
dirumah sakit
Inayah pun terus menangis karena memikirkan keberadaan Denis Takut adik kesayangannya kenapa-napa sudah 12 jam Setelah dia mengetahui adiknya itu hilang dia tidak berhenti menangis sampai Kevin pun frustasi akan semua yang dilakukan. Kevin Club frustasi dia tetap cool dan berwibawa walaupun di dalam hati kecilnya dia khawatir dengan keadaan Inayah.
" bisa tidak kamu berhenti menangis!" ucap kevin dengan marah karrna tidak kuat dengan keadaan inayah.
Inayah pun tak menghiraukan itu semua pikirannya hanya satu yaitu Denis Denis dan Denis. dia tak menghiraukan rasa sakit yang ada di tubuhnya dia hanya menangis menangis dan menangis.
" kalau kamu tidak mau makan Aku pastikan Denis akan mati hari ini" ucap kevin dengan mengancam.
" jangan Pak jangan bunuh adik saya saya enggak punya siapa-siapa selain dia, baik saya akan makan makanan ini tapi Bapak jangan membunuh adik saya." ucap inayah dengan mengis karena dapat ancaman yang begitu menyakitkan.
Inayah terpaksa memakan yang disediakan oleh Kevin dia tidak mau Kevin berbuat nekat dan menghabisi adik kesayangannya.
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
malam hari dirumah sakit
__ADS_1
jonson memberi kabar bahwa Denis telah ketemu di salah satu rumah sakit jiwa di kota itu. seketika itu Inayah yang mendengar berita bahwa Deni setelah ketemu Inayah langsung meminta Kevin untuk mengantarnya ke rumah sakit itu untuk bertemu dengan Kevin. setelah sampai di rumah sakit Inayah langsung berlari menuju resepsionis untuk menanyakan kamar yang ditempati oleh jonson.
" Mbak kamar pasien yang di temukan yang di taman Tadi siang di mana ya?" tanya inayah
" Mbak ini siapanya pasien?" tanya balik resepsionis itu.
" saya kakak-kakak kandungnya." jawab inayah
" Tunggu sebentar ya Mbak Saya cek dulu?" ucap resepsionis.
Inayah pun langsung mencari kamar Kamboja nomor 2 untuk menemui adiknya. akhirnya Setelah lama mencari Inayah pun menemukan kamar itu, Inayah pun masuk dengan pelan-pelan untuk mencari keberadaan adiknya ternyata Deni sedang tertidur.
tak lama ia masuk ada seorang dokter yang menghampirinya
" Ibu tenang saja pasien sedang dalam pengaruh obat penenang, saya sudah periksa keadaan pasien pasien mengalami bipolar dan harus dalam pengawasan pisikiater untuk menyembuhkan bipolar itu." ucap dokter itu
" iya dok saya tau adik saya memang memiliki bipolar dan sedang dalam perawatan tapi karena keterbatasan biaya ya untuk sementara perawatan itu saya tunda". ucap inayah dengan sedih.
__ADS_1
Kevin yang mendengar itu semua merasa prihatin dengan keadaan Inayah dia harus berjuang untuk bertahan hidup dan untuk menyembuhkan penyakit adiknya itu.
" lanjutkan pengobatan itu biar semua saya yang bayar." jawab kevin dengan dingin
Inayah pun yang mendengar itu sangat kaget dan menatap bersyukur kepada Kelvin
" makasih Pak, Bapak telah mau menyembuhkan penyakit adik saya." ucap inayah
" tidak masalah itu janji saya untuk menjaga melindungi dan mengobati adikmu asal kamu turutin kemauan saya." ucap kevin dingin
" iya pak." ucap inayah dengan dingin.
" dokter Apakah adik saya diperbolehkan ikut saya pulang saya ingin menemani a saat dia tidur." tanya inayah
" boleh, saya akan meresepkan obat suapaya adikmu tidak kambuh lagi." ucap dokter sambil menuliskan resep
setelah mendapatkan resep Kevin menyuruh jonson menembus obat di apotek.
__ADS_1