
dokter William pun langsung datang dan memeriksa Inayah Untung saja Inayah tidak apa-apa dan tak lama Inayah pun sadar.
" Papa bohong kan sama Inayah Kelvin nggak mungkin kecelakaan Kelvin pasti sedang ngerjain Inayah dan ingin memberi kejutan kepada ada Inayah dan Darren." ucapin Ayah histeris sambil menangis dan berusaha bangun dari tempat tidur
" Papa nggak bohong Kak Inayah, Kak Inayah tenang dulu nanti Salma bawa ke ruang ICU untuk bertemu dengan Kak Kelvin." ucap Salma sambil memeluk Inayah
Inayah pun tidak meng hiraukan apa yang dikatakan sama dia terus menangis dan menangis karena dia tidak ingin kehilangan suaminya Kelvin dia takut bahwa dia tidak akan bisa membesarkan Darren seorang diri.
Salma berbuat nekat dengan mengambil Darren dari box bayi yang ada di ruangan itu dan memperlihatkan kepada Inayah.
" kakak kalau kakak seperti ini Terus siapa yang mengurus Darren Kakak gak kasihan sama dia kalau kakak nggak kasihan biar Sama Buang Darren dan kakak meratapi cobaan yang sedang menimpa Kakak tanpa Darren." ucap Salma sambil berjalan pelan menuju pintu
semua yang ada di ruangan itu pun kaget mendengar apa yang diucapkan Salma hampir saja Papa Dika menampar Salma karena berani membawa cucu kesayangannya tapi niatnya itu dibatalkan karena mama Arumi melarangnya.
__ADS_1
" jangan Salma Kakak ngomong kehilangan Darren Kakak janji bakal merawat Darren dan juga merawat suami kakak tapi kakak mohon jangan pisahkan Kakak dengan Darren." ucap Inayah dengan menangis
" Tapi Kakak janji Kakak nggak boleh nangis lagi kalau kakak nangis lagi sama bakal buang Darren." ucapin Salma
" Iya Kakak janji nggak bakal nangis lagi kakak harus kuat untuk membesarkan Darren supaya suami kakak bangga dengan kakak." ucap Inayah sambil menghapus air matanya
" tapi kakak minta sama kamu anterin Kakak sekarang keruang Icu tempat Kak kelvin dirawat." lanjut Inayah
Inayah pun mengangguk dan mulai mencoba untuk memberikan ASI kepada darren sambil mengelus kepala darren.
papa Dika dan mama Arumi pun keluar untuk memberi waktu Inayah dan Salma berdua agar mereka bisa saling menguatkan satu sama lain.
" gimana Pak setelah Inayah tahu bahwa Kelvin kecelakaan Apakah Inaya sok atau gimana?" ucap Bu Mirna
__ADS_1
" Inayah baik-baik aja tadi dia sempat nangis tapi sekarang sudah ditenangin oleh Salma dan kita nggak usah ganggu mereka berdua supaya Inayah bisa tenang." ucap mama Arumi
mereka yang ada disitu pun mengangguk dan langsung melihat Kelvin di ruang ICU. saat Mama Arumi melihat Kelvin terbaru terbaring lemah di ruang ICU dan memejamkan mata tanpa tahu kapan Kelvin akan membuka matanya.
Mama arumi Pun Menangis dan hampir saja histeris tapi Papa Dika langsung menenangkan dia karena takut suara tangisannya terdengar hingga kamar Inayah dan membuat Inayah semakin stres.
akhirnya Mama Arumi dan Bu Mirna disuruh pulang duluan agar mereka bisa istirahat dan menenangkan diri mereka sendiri.
karena mereka harus bisa bersikap Tegar depan Inayah supaya Inayah juga melakukan hal yang sama seperti apa yang mereka lakukan.
sementara Papa Dika dan Pak Ali membagi tugas agar salah satu dari mereka bisa tetap Stay di rumah sakit untuk menjaga Inayah dan Kelvin.
akhirnya mereka pun sepakat bahwa Pak Ali lah yang menjaga Inayah dan Kelvin sementara Papa Dika harus ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaannya.
__ADS_1