung menelan air liur nya, bagaimana mungkin dia tidak tergoda, Rhantona itu laki-laki normal Yang memiliki nafsu birahi (syawat) nya apalagi perempuan cantik Yang memakai baju sexy nan menggoda ini sudah menjadi istri sah nya, meliat kemolekan tubuh istri nya dan paha putih berdih nya membuat nya sangat ingin menerkam dan menjamah tubuh istri nya itu..
"Dek" ucap Rhantona memanggil Mhaiya
"hahh, apa kau memanggil ku??" ucap Mhaiya dengan kebingungan
"iyah, kemarilah dan duduk di samping mas" perintah Rhantona sambil menepuk sebelah tepi Ranjang di sebelah nya
Apa Yang ingin dia lakukan sich??, dan aku kenapa aku bisa bisa nya lupa kalo sekarang aku tak sendirian lagi tidur nya, kenapa pula aku memakai baju ini sichh.. batin Mhaiya sambil mengkah mendekat ke Rhantona, dia pun duduk di sebelah nya
Rhantona pun Terseyum melihat istri nya, dia pun mulai memperhatikan tubuh istri nya dari atas sampai bawah dan dari bawah sampai ke atas..
apa Yang mau dia lakukan, kenapa dia menatap ku seperti menatap mangsa nya saja sichh.. batin Mhaiya
Rhantona menggeser tubuh nya hinga menempel pada mhaiya, tangan saeu nya nelinggar di punggung nya dan tangan satu nya tidak mau diam, tangan satou nya mengelus-elus paha cantik putih bersih milik istri nya itu "Apa kau menggoda ku dengan pakaian Yang sexy ini" bisik nya di telinga Mhaiya
Blush
wajah Mhaiya langsung memerah seperti usai
"a.. aa... apa yah kau mak.. maksud, ka.. kau.. kau mau apa??.." ucap Mhaiya terbata-bata sembari menggeser tubuh nya menjauh dari Rhantona, namun di cegah oleh tangan Rhantona
"kau sudah membuat junior dan nafsu birahi (syawat) ku bangun, jadi kau harus bertanggung jawab, jadi jangan kabur yah dek, puaskan mas mu ini, suami mu ini dek.." ucap Rhantona Yang sudah tidak tahan lagi
"ini, ini aku mohon jangan sekarang aku.." ucap Mhaiya
"kau mau menolak ku??" ucap Rhantona sembari mengangkat alis nya naik turun dengan tatapan tajam
Mhaiya pun menundukan kepala nya
"ya sudah kalo kamu tidak mau melayani ku tak apa, aku akan menunggu mu sampai kau siap dan menyerah kan diri mu sendiri pada ku" ucap Rhantona Yang wajah nya penuh dengan kekesalan dan kekecewaan sembari berjalan pergi meninggal kan Mhaiya
"Tunggu!!" ucap Mhaiya menghentikan langkah kaki nya Rhantona
"Ada apa" ucap Rhantona sembari membalikan badan nya
__ADS_1
bagaimana ini aku tak mau di laknati oleh malaikat sampai subuh gara-gara menolak panggilan ke ranjang oleh suami ku, tapi aku takut aku tak mengenal sifat asli nya aku takut dia akan meninggal kan ku setelah merampas harta paling berharga ku dan kenikmatan dari tubuh ku ini batin Mhaiya
"kau ingin mengatakan sesuatu atau tidak??, kalo tidak aku mau pergi" ucap Rhantona Yang sembari akan melangkah kan kaki nya
"Tunggu mas!!" ucap Mhaiya "bukan nya aku mau menolak mu mas, tapi aku takut" ucap nya lagi sambil menunduk kan kepala nya
Rhantona Yang melihat nya pun langsung menghel nafas nya dan terseyum "aku mengerti, aku takan mamaksa mu kalo kamu belum siap" ucap Rhantona
"Tidak mas, kalo mas mau mas bisa lakukan apa pun sesuka hati mas, lagian aku sudah halal menjadi istrimu secara hukum Agama dan hukum negara, aku ini milikmu mas.." ucap Mhaiya
"Yang aku Tanya kan ke siap Pan dan ke ikhlas San mu lahir dan batin bukan kemauan ku dek" ucap Rhantona sembari terseyum
"jika mas mau, insyaallah adek siap mas" ucap Mhaiya
"apa adek yakin??" ucap Rhantona sembari memastikan jawaban perempuan di depan nya itu
"iyah, aku insyaallah yakin" ucap Mhaiya
Rhantona Yang mendengar nya pun langsung terseyum dan menghampiri istri nya Yang cantik itu.. "mas boleh merasakan ini" ucap Rhantona sembari mengelus bibir mungil istri nya
Mhaiya hanya mengangguk menandakan bahwa ia menyetujui keinginan suami nya..
Rhantona Yang mendapat kan persetujuan dari sang istri langsung menyambar bibir mungil milik istri nya, Rhantona melumati dan menyesapi setiap inci bibir istri nya, Rhantona sedikit meng gigit bibir bawah milik istri nya agar terbuka, setelah itu Rhantona langsung memasukan lidah nya ke dalam mulut Mhaiya dan bermain main di sana, Mhaiya Yang kikuk dalam bermain ciuman bibir nafas nya ngos ngos San tidak teratur
"ummhppp.. ahh.. ummhppp" desahan lolos dari mulut Mhaiya membuat Rhantona semakin bernafsu ingin Memakan habis tubuh istri nya, Rhantona langsung mengalih kan ciuman nya menelusuri semua lekuk wajah, telinga, dan leher milik istri nya, dia juga meninggal kan beberapa kiss mark sebagai tanda kepemilikan
Mhaiya Yang kikuk dalam bermain hanya bisa pasrah mengikuti alunan alunan Yang dilakukan oleh Rhantona, bukan hanya bibir nya Yang tak tinggal diam tangan nya pun tak tinggal diam, tangan nya mulai merabah rabah turuh istri nya dan meremas kasr dua buah gunung kembar Yang seperti squishy itu
"ahh mas, sakit" rintih Mhaiya
Rhantona tidak memperdulikan istri nya, dia hanya terhanyut dalam hasrat dan keinginan nya bercinta dengan Mhaiya, lalu perlahan Rhantona membuka seluruh baju milik istri nya dan diri nya kini mereka sama sama polos tak memakai pakaian sehelai pun..
Rhantona memulai aksi nya hingga terjadi lah penyatuan antara mereka, untuk. pertama kali nya Rhantona sangat senang karena dia lah Yang mendapatkan kehormatan istri nya, dan sangat senang bahwa meskipun istri nya suka bergaul dengan laki-laki ia masih menjaga kehormatan nya, harta paling berharga nya
BERSAMBUNGGGG.......
__ADS_1