Ternyata Aku Menikahimu

Ternyata Aku Menikahimu
Taman Mawar


__ADS_3

"Nhazjwa kamu sudah besar, dua tahun lagi kamu akan trlat kate gori menikah, jafi kapan kamu mau menikah, kau tak bisa melajang terus Nhazjwa" ucap Ana


"lupakan saja tentang pernikahan ku, fikirkan Rumah Tangga mu sendiri" ucap Nhazjwa yang tak ingin membahas masalah menikah


"okeh lupakan, mari kita makan saja tak enak jika makanan nya dingin, Shudarno ayo silakan di santap makanan nya kalo tak enak mohon maklum soal nya Prawan Yang jutek ini Yang memasak nya" ucap Ana sembari meledek Nhazjwa


"ihh, apaan sih aku jutek dari mana nya coba" ucap Nhazjwa kesal


"Fikir saja sendiri" ucap nya Ana singkat


"Ehemm" Shudarno pun berdehem untuk menghentikan pertikaian mereka "makanan nya enak kok nona besar, dari pada ribut kenapa tidak makan saja" ucap Shudarno lagi


"ahh, dia jauh lebih bijak dari mu nona besar" ketus Nhazjwa


Mereka pun menyantap makanan nya dengan lahap, seusai makan mereka pergi ke taman bunga..


**Taman Bunga**


Di taman bunga hanya ada Nhazjwa dan Shudarno saja, Ana menghilang dengan berasalan mengganti baju nya..


"Ahh, kakak ini ke biasaan suka ganti baju melulu" omel Nhazjwa kesal


Dia ini lucu juga yah kalo sedang ngomel, puhffttt batin Shudarno


"kenapa terus menatap ku begitu" ketus Nhazjwa

__ADS_1


"tidak,, hanya saja kau lucu saat sedang mengomel" ucap Shudarno lembut


Blushh


Seketika wajah Nhazjwa memerah seperti habjs memakai Blush'On. untuk pertama kali nya ada pria Yang bisa membuat nya malu hanya dengan baru dan ini pertemuan nya Yang ke dua sebenar nya, namun dia menganggap nya sebagai Yang pertama kali baginya..


"sudahlah jangan bicara lagi" ucap nya singkat lalu duduk di kursi di tengah taman Yang di penuhi bunga mawar merah itu


dua jam mereka di sana dan berbincang-bincang, namun Ana tak kunjung datang juga


"kemana sih dia kok Lama banget, ganti baju apa ganti kulit sih" gumam nya kesal


"Nona Besar Ana pasti datang, sudah jangan menggerutu lagi, tidak baik buak anak gadis perawan, jangan Ghibah" ucap Shudarno


"Hmm" Shudarno hanya membalas nya dengan berdehem


Setengah jam kemudian Ana pun kelihatan sedang berjalan di tengah taman, Nhazjwa dan Shudarno pun hanya melihat nya saja sambil menunggu nya



Ana Yang mengenakan gaun berwarna kuning Yang selalu ia kenakan ketika berada di taman..


Ana pun Menghampiri mereka


"maaf aku telat, bagaimana taman nya indah bukan" ucap Ana

__ADS_1


"Sangat indah seperti dirimu" ucap Shudarno


"Terimakasihh, boleh kah aku bertanya" ucap Ana


"Tentu" ucap Shudarno singkat


"Apakah kamu menikmati waktu mu di taman bunga mawar merah ku ini?, atau si Nhazjwa ini mengacau" ucap Ana memastikan


"Tidak, dia sangat baik sopan. sungguh wanita Yang anggun" ucap Shudarno


"Syukurlah" ucap Ana "Taman Mawar ini melambangkan cinta, ketenangan, dan kedamaian, semoga kamu suka dengan ini" ucap nya lagi


"kamu benar, Taman Mawar ini seketika membuat ku tenang sesaat dan melupakan masalah ku sesaat, sungguh Taman Mawar Yang harum dan indah, Yang molek dan nyaman, untuk Nona Besar dan Nona Nhazjwa terimakasih untuk makan siang dan kunjungan ke Taman Mawar ini" ucap Shudarno "Sungguh Taman Mawar Yang indah dan Nyaman membuat pengunjung nya enggan meninggalkan keindahan Taman Mawar ini, aku sungguh beruntung" ucap nya lagi


"tak perlu sungkan, kalo kamu mau datang-datang lah lagi. lain kali kalo kamu datang lagi Nhazjwa akan mengajak mu nerkeliling melihat keindahan Taman Mawar ini" Ucap Ana "iyah kan Nhazjwa" ucap nya lagi


"Ahh, tentu dengan senang hati" ucap Nhazjwa sembari terseyum


"Baiklah, Aku pamin pulang dulu" ucap Shudarno


"iyah, hati-hati di jalan" ucap Ana dan Nhazjwa bersamaan


Setelah itu Mereka pulang ke rumah masing masing "Bagus!! seperti nya ini lebih mudah dari perkiraan ku" gumam nya dalam hati"


BERSAMBUNGGGG........

__ADS_1


__ADS_2