Terpaksa Menikahi Seorang Bajingan

Terpaksa Menikahi Seorang Bajingan
Pernikahan


__ADS_3

Sampainya di kamar bagas mau mendekat tapi takut tidak mendekat khawatir akhirnya dia hanya berdiri di depan pintu kamarnya sambil menatap ke arah dinda mama rani yang melihat dinda seperti itulangsung memeluk tubuh dinda dan menenangkannya dipelukan mama rani dinda sudah mulai tenang dan membalas pelukan mama rani


Kalian berdua ini sebenarnya kenapa...? Dinda juga sepertinya takut sama kamu gas kenapa memangnya...? " tanya papa rinaldi dengan tatapan membunuhnya kepada bagas.


Maaf pah semua salah bagas, bagas khilaf pah.... bagas gak ada niat jahat tapi bagas gak tau kenapa bagas gak bisa ngontrol tubuh bagas...." jawab bagas kepada sang papa sambil menunduk.


Plakk...." tamparan papa rinaldi, dasar anak kurang ajar papa sama mama gak pernah ngajarin kamu buat ngerusak anak orang bagas... Papa minta kamu nikah baik baik bukan kayak gini papa gak mau tau besok kamu nikahin dia dan tinggal di rumah kamu sendiri..." ucap papa rinaldi dengan amarah yang meledak ledak


pagi itu juga papa rinaldi menghubungi anak buahnya untuk mengatur pernikahan bagas yang akan di laksanakan secepat mungkin, karena papa rinaldi gak mau sampai berita itu di ketahui oleh publik.

__ADS_1


bagas hanya bisa menundukkan kepalanya di saat saat itu karena memang itu kesalahannya sebagai laki laki bagas akan semaksimal mungkin bertanggung jawab walau dia sama sekali tidak ada rasa sama dinda.


Keesokan hari pukur 10:00 pak penghulu sudah tiba di kediaman ardiansyah, bagas yang sudah siapa dengan kameja putih dan jas hitamnya sedang menunggu dinda dan mamanya sedangkan papanya sedang berbincang bincang dengan pak penghulu.


Bagas yang tengah melamun kaget dengan mata yang sama sekali tak berkedip melihat seorang bidadari yang baru saja turun dan dengan anggunda menuruni anak tangga bersama mamanya. Tapi sayang dinda yang masih sangat sedih bahakan untuk melihat ke arahnya saja tidak


huufff...." hembusan nafas yang begitu berat dan di saat itu dinda seperti belum mempercayai apa yang sedang di alaminya, dia tidak menyangka seorang ******** yang awalnya sangat dia takuti akan menjadi suaminya, ia masih belum ada rencana untuk menikah atau yang lainnya tapi apalah daya di benaknya semua salah ******** yang kelak akan tinggal aerumah dengannya.


★★★★★★★★★★★★★★★

__ADS_1


Pernikahan pun selesai, dinda mencium tangan bagas dan bagas hanya terdiam dan menatap sendu ke arah dinda..., bangas brgitu merasa bersalah memngingat apa yang telah dia perbuat kepada dinda gadis yang tanpa sengaja dia temui, gadis yang memiliki niat baik untuk menolongnya pada saat itu.


tamu yang di undang hanya keluarga dekat bagas sedangkan keluarga dinda tidak ada satupun sang hadir.


Waktu menunjukkan pukul 15:54 tamu tamu sudah pulang dari kediaman ardiansyah, bagas sekeluarga duduk di ruang tamu membahas rumah bari bagas yang dia beli tidak jauh dari rumah orang tuanya.


Gas... Kamu beneran udah mau pindah dari sini.....? Tanya papa rinaldi kepada bagas


Ia pah...biar bagas bisa perlahan lahan memperbaiki kesalahan bagas sama dinda..." jawab bagas sambil menatap sang istri

__ADS_1


__ADS_2