Terpaksa Menikah Dengan Dosen

Terpaksa Menikah Dengan Dosen
malam terindah


__ADS_3

setelah sampai di Inayah pun sumber siap untuk mandi karena badannya sudah lengket oleh keringat.


20 menit berlalu akhirnya Inayah selesai menjalankan rutinitasnya dan sekarang giliran Kevin untuk mandi, selesai mandi Mereka pun menonton televisi.


tak terasa di film tersebut ada adegan panas yang memperlihatkan adegan suami istri Kevin pun menahan hasratnya karena dia tidak ingin menyakiti istri kesayangannya.


sayangnya hasratnya tidak dapat dibendung mulai mencium Inayah dengan lembut saya pun tidak membalas serangan dari kevin karena dia malu untuk melakukan hal itu.


akhirnya Kevin menggigit bibir Inayah untuk membuka akses masuk ke mulutnya cara itu pun berhasil akhirnya Inayah membuka mulutnya dengan lebar karena merasa sakit atas gigitan Kelvin.


pelan tapi pasti Kevin pun turun keleher Inayah untuk menciuminya dan memberi tanda bahwa Inayah telah resmi menjadi miliknya dan akan selalu menjadi miliknya.


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


Kevin pun terbangun dan melihat jam ternyata Sekarang sudah pukul jam 9 pagi Kevin pun bersiap-siap untuk berangkat bekerja tak lupa ia membangunkan Inayah.


" Sayang bangun Ini udah pagi." Kevin dengan lembut


inayah Pun terbangun dan langsung di gendong oleh Kevin Karena Kevin tahu inayah bakal merasakan sakit Saat berjalan.

__ADS_1


inayah kaget kenapa dia harus digendong padahal kaki Dia tidak mengalami sakit apapun. setelah Kevin menggendongnya dan meletakkannya di dalam kamar mandi inayah pun melangkah untuk power shower tapi inayah merasakan sakit di bagian vaginanya terasa sakit.


saat inayah selesai mandi dan berjalan sangat pelanka karena veginanya terasa nyeri, Tak Sengaja Inayah terpeleset dan kepalanya terbentur oleh dinding.


walaupun kepalanya Sedang pusing dan sedikit mengngeluarkan darah Inayah berusaha untuk keluar dari kamar mandi untuk meminta pertolongan kepada kevin tapi pandngannya burem Belum gelap saat itupun Inayah pingsan dan tidak ada yang tahu Inayah pingsan di kamar mandi.


Kevin yang sedang sibuk mengerjakan San kantor di ruang kerjanya, setelah selesai Kevin pun ingin mengajak Inayah untuk makan siang bersama.


tapi Kevin tidak menemukan Inayah di dalam kamar lalu mengecek ke kamar mandi begitu kagetnya Kevin melihat Inayah pingsan dan mengeluarkan darah.


kevin pun menggendong lalu meletakkannya di kasur tak lupa juga iya memanggil William dokter pribadi keluarga long sekaligus sahabat Kevin.


membuka pintu ternyata yang datang adalah William dan beberapa apa perawat yang ada dibelakangnya


" Siapa yang sakit vin?" ucap william


" berikut terpeleset di kamar mandi." ucap kelvin


" apa.... Kapan kamu menikah tidak pernah mengundang Aku vin." ucap william

__ADS_1


" nanti aku ceritakan sekarang lebih baik kamu menolong istriku takutnya istriku meninggal atau gegar otak dan tidak bisa mengingatku." ucao william


kevin pun menahan tawa tingkah laku sahabatnya itu yang khawatirnya melebihi siapapun.


kevin pun segera memeriksa Inayah dan melilitkan perban di jidatnya untuk menutup darah yang keluar dari dahi inayah.


sementara diluar kamar levi merasa khawatir dengan keadaan inayah dan langsung menelfon jonson untuk kerumahnya.


setelah pemeriksaan selesai William pun segera keluar kamar dan menemui Kevin.


" gimana keadaan inayah apakah dua harus di operesi? apakah dia mengalami gagal otak ? atau di meninggal?" tanya kevin berturut-turut


" awas kalo inayah ninggal aku bakl nyiksa kamu dan keluarga kamu akan kupastikan bangkrut." lanjut kevin


" Inayah baik-baik saja dan aku telah memberikannya obat tidur dia akan tidur sampai sore hari setelah dia bangun kamu Segera meminumkan obat yang saat aku rasakan ini kepadanya dan sering mengganti perban untuk mempercepat pemulihan luka yang ada di dahinya." ucap william


William pun bergegas pergi untuk memeriksa Beberapa pasien yang ada di rumah sakitnya.


tak lama William pergi jonson pun datang dan Kevin suruh Johnson pergi menebus obat yang telah William tulis untuk Inayah.

__ADS_1


__ADS_2