
setelah makan malam Mereka pun pulang ke rumah Kevin dengan menaiki 2 mobil, Kelvin Inayah ada di dalam satu mobil sedangkan Pak Ali Bu Mirna dan Salma ada di mobil belakang.
sesampainya di rumah mereka sudah disambut beberapa pengawal dan asisten rumah tangga yang berdiri di depan pintu.
Salma dan keluarga Pak Ali pun sempat kaget Kenapa mereka disambut seperti itu seperti sambutan kedatangan raja.
Kevin pun menyuruh asisten rumah tangga mengantar keluarga Pak Ali ke kamar sedangkan dia dan inayah akan satu kamar kembali seperti dulu.
" aku nggak mau tidur sama kamu Mas Mas itu bau aku mau tidur sama Salma aja." ucap Inayah sambil menutup hidung
" Aku sudah mandi Sayang enggak mungkin aku bau aku kangen sama kamu Ayo kita tidur berdua." ucap Kelvin sambil memohon
" nggak mau aku mau tidur sama Salma kalau kamu nggak mau ya udah aku pergi dari sini." ucapin Inayah sambil mengancam Kelvin
" terus aku tidur di mana?" ucap Kelvin pasrah
" seterah kamu pokoknya jangan tidur di kamar aku." ucap Inayah berlari menjauhi Kelvin
kelvin yang kelakuan istrinya merasa aneh biasanya Istrinya Tidak seperti biasanya sebelum Inayah hamil
__ADS_1
" Halo Mah kok Inayah jadi berubah sekarang biasanya dia mau diajak tidur sama Kelvin sekarang dia malah ngatain Kelvin bau dan lebih memilih tidur sama Salma." ucap Kelvin ditelepon sama mamahnya
" itu udah biasa sayang ya udah sana kamu tidur cari kamar lain Mama udah ngantuk nih Bye." ucap Mama Kelvin atau Arumi
Kelvin pun hanya terdiam mendengar jawaban mamah yang singkat dan langsung mencari kamar untuk merebahkan dirinya Karena dia sudah merasa capek dari tadi.
Salma merasa kaget ketika Inayah mengetuk pintunya dan berkata Dia akan tidur bersama Salma malam ini karena dia tidak tahan baunya Kevin.
keesokan harinya Inayah terbangun dan langsung memasak untuk sarapan semua orang dibantu oleh Bu Mirna dan beberapa orang asisten rumah tangga yang ada di rumah itu.
Inayah pun pergi ke kamar utama untuk membangunkan Kelvin karena sudah saatnya sarapan dan dia harus bersiap untuk berangkat kerja.
setelah selesai Mereka pun sarapan bersama tak lupa Kelvin memberikan kartu ATM untuk Inayah jaga-jaga kalau ada sesuatu yang mendesak.
Inayah pun menerimanya tapi dia tidak berniat untuk menggunakannya kecuali dalam hal yang darurat.
tak terasa sebentar lagi jam makan siang akan datang seisi rumah sibuk mempersiapkan makan siang untuk mereka karena Kevin bilang dia akan pulang ke rumah saat jam makan siang.
Kevin pun datang ditemani oleh jonson dan mereka makan bersama kecuali Inayah.
__ADS_1
" kamu Kenapa sayang kenapa tidak makan?" ucap Kelvin dengan lembut
" aku nggak mau sayang makan masakan ini ini, Aku pengennya kamu yang masakin aku." ucap inayah
"dan ketika sayang masah harus di saksikan oleh pak ali, bu mirna, mama arumi, papa dika, salma, dan jonson." ucap inayah sambil gelondotan ditangan kevin
kelvin yg mendengar itu pun langsung kaget sekaligus senang karena inayah sudah mau memanggilnya sayang, tapi untuk memasak dia tidak bisa sama sekali boro-boro masak kedapur juga gak pernah kecuali ngambil minum.
kevin pun hanya menganguk lemah tampa bisa berkata apa-apa karena dia merasa di permalukan oleh istrinya sendiri.
" halo mah, mama bisa kerumah kevin gak sekarang ajak juga papa." ucap kevin di telfon
"emang ada masalah apa sih vin sampe mama dan papa suru kerumah kamu?" ucap arumi di telfon
" itu inayah gak mau makan kalo bukan kelvin yang masaka, mama tau kan kemampuan memasak kelvin itu nol besar jangan kan .e.asak kelvin juga gak bisa yalahin kompor. ditambah lagi saat kelvin masak harus semua ora g yg inayah sayang harus detang untuk melihat kelvin masak." ucap kelvin sambil mencurahkan isi hati kelvin kapada mamanya
arumi pun hanya bisa tertawa karena tingkah kelvin seperti anak kecil yang permennya diambil.
" ya sudah mama dan papa segera kesan supaya menatu mama dan calon cucu mama sehat." ucap arumi dan langsung mematikan telfonnya
__ADS_1
mama dan papa kelvin langsung menuju kediaman anaknya karena mereka tidak mau kalo menantunya kelaparan.