
adzan subuh berkumandang Aditya terbangun dari tidurnya kemudian ia bergegas ke kamar mandi, setelah itu ia melaksanakan sholat subuh.. sehabis sholat ia melihat Fira yang masih terlelap.
kamu cantik juga walau terlelap. ucap Aditya pelan sambil mengelus rambut Fira.
kenapa dengan aku?? apa aku mulai ada rasa sama Fira. haah sudahlah. ia menepikan senyuman lebar
kemudian Aditya mebangunkan Fira.
Fir, ayo bangun sudah subuh. aditya menepuk-nepuk pipi Fira.
huaammm.... iya mas. Fira dengan malas membuka kedua matanya. mas Adit sudah siap,? tunggu dulu Fira ambil wudu'.
mas, sudah sholat Fir. jawab Aditya.
ohh... kenapa nggak nungguin aku sih???
kasian aja liat kamu begitu nyenyak nya kalau tidur.
huuh.. dasar kamu. ya udah aku ke kamar mandi dulu..
keluar dari kamar mandi Fira tidak melihat Aditya berada dalam kamarnya, ia mencoba mencari di balkon juga tidak ada. hah sudah lah aku sholat dulu aja. Fira bicara sendiri.
selesai sholat ia belum melihat Aditya juga.
kemana kira-kira mas Adit pergi ya? apa jangan-jangan sudah pergi ke kantor? tapi kan ini masih terlalu pagi? sudah lah mending aku ke dapur nyiapin masakan.
Fira menuruni tangga belum ia sampai ke bawah Fira mencium bau masakan.
siapa yang masak pagi-pagi sekali? katanya tak ada pembantu, apa mungkin tukang bersih-bersih yang di maksud mas Adit kemarin ya??
dengan terburu-buru Fira melangkah menuju dapur, ia penasaran siapa yang masak sepagi ini. setelah sampai di pintu dapur, mas Adit?
Fira, sudah selesai sholat nya??
sudah mas, mas Adit ngapain masak sepagi ini?
mas kan mau pergi ke kantor sayang, mas terbisa sarapan. makanya mas buat sarapan.
Fira tersenyum malu saat Aditya memanggilnya sayang jantungnya berdebar-debar.
kan ada Fira mas.
__ADS_1
emang Fira bisa masak?
mas meragukan aku ya?? ini terakhir bagi mas memasak, mulai nanti malam dan seterusnya biar Fira yang ambil alih.
baiklah sayang tapi yang enak yaa kalau masak, kata Aditya sambil memeluk Fira dari belakang. sontak Fira terkaget, ia begitu sangat malu dan merasa jantungnya mau copot.
ya sudah ayo makan mas, keburu dingin makanan nya. Fira mencoba melepaskan pelukan Aditya, namun Aditya semakin mempererat pelukannya.
mas, lepasin ayo kita makan...
biarkan sebentar saja begini yaa... ucap Aditya memohon.
tapi mas, Fira malu.
malu sama siapa hmmm?? di sini kita hanya berdua loh.. jawab Aditya sambil mengendus di pundak Fira. Fira merasa kegelian.
sudah ayo kita makan aku sudah lapar, ucap Fira supaya Aditya melepaskan pelukannya.
kemudian mereka makan bersama dengan hening tanpa ada yang bersuara. fira masih agak canggung.
eheemm... gimana kamu suka masakan aku?? Aditya mencoba mencairkan suasana.
iya mas Fira suka, masakan mas enak kok?
setelah selesai makan Fira membersihkan meja dan mencuci piring bekas mereka makan. sedangkan Aditya menuju kamarnya untuk ganti pakaian kerja.
kemudian Fira menyusul Aditya di kamarnya, ia melihat Aditya sudah rapi.
sini Fira bantu pakaikan dasinya mas.
oh.. boleh, ucap Aditya sambil tersenyum.
kemudian Fira mengantar Aditya sampai di teras depan rumahnya..
mas ke kantor dulu ya. oh ya cuti berapa hari kuliah sama kerja kamu??
anu.. itu mas hari ini Fira udah mulai kerja dan kuliah kok. fira terbata-bata
kenapa aku selalu deg-degan sih setiap mas Adit menatap ku??
tapi mobil aku masih di rumah mama mas.
__ADS_1
kamu pakai saja mobil mas yang satu biarin mobil kamu di sana dulu. kuncinya dan surat-suratnya di laci nakas samping tempat tidur, maaf mas gak bisa antar kamu.
iya gak pa pa mas.
ya udah mas berangkat dulu ya, baru saja Aditya mau melangkahkan kaki Fira menghentikannya.
mas salim dulu..
ohh iyaa mas lupa. kemudian fira mencium tangan suaminya dan Aditya mencium kening istrinya.
assalamualaikum, ucap Fira..
waalaikumsalam, tu kan lupa juga jawab Aditya.
mulai besok jangan lupa lagi mas.
iya sayang... kemudian Aditya melajukan mobilnya meninggalkan pekarangan rumah. setelah mobil Aditya menghilang dari pandangannya Fira bergegas menuju kamar untuk membersihkan diri dan menuju kampus.
DI KAMPUS.
cie... cie... pengantin baru, Sandra tiba-tiba mengagetkan fira.
apaan sih kamu San. pelan-pelan dong, malu kale. kesal Fira.
iya sorry.. eh ngomong-ngomong berapa ronde semalem?? goda Sandra.
mulai dech.. sudah dari pada bahas gak yang penting ayo temani aku ke perpustakaan cari bahan skripsi. Fira berjalan sambil menarik lengan Sandra.
aduuuch... sakit tau.. gak penting gimana sich Fir, itu kan menyangkut masa depan rumah tangga kamu.
gak usah bawel deh San. Fira bicara dengan nada tinggi.
iya iya maaf dech.. sekarang lepasin tangan aku, sakit. Sandra merintih kesakitan.
okey...
setelah dari kampus Fira menuju toko kuenya untuk mengecek beberapa berkas dan memberi gaji karyawannya.
**BERSAMBUNG....
maaf ya teman-teman kalau cerita author membosankan, ini pertama kalinya author membuat novel, mohon dukungan, kritik dan juga sarannya yaaπππ
__ADS_1
happy readingπππ**