Terpaksa Menikah Dengan Dosen

Terpaksa Menikah Dengan Dosen
pertemuan inayah dan arumi


__ADS_3

sesampainya di rumah Pak Ali Arumi pun turun tanpa ditemani siapapun dan mengetuk pintu rumah Pak Ali.


Inayah yang sedang makan siang yang bersama keluarga Pak Ali pun mendengar ketokan itu dan ingin membukakan pintu tapi dilarang oleh bu Mirna.


" Iya sebentar." ucap bu mirna sambil berjalan ke arah pintu


setelah membukakan pintu Bu Mirna bingung kenapa ada orang kaya yang mampir ke rumahnya karena dia tahu tidak ada saudara atau kenalan dia pun yang mempunyai mobil sebagus itu.


" Apakah ini rumah Pak Ali?" ucap Arumi


" benar ini rumah Pak Ali, Apa ada yang bisa saya bantu?" ucap Bu Mirna dengan sopan


" Saya ingin menemui menantu saya Inayah dan ipar anak saya yaitu Denis." ucap Arumi

__ADS_1


" Mari masuk dulu, tidak enak kalau ngobrol di luar dan saya minta maaf kalau keadaan rumah saya seperti ini." ucap Bu Mirna


Arumi pun hanya mengangguk dan membuka sepatunya untuk masuk ke dalam rumah itu, merasa prihatin karena melihat rumah itu sangat jauh dari kata layak untuk ditempati menantunya yang sedang hamil.


Bu Minah pun segera memanggil Inayah untuk menemui Arumi, lah pun menurut dan mengikuti jalan Bu Mirna.


inayah pun kaget dan ingin pergi dari hadapan mamah arumi tapi langkahnya terhambat akibat dibelakangnya ada pak ali


" kalo punya masalah selesaikan dulu baru pergi, jika masalah tidak diselesaikan bakal besar masalah itu." ucap pak ali


cara itu pun berhasil inayah dan pak ali keluar dari ruang belakang, dengan perasaan takut inayah mencoba tegar mengahadapi ini


" ya tuhan anakku kamu kemana saja mamah dan papah sudah mencari kamu kemana-mana dan akhirnya ketemu." ucap arumi dengan perasaan haru karena telah bertemu menatu kesayangnya

__ADS_1


" Perkenalkan nama saya Arumi saya adalah mertua dari Inayah, anak saya sudah buat Inayah kecewa sampai membuatnya kabur dari rumah Maafkan anak saya." ucap Arumi


Inayah pun hanya diam tidak berkata apa-apa karena dia masih sakit hati kepada Kevin. lain dengannya Pak Ali menganggukan kepala kepada Arumi karena merasa Arumi lebih berhak memiliki Inayah daripada dirinya.


" Inayah kamu sudah dewasa Bapak harap kamu bisa menyelesaikan masalah kamu sendiri supaya semuanya kelar, kamu tidak bisa lari dari masalah nak." ucapan pak ali


" Inayah tidak mau Pak Inayah takut disakitin lagi sama Tuan Kevin Inayah takut dikhianati lagi pak Inayah tidak mau." ucap Inayah lalu pergi ke kamar yang biasa dia tiduri


Arumi melihat kemarahan yang ada di mata Inayah dia merasa Kevin sudah keterlaluan kepada Inayah sampai begitu bencinya Inayah kepada anaknya.


" Maaf Bu nanti saya bujukin Inayah untuk bertemu dengan suaminya dan keluarga ibu, Inayah tidak mau Inayah kepikiran dan membahayakan kandungannya Mohon dimengerti ya Bu." ucapan Pak Ali


" ya saya ngerti Pak, ini kartu nama saya jika Inayah berubah fikiran telepon saya atau langsung ke rumah saya." arumi memberikan kartu namanya dan pamit untuk pulang

__ADS_1


pun pulang tanpa membawa menantunya nya ya tidak mau menantunya jadi stres takutnya jadi hal yang tak diinginkan kepada calon cucunya.


__ADS_2