
satu hari setelah pernikahan kevin pun mengajak inayah ke kerumah yg dia beli beberapa tahun lalu.
" pak kelvin ini rumah siapa?" ucap inayah dengan bingung
" ini rumah yg aku beli saat aku menang lomba matematika, fisika, dan kimia." ucapnya dengan cuek
" wah pak kevin ternyata pinter juga dan...." ucap inayah tampa belanjutkan bicara
" dan ganteng kan, aku tau ko aku ganteng." jawab kevin dengan pd nya
inayah pun hanya diam tampa mau membalas ucapan kelvin tadi. karna dia tidak mau berdebat dengan kelvin dia takut kalo kelvin menyakiti adenya.
kevin yang merasa diajukan pun marah karena dia tidak suka diacuhkan dan berusaha tidak memperdulikan istrinya itu padahal dia peduli sekali dengan istrinya tapi gengsinya termat besar.
mereka pun masuk kerumah minimalis itu, setelah membuka pintu inayah terkejut kalo dirumah itu tidak terlalu banyak tembok yg menyekat ruangan.
" wah rumahnya memang gak seluas rumah utama tapi terlihat lebih luas karena tidak terlalu banyak tembok yang mempersempit ruangan." ucap inayah dalam hati
mereka pun berjalan menuju kamar utama dilantai dua, betapa kagetnya inayah saat melihat keadaan kamar itu dipenuhi dengan bunga dan balon.
" aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaapa balon aaaaaaaaa." inayah pun berlari dan bersembunyi di kolong meja makan.
__ADS_1
memang inayah pobia dengan balon jadi wajar inayah setakut itu dengan balon sampai keringet mengucur di seluruh badannya.
kelvin pun yg menyiapkan ini semua terasa bingung biasanya perempuan suka dikasih kejutan ini dia malah kabur.
Kevin pun mencari Inayah keseluruh penjuru rumah. setelah dia melihat ke kolong meja makan ternyata Inayah ada di situ dengan muka yang pucat dan keringat yang mengucur deras dari badannya.
" kamu kenapa sampe pucet begitu?" ucap kevin sambil mengeluarkan inayah dan menuntunnya kesofa ruang tamu
" aaaaaku aku aku ttttakut bbbbalon". dengan mulut bergetar
"hallo jonson kamu kerumah pribadi saya sekarang!" ucap kevin kepada jonson memalui telfon
" bersihkan balon yang ada di kamar." ucap kevin
"kenapa tuan bukanya romantis?" ucap jonson
" Iya takut sama balon." ucap kevin lalu menutup telfonya
Kevin pun mengambilkan air putih untuk diminum oleh Inayah supaya Inayah tenang. tapi yang dilakukannya nya tidak berefek apa-apa Inayah masih saja pucat dan keringat terus membasahi tubuhnya.
" Ayo ikut aku kerumah sakit, aku takut kamu kenapa." ucap kevin khawatir tapi tetep kelihatan tegasnya
__ADS_1
" bbbbuat apa aaaaku tidak mau kerumah sakit aku gak betah." bantah inayah dengan gugup karena takut kevin marah
" lihat muka kamu sudah pucat kayak mayat tetap tidak mau berobat Ayo kita berobat atau au Denis dalam bahaya." ucap kevin
tanpa persetujuan Inayah Kevin pun menggendong Inayah dan memasukkannya ke dalam mobil lalu menyetir menuju rumah sakit sambil sesekali melihat kesampingnya untuk melihat inayah.
"william aku sedang menuju rumah sakit." ucapnya kevin
"siapa yang sakit?" tanya william disambungan telfon
" istriku." jawab singkat
" kapan kamu menikah kenapa tidak mengundang saya." ucap kevin
" nanti aku jelaskan." ucap kevin singkat lalu menutup telfon.
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
***maaf outhor jarang uplod soalnya author sedangvsedikit sibuk sama anak author
somogga kalian suka dengan novel outhor***
__ADS_1