TERPAKSA DIJODOHKAN

TERPAKSA DIJODOHKAN
14


__ADS_3

Siang itu ketika Aditya selesai metting dengan klien ia bergegas ke ruangannya, Aditya terkejut setelah masuk ke dalam ternyata ada Kesya.


kapan kamu datang sya? Aditya menyapa kesya yang sedang asyik memainkan ponsel nya.


sayang, aku kangen tau? kamu gak kangen apa? kok kaget gitu? Kesya langsung menghambur memeluk erat Aditya


bukan begitu Sya, aku gak mau Papa marah-marah melihat kamu.


kamu masih takut saja kalau Papa kamu marah memergoki kita, mau sampai kapan kita sembunyi-sembunyi Dit? kita sudah dewasa, setidaknya kamu yakinkan orang tua mu kek. Kesya marah-marah sambil teriak.


kamu gak tau Sya aku sudah nikah, maafin aku gak bisa jujur ke kamu sekarang.


sudah gak usah marah-marah lagi mending makan siang yuk, dach laper ni.


Aditya menggandeng Kesya keluar perusahaan, banyak karyawan yang melihat mereka dan menundukkan kepala tanda hormat pada atasannya. ketika sampai di lobby mereka berpapasan dengan pak Indra yang tak lain ayah Aditya, melihat mereka jalan beriringan pak Indra begitu kesal ingin memarahi Aditya namun ia urungkan mengingat berada di perusahaan takut merusak reputasinya sebagai atasan.


Aditya tau Papanya pasti marah, ia kemudian memilih langkah seribu untuk cepat sampai ke parkiran.


kamu kenapa jalannya cepat sekali si? jangan bilang kamu takut Papa kamu memergoki aku berada di sini.


sudah-sudah. jangan bahas itu lagi, Aditya kemudian melajukan mobilnya meninggalkan perusahaan. tak ada yang bersuara waktu di perjalanan sampailah mereka di restoran yang sangay terkenal di kota itu. setelah duduk mereka memesan makanan, sambil menunggu makanan datang mereka bercengkrama.


kapan kamu datang Sya? apa sudah selasai syutingnya? aditya bertanya dengan nada lembut.


udah 3 hari yang lalu, kamu kenapa si di telpon gak aktif? aku bela-belain cuti demi kamu, sampai sini susah banget mau ketemu kamu, aku hampir setiap hari datang ke kantor kamu baru kali ini bisa ketemu kamu. mau ke rumah kamu takut orang tua mu marah, pokoknya setelah syuting ku selesai aku mau kamu bawa ke rumah orang kamu, kamu harus yakinin mereka.


iya maaf, kemarin aku di luar kota memantau proyek. jawab Aditya


setelah itu pelayan datang membawa pesenan mereka, kemudian mereka menghabiskanya.


Kesya tidak tau kalau sebenarnya Aditya sudah lama tinggal di rumahnya sendiri, yang dia tau Aditya tinggal sama orang tuanya, Aditya tak pernah ngasi tau karena setelah Aditya mengenalkan Kesya ke orang tuanya mereka tidak suka, sejak saat itu Aditya ragu untuk melanjutkan hubungan mereka, namun Kesya tidak mau dan mengancam Aditya kalau mereka sampai berpisah, maka dari itu Aditya tetap melanjutkan hubungan mereka sampai sekarang walau dalam keraguan.


aku antar pulang sekarang ya? bujuk Aditya karena mengingat waktu sudah hampir sore.


nggak aku mau jalan-jalan dulu, kamu gak kangen apa?


ya kangen Sya, aku harus balik ke kantor, besok kita kan masih bisa ketemu lagi.


besok aku sudah balik, jadi sekarang kamu harus temani aku titik.


ya sudah terserah kamu, mau kemana lagi kita,?


mmm... ke toko kue SAA yuk kangen pengen makan browniesnya.

__ADS_1


baiklah, kemudian Aditya merogoh ponselnya memberi tahu sekertarisnya bahwa ia tak bisa balik ke kantor. setelah itu ia melihat layar ponselnya ternyata ada chatt dari Papanya


"Nanti setelah pulanh kantor temui Papa di rumah" Aditya menghembuskan nafas kasar, Kesya menyadarinya.


kamu kenapa sayang?


gak kenapa kenapa kok.


tak lama mereka sampai di SAA bekery Aditya tak tau pemilik toko kue langganannya ini milik istrinya. di sela mereka asyik memilih beberapa kue di sisi lain Fira menggantikan kasirnya yang kebelet sakit perut.


Deg...


Fira menyadari suaminya bersama dengan wanita, wanita iti begitu manjanya terhadap Aditya. tak terasa air matanya jatuh, kemudian ia mengusap kasar pipinya,


kenapa aku menangisinya bukannya mereka sudah saling jatu cinta sebelum aku mengenal mas Adit. Fira melamun.


ini mbk, berapa total semuanya.?


Fira tersentak dari lamunannya. oh baik sebentar saya cek ya mbk,


Aditya kaget menyadari Fira yang menjadi kasir, ia takut melihat Fira.


pengantin baru ya mbk? lengket gitu soalnya. Fira menyindir Aditya.


Aditya kontan membulatkan matanya menatap tajam Aditya.


iya semoga langgeng ya mbk. dan jangan lupa kalau nikah pesan kue di sini ya, nanti saya kasi discount.oh ya ini belanjaannya totalnya 300rb.


amiinn.. makasih ya mbk, jangan khawatir....


belum Kesya melanjutkan pembicaraannya Aditya menarik tangan Kesya segera keluar dari toko kue tersebut.


setelah masuk ke mobil, kamu ngapain ngomong gitu ke kasir tadi?


ya gak pa pa dong sayang, jarang-jarang ada orang yang mendoakan kita, dia baik banget ya.


sudah- sudah gak usah di bahas lagi. mending aku antar kamu pulang sekarang, Papa mau ketemu aku.


tapi sayang, aku masih kangen.


gak ada tapi-tapi. besok kalau kamau mau berangkat biar Faris yang mengantar kamu ke bandara, kamu gak usah bawel.


Terserah kamu... Kesya ngambek

__ADS_1


setelah menurunkan Kesya di depan rumahnya Aditya langsung putar balik menuju ke kediaman orang tuanya. Kesya nampak begitu kesal karena tak ada kata dan salam perpisahan dari Aditya.


dasar gak pernah peka, tak pernah kasih salam hangat perpisahan. gerutu Kesya.


tak berapa lama Aditya sampai di kediaman orang tuanya, Papa dan Mama nya sudah menunggu di ruang keluarga.


pa ma. Aditya memeluk kedua orang tuanya bergantian.


mana istri mu sayang? tanya mamanya


gak ikut ma Adit kan dari kantor langsung kesini.


hmmm.. jangan bohongi mama kamu Dit. dari mana kamu bersama perempuan tadi? papanya merongrong Aditya.


maksud papa apa? jangan bilang kalau wanita kamu masih berhubungan dengan dia Dit. mamanya marah.


Adit bisa jelaskan pa ma.


mau jelaskan gimana lagi? semuanya sudah jelas Dit. papa lihat dengan mata kepala papa sendiri? dari mana saja kamu sampai gak balik ke kantor, apa yang kalian perbuat di luar sana? apa kamu gak mikirin istri kamu yang menunggu mu di rumah? pokokya papa gak mau lagi melihat wanita itu menginjakkan kakinya di kantor, dan ingat jangan pernah kamu berhubungan dengan dia lagi.


papa mama kenapa si gak merestui aku sama kesya, dia wanita baik-baik pa ma dia juga mandiri?


kamu mau tau kenapa mama papa tak pernah merestuinya, karena dia tak lebih dari seorang j**ang. mamanya menimpali sambil geram.


jaga omongan mama. Aditya tak kalah geramnya.


Adit!!!!!mamanya menangis tersedu


sudah-sudah, pokoknya papa gak mau melihat kamu berhubungan lagi dengan dia, sebaiknya kamu pulang istri mu sudah menunggu.


Aditya dengan jengkel meninggalkan rumah orang tuanya dan kembali ke rumah nya.


setelah sampai di rumah ia di sambut hangat oleh Fira.


dari mana aja mas? asyik ya bisa jalan-jalan berdua. ucap Fira sambil meraih tangan suaminya dan menciumnya.


sudah gak usah bahas itu lagi. aku capek mau istirahat. kemudian Aditya menuju kamarnya dan membersihkan badannya di kamar mandi, setelah itu ia memakai baju tidurnya dan merebahkan tubuhnya hingga terlelap.


tak lama Fira membuka kamarnya mendapati suaminya sudah terlelap ia kembali lagi ke dapur untuk menyimpan masakannya di dalam microwave. ia menahan tangisnya mengingat kejadian tadi sore.


tidak tidak tidak.. aku tidak boleh menangisnya apa masalah nya dengan aku. Fira mencoba menenangkan dirinya sendiri.


kemudian ia membaringkan tubuhnya di sofa ruang keluarga hingga terlelap.

__ADS_1


**BERSMBUNG....


maaf cerita saya membosankan, makanya gak ada yang like author sedih😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭**


__ADS_2