
hari telah berganti, setelah mengantar Dimas ke bandara Fira dan Aditya mengemasi barang barang mereka, karena sore ini mereka akan pindah kerumah Aditya.
Fira nampak bersedih karena ia belum siap berpisah dari papa dan juga mamanya. Aditya mengetahui Fira yang menahan tanginya.
kamu kenapa Fir?? kalau kamu gak siap kamu boleh kok sementara tinggal di sini dulu. ucap Aditya lembut.
ahhh... gak pa pa kok mas...!!! aku cuma sedih aja belum terbiasa jauh dari orang tua, a-aku tetap akan ikut dengan mu, bagaimanapun aku harus ikut kemana suami ku akan membawa ku pergi, jawab Fira mencoba tersenyum.
baik lah.. kita bisa berkunjung kesini kalau kamu menginginkannya.. lagian gak rumah kita gak terlalu jauh dari sini..
terima kasih mas...
oh ya gak usah bawa barang banyak banyak saya sudah siapin semua buat kamu, bawa yang paling penting aja menurut kamu.
iyaaa mass
ya udah kita ke bawah yuk pamit sama mama papa..
ayoo mas...
mereka turun kebawah sambil membawa koper masing masing.. di sana mama dan papanya sudah menyambut mereka.
pa ma izinkan Adit membawa Fira pulang ya...
iyaa nak Adit papa izinkan, titip Fira yaa jaga dia baik baik untuk kami, tanggung jawab kami sekarang sepenuhnya jadi tanggung ฤบ kamu, jangan khianati kepercayaan kami ya nak.
iya ma pa, insya alloh Adit tidak akan membuat kalian kecewa Adit akan berusaha membuat Fira bahagia.. ucap Aditya sambil menggenggam tangan Fira dengan kuat.
Fira, jadilah istri yang baik ya nak, turuti apa yang di perintah suami mu selama itu masih di jalan yang benar.. pergi lah nak ikutlah dengan suami mu.. ucap bu mirna sambil menangis dia tak bisa mehanan tangisnya
maafin Fira ma, selama ini belum bisa membahagiakan kalian berdua.. tangis fira juga pecah.. pak surya dan Aditya juga meneteskan air mata melihatnya.
kami pamit ya ma pa ucap Fira kemudian mencium tangan dan memeluk orang tuanya bergantian begitu pula Aditya. Haru biru menghiasi kepergian mereka. setelah selasai pamitan mereka masuk ke mobil yang sudah menjemput mereka, ya mereka di jemput oleh sopir pribadi Aditya, karena Aditya pas acara akad kemarin tidak membawa mobil.
ayo berangkat pak, perintah aditya kepada sang sopir..
baik tuan... kemudian mobil pun melaju dengan kecepatan sedang meninggalkan pekarangan rumah keluarga surya ahmad.
setelah 1 jam perjalanan mereka sampai di kediaman aditya yang terletak di kompleks elit di kota itu. pak sopir membunyikan klakson ketika sudah sampai di depan gerbang, kemudian dengan cepat satpam yang menjaga membukakannya.. selamat datang tuan nyonya, ucap pak satpam menyadari pemilik yang datang, Aditya dan Fira tersenyum menanggapinya. mobil berhenti ketika sampai di depan teras rumah..
__ADS_1
waahh... besar sekali rumah ini... mulut Fira manganga ketika melihat rumah bak istana dengan desain bergaya eropa itu serta interior klasik yang menambah kesan mewah pada rumah tersebut, pekarangan luas di penuhi pohon pohon yang rindang, rumah itu memiliki 2 lantai.
ayoo masuk, mau sampai kapan kamu berdiri di sini. Aditya membuyarkan lamunan Fira.
ahh iyaa mas... kemudian mereka menuju tangga.
ini kamar kita, Aditya menunujukkan kamar utama di rumah ini.
maksud mas ki-kita satu kamar??
yaiyalah.. kita kan suami istri masa tidur sendiri sendiri???
maksud aku kita adaptasi dulu mas. biar saling kenal satu sama lain..
hmmm.. maka dari itu kita tinggal satu kamar, biar cepat adaptasinya. udah gak usah ngeyel lagi, ingat kata mama papa gak usah ngebantah perintah suami okey....
iyaa iyaa.. terserah kamu aja dech aku mau beresin barang barang dulu...
bawakan makanan yang enak enak ke rumah. Aditya menelpon Faris sekertarisnya yang tak lain sahabatnya melalui sambungan telpon.
beberapa saat kemudian Faris datang dengan membawa beberapa kantong kresek berisi makanan..
ni boss makanannya ucap Faris sambil duduk di meja makan..
haah... yakin kamu mampu menghabiskan semua ini??
sudah sudah gak usah banyak tanya.
Faris pun keluar dengan tampang kecewa,
hmm.. kirain pesen banyak makanan mau ngajak saya makan malam.. dasar boss aneh, Faris menggerutu.
setelah kepergian Faris, Aditya menyiapkan makanan kemudian memanggil Fira yang masih di kamarnya.
Fir ayoo turun makan malam dulu..
kemudian mereka turun menuju dapur.
fira duduk di samping Aditya, matanya berkeliling mencari sesuatu.
__ADS_1
mau sampai kapan kamu biarin makanan kamu??
hmmm.. nunggu mama sama papa kamu dulu mas, gak enak kita makan duluan.
hahhahaha. Fira fira, mereka tidak tinggal di sini fir, di sini kita hanya berdua.
maksud kamu??
mmmm... mama papa tinggal di rumahnya sendiri, yang sekarang kamu tempati ini rumah aku fir. paham kan?? di sini kita hanya bertiga sama satpam di depan.
pembantu???
tak ada pembantu di sini. adanya tukang bersih bersih yang datang 2 hari sekali.
terus makanan ini??
tadi delivery. udah gak usah bawel kamu, habiskan makanannya keburu dingin.
iya iya.. siapa juga yang bawel?? celetuk Fira.
Aditya terkekeh mendengarnya..
setelah selesai makan Fira membersihkan piring piring dan mencucinya..
sudah gak usah di cuci, biar besok aja tukang bersih bersih yang mencunci.
mau jadi gudang rumah kamu??..
terserah kamu saja, kalau kulitmu kasar jangan salahkan aku...
aku bukan anak manja kaleee
buktinya kamu nangis nagis berpisah sama orang tuamu tadi..
ternyata kamu orangnya menyebalkan.. sudah sana pergi dari sini gak selesai selesai pekerjaan ku..
hahahaha... aditya terbahak berhasil membuat istrinya kesal...
**BERSAMBUNG....
__ADS_1
jangan lupa like, vote, kritik dan sarannya yaa kak... tekan juga tombol โค nya๐๐
happy reading๐๐๐**