Terpaksa Menikahi Seorang Bajingan

Terpaksa Menikahi Seorang Bajingan
Perhatian


__ADS_3

Hhhhhh kamu tanya sama bagas anggap aja kamu tanya sama rumput atau sama benda mati..." ucap ejek amar yang tertawa terbahak bahak sambil memengang perutnya yang mulai sakit


Ah udah aku mau balik dulu...." ucap bagas sambil beranjak dari duduknya


Sesampainya bagas di parkiran kamupus ia tak sengaja melihat dinda sedang berdiri mencari kendaraan umum untuk pulang dan dia memutuskan untuk mengajak dinda pulang bersana


Pppiiiipp pppiiippp


Sambil menurunkan kaca mobilnya bagas mengajak dinda pulang bareng


Din bareng yuk...." ajak bagas


Gak ah nanti kamu macem macem lagi...." ucap dinda dan langsung memanggil ojek, bagas menatap dinda sampai dinda sudah tidak kelihatan barulah bagas menjalankan mobilnya.


Kediaman bagas ardiansyah


Dinda yang baru sampai rumah langsung bergegas masuk ke kamarnya dan membersihkan diri tapi tanpa sengaja dinda terpeleset jatuh di kamar mandi karena terlalu sakit dinda berusaha untuk meminta bantuan dari para bibi tapi tak ada yang mendengarnya, bagas yang baru saja masuk ke dalam rumah sanagat kaget mendengan teriakan sang istri tanpa aba aba bagas langsung masuk ke kamar dinda dan mencari keberadaan dinda, bagas yang mendengar teriakan dinda dari dalam kamar mandi langsung masuk dan betapa kagetnya ia,ia melihat dinda terduduk di lantai kamar mandi sambil menangis.....


Kamu kenapa....?." tanya bagas yang terlihat panik dan memopong tubuh dinda


Gak tau nginjak apaan tadi..." jawab dinda yang sangat malu,karena dia dalam kondisi tidak memakai apa apa


Bagas meletakkan tubuh dinda di atas ranjang dan langsung menyrlimuli tubuh dinda yang masih polos itu

__ADS_1


Apa sakit...? Tanya bagas


Sakitlah masa jatoh gak sakit..." jawab dinda dengan ketusnya


Iya...iya....makanya hati hati...bentar aku ambil obat dulu.." ucap bagas yang langsung meninggalkan dinda.


Setelah bagas keluar dari kamar dinda, dinda turun dari ranjang dan berjalan perlahan lahan menuju almari pakaiannya, dinda mengambil baju berwarna biru dan celana pendek, ia mengenakan pakaiannya yang telah dipilih tadi dengan cepat


Tok...tok... Suara ketukan pintu dari luar


Masuk..." ucap dinda mempersilahkan orang yang mengetuk untuk masuk


Ceklekk...suara pintu di buka


Kenapa kamu berdiri....? Tanya bagas sembari menghampiri dinda dan memopong tubuh dinda ke atas ranjang, dinda tidak bisa berbuat apa apa jantungnya berdetak sangat cepat dan wajah dinda merah seperti tomat.


Tumben perhatian biasanya cuek" ucap dinda di dalam hatinya


****************


Di kediaman papa rinaldi


pah.. kita ke rumah bagas yuk...." ucap mama rani

__ADS_1


buat apa sih mah..." tanya papa rinaldi


buat liat keadaan dinda lah masa ia mau liat bagas...." jawab mama rani, tapi tak di tanggapi oleh papa rinaldi


ih papa mau ngantarin mama apa enggak nih..." ucap mama rani yang sudah mulai kesal


iya....iya..." jawab papa rinaldi pasrah


**************


sedangkan di kediaman bagas dan dinda, bagas yang sedang duduk di ruang keluarga sambil mengerjakan beberapa tugas2 kampusnya di kagetkan dengan kedatangan mama dan papanya.


assalamualaikum...." ucap mama dan papa bersamaan


waalaikumsalam...." jawab bagas yang langsung mencium punggung tangan kedua orangtuanya


dinda maba gas..." tanya mama yang manatap curiga anaknya


dinda ada di kamar mah...kakinya keseleo..." jawab jujur bagas


keseleo...? kok bisa....? kamu apain dia emanggnya..." pertanyaan bertubi tubi dari sang mama


bagas gak apa apain dia mah dia jatoh di kamar mandi..." ucap bagas sambil menatap mamanya

__ADS_1


udah udah kamu tolong panggilin dinda deh papa sama mama mau bilang sesuatu sama dia" ucap papa rinaldi


ia pah..." jawab bagas dan langsung berjalan menuju kamar dinda


__ADS_2