
sudah 3 bulan Fira bersembunyi dari Aditya, ia merasa bosan setiap hari berada di kamar yang ada di toko kue nya tersebut, bu Mirna selalu memantau keadaan nya lewat Putri karyawan kepercayaan Fira tanpa sepengetahuan Fira.
tok... tok... tok...
masuk saja put. Putri masuk membawakan sarapan untuk boss nya.
aku bosan lama-lama ngurung di sini Put. Ucap Fira sedih.
kalau begitu mba pulang saja ya, kasihan suami mba mungkin dia lelah mencari mba kemana-mana, Putri telfonin bu Mirna ya.
nggak usah Put. kamu jangan telpon mama, mba ngga mau pulang, lagian mungkin dia sudah bahagia bersama perempuan itu, mba berencana pergi dari kota ini Put, mungkin besok mba berangkatnya mba titip Toko ya mba selalu percaya sama kamu kok, tolong jangan kasih tau mama sebelum mba sampai di kota tujuan mba. ucap Fira
mba Fira mau kemana? sudah lah mba nggak usah berfikir yang macam-macam, disini ada aku yang nemenin mba, jadi mba batalkan rencana mba itu, kasian anak mba kalau harus berpisah dari keluarganya mba.
untuk apa mba di sini Put, Papanya mungkin nggak mengharapkan kehadirannya, mba pingin hidup bahagia berdua sama anak mba, Ucap Fira sambil menangis.
tapi setidaknya masih ada nenek dan juga kakek yang menyayanginya mba, lagian mba jangan berburuk sangka dulu sama suami mba, ini mungkin hanya salah paham mba, tolong mba kembali dan bicarakan baik-baik ya siapa tau ada jalan keluarnya, Ayolah mba ini demi kebaikan calon anak mba. Putri menitikan air matanya.
keputusan mba sudah bulat Put, ya sudah kamu boleh keluar dari ruangan mba, Usir Fira secara halus.
Putri pun keluar dengan keadaan cemas, ia pamit ke karyawan yang berjaga di depan untuk mengawasi Fira, ia menuju kediaman mama nya Fira.
__ADS_1
assalamualaikum tante, ucap Putri ketika sampai di rumah bu Mirna.
waalaikum salam, ehh nak Putri mari masuk, ada apa nak Putri?
boleh Putri duduk dulu tante, Ucap Putri sambil Tersenyum.
oh.. iya tante sampai lupa, ayo silahkan duduk, bik tolong buatin minuman ucap bu Mirna kepada ART nya.
begini tante maksud kedatangan Putri kesini mau mmm mau mengabarakan kalau mba Fira anu sebenarnya mba Fira besok pergi dari kota ini katanya dia ingin hidup bahagia berdua bersama calon anak nya. Putri setengah gugup menjelaskannya.
apa malsud kamu Calon anak Put, Fira hamil? bu Mirna kaget.
iya tante, maafkan Putri baru ngasi tau sekarang, sebenarnya sewaktu mba Fira kabur dari rumah sudah mengandung dengan usia kandungan sudah 10 minggu.
maafin Putri tante, nggak sebaiknya Putri menuruti perkataan mba Fira untuk nyembunyiin kehamilan nya,
ya sudah Put, nggak usah bersedih gitu, apa kamu bilang tadi besok dia mau pergi? kalau begitu kamu kembali ke toko, besok tante akan membawa seluruh keluarga kesana, tapi kamu jangan kasi tau Fira ya,
baik tante Putri pamit dulu,
di tempat lain, Kesya tak henti-hentinya mengejar Aditya, seperti saat ini walaupun dia sudah dilarang masuk ke perusahaan Aditya ia tetap menunggu Aditya di depan kantornya tanpa lelah.
__ADS_1
Aditya dengan terburu-buru keluar dari kantornya setelah mendapat telpon dari mama nya mengenai Fira istrinya.
Namun Kesya menghadang nya ketika ia berada di depan kantor.
Mas Adit... tanpa rasa malu Kesya bergelayut di lengan Aditya, dengan cepat Aditya menghempasakannya, Kesya jadi buah bibir Karyawan Aditya,, huhh gak tau malu ya, sudah tau di tolak masih saja mengejar, nggak tau malu.. iya lagian juga di usir berkali-kali, tapi masih saja datang kesini, dasar muka tembok, ucap karyawan lain.
sudah ku peringatkan berkali-kali nggak usah kamu temui aku lagi, ucap Aditya pelan ia menjaga image dari para karyawan nya.
tapi mas..
nggak ada tapi-tapi, ucap Adit sambil berlalu menuju mobilnya.
mas Adit mau sampai kapan menunggu istri yang tak kunjung datang, dia sudah tak peduli lagi dengan mu, lebih baik kamu lupakan dia menikah lah sama aku mas, ucap Kesya sambil berteriak para karyawan pun sampai jengahmendengarnya.
walau pun Istri ku nggak datang-datang, dan andaikan di dunia ini sudah kehabisan stok wanita cuma tersisa kamu saja, aku tetap nggak sudi menikah dengan mu, dengar itu mending kamu pergi dari sini dan jangan pernah menampakkan muka mu lagi di depan ku, Aditya geram kali ini ia tak bisa menahan emosinya, ia berkata sambil berteriak juga.
Satpam bawa wanita ini pergi dari sini dan jangan sampai aku melihat dia berkeliaran di sini lagi. ucap Aditya kemudian melajukan mobil nya meninggalkan kantor nya.
kamu akan menyesal Aditya lihat saja nanti kamu akan berterkuk lutut dihadapan ku. lepaskan aku, aku bisa jalan sendiri, bentak Kesya kepada Satpam kemudian ia pergi dari sana.
BERSAMBUNG....
__ADS_1
HAPPY READINGππππ